Safari Ramadhan ke Demak, Menteri KP Soroti Higienitas Rumah Asap

Kompas.com - 29/04/2021, 19:30 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono saat mengunjungi sentra pengasapan ikan di Desa Wonosari Kecamatan Bonang Demak Jawa Tengah, Kamis (29/4/2021) KOMPAS.COM/ARI WIDODOMenteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono saat mengunjungi sentra pengasapan ikan di Desa Wonosari Kecamatan Bonang Demak Jawa Tengah, Kamis (29/4/2021)

DEMAK,KOMPAS.com - Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono melakukan safari ramadhan ke sejumlah daerah.

Sakti mengunjungi sentra pengasapan ikan di Desa Wonosari, Kecamatan Bonang, Demak, Jawa Tengah, Kamis (29/4/2021).

Sakti beserta rombongan disambut langsung oleh Wakil Bupati Demak, Joko Sutanto, Ketua DPRD Demak Fahrudin Bisri Slamet, Kapolres Demak AKBP Andhika Bayu Adhitama serta Dandim 0716 Demak Letkol M Ufiz.

Baca juga: Menteri KP Optimistis Budidaya Lobster di Lombok Mampu Imbangi Vietnam

Menteri Kelautan dan Perikanan RI yang dilantik menggantikan menteri terdahulu yang tersandung kasus korupsi tersebut menyoroti tentang higienitas pengolahan ikan asap terbesar di Demak.

Ia memantau secara langsung proses pengolahan ikan asap sambil mengritisi kebersihan lingkungan sekitar pengasapan.

"Higienis itu penting supaya masyarakat bisa melihat dan nyaman mengonsumsi hasil pengasapan," pesan Sakti.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di tengah pandemi Covid 19 yang membuat ekonomi terpuruk, rumah asap masih terus beroperasi itu menjadi sebuah keberuntungan tersendiri.

Baca juga: Menteri KP Minta TNI AL Optimalkan Potensi Budidaya Perikanan di Pesisir

Sakti mengatakan yang penting roda ekonomi terus bergerak meski saat ini memang mengalami penurunan yang berkisar pada angka 2 persen.

"Rumah asap ini modal pembangunan ekonomi yang bagus. Pemerintah hadir memberi sarana dan masyarakat yang memanfaatkannya," ucap Sakti.

Pesannya terhadap pemerintah daerah dan pelaku industri pengasapan ikan adalah agar lebih meluaskan distribusi hasil olahan dengan harapan omzet bisa makin meningkat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Pegawainya Positif Covid-19, Kepala Satpol PP Blora: Saya Perintahkan untuk Isolasi Mandiri

2 Pegawainya Positif Covid-19, Kepala Satpol PP Blora: Saya Perintahkan untuk Isolasi Mandiri

Regional
Cerita Penyintas Bencana Tanah Bergerak, Susuri Longsoran demi Ikut Vaksinasi, Sampai di Puskesmas Vaksin Habis...

Cerita Penyintas Bencana Tanah Bergerak, Susuri Longsoran demi Ikut Vaksinasi, Sampai di Puskesmas Vaksin Habis...

Regional
Status Tsunami Sudah Dicabut, Bupati Maluku Tengah Ajak Pengungsi Kembali ke Rumah

Status Tsunami Sudah Dicabut, Bupati Maluku Tengah Ajak Pengungsi Kembali ke Rumah

Regional
BNN Bali Gagalkan Penyelundupan 50 Kg Ganja, Dikendalikan Jaringan Lapas Kerobokan

BNN Bali Gagalkan Penyelundupan 50 Kg Ganja, Dikendalikan Jaringan Lapas Kerobokan

Regional
2 Terduga Teroris di Tasikmalaya, Salah Satunya Bekerja di RS

2 Terduga Teroris di Tasikmalaya, Salah Satunya Bekerja di RS

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 18 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 18 Juni 2021

Regional
Sempat Serang 7 Warga di Medan, Seekor Monyet Ditembak Mati

Sempat Serang 7 Warga di Medan, Seekor Monyet Ditembak Mati

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 18 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 18 Juni 2021

Regional
Trik Okta Lolos Tes CPNS Berbasis CAT, Pakai 3 Aplikasi 'Timer' agar Bisa Jawab Soal dengan Cepat

Trik Okta Lolos Tes CPNS Berbasis CAT, Pakai 3 Aplikasi "Timer" agar Bisa Jawab Soal dengan Cepat

Regional
Rektor Unipar Jember Mengundurkan Diri Usai Dilaporkan Lecehkan Dosen

Rektor Unipar Jember Mengundurkan Diri Usai Dilaporkan Lecehkan Dosen

Regional
Densus 88 Tangkap 2 Terduga Teroris di Kota Tasikmalaya

Densus 88 Tangkap 2 Terduga Teroris di Kota Tasikmalaya

Regional
Sultan HB X Pertimbangkan “Lockdown” Total Yogyakarta, Ini Alasannya

Sultan HB X Pertimbangkan “Lockdown” Total Yogyakarta, Ini Alasannya

Regional
Bentuk Komunitas Penyintas Covid-19, Kapolda NTT: Mereka Jadi Duta Protokol Kesehatan

Bentuk Komunitas Penyintas Covid-19, Kapolda NTT: Mereka Jadi Duta Protokol Kesehatan

Regional
Pembuatan Konten Komersil di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Dikenakan Tarif

Pembuatan Konten Komersil di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Dikenakan Tarif

Regional
Duduk Perkara 6 Anggota TNI AL Aniaya 2 Warga Purwakarta, 1 Tewas, Mayatnya Disembunyikan

Duduk Perkara 6 Anggota TNI AL Aniaya 2 Warga Purwakarta, 1 Tewas, Mayatnya Disembunyikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X