Kompas.com - 29/04/2021, 17:23 WIB

TUBAN, KOMPAS.com - Ada sebuah tradisi khas di kompleks makam Sunan Bonang, Kelurahan Kutorejo, Kecamatan Kota Tuban, Jawa Timur, pada saat Bulan Ramadhan.

Tradisi khas tersebut adalah pembagian takjil gratis berupa bubur suruh atau yang lebih dikenal bubur Sunan Bonang untuk berbuka puasa.

Pembagian takjil bubur Sunan Bonang setiap tahun selama Bulan Ramadhan ini ternyata sudah berlangsung sejak puluhan tahun, bahkan ratusan tahun silam.

Keberadaan tradisi khas ini pun dipelihara oleh Yayasan Mabarrot Sunan Bonang untuk melestarikan tradisi dan budaya baik yang ditinggalkan oleh Kanjeng Sunan Bonang.

Baca juga: Warga Non Muslim Desa Ini Rutin Bantu Tetangga Muslim Dirikan Masjid

Di masa pandemi Covid-19 ini proses pembuatan bubur Sunan Bonang tidak diperkenankan melibatkan banyak orang yang dapat menimbulkan kerumunan warga.

Sehingga proses memasak bubur Sunan Bonang kini hanya dikerjakan oleh sejumlah orang saja, demi menghindari kerumunan warga dan mencegah penyebaran Covid-19 meluas.

Ridwan, salah seorang juru masak bubur Sunan Bonang mengaku, sudah puluhan tahun menjadi juru masak bubur setiap tahunnya saat bBulan Ramadhan.

Bahan dasar pembuatan bubur Sunan Bonang adalah beras yang dimasak dengan air di atas belanga (wajan) besar, kemudian dicampur air santan dan sejumlah bumbu-bumbu khas Arab.

Pembuatan bubur Sunan Bonang ini setiap harinya menghabiskan beras sebanyak 12 kilogram, kelapa 10 biji.

Dengan menggunakan dua belanga berdiameter 100 sentimeter, para juru masak lainnya terus mengaduk beras yang sudah dicampur bubuk bumbu resep yang sudah turun temurun tersebut hingga matang.

"Proses memasaknya sekitar 3 jam mulai pukul 13.00 WIB dan menjelang shalat asar biasanya sudah selesai dan langsung dibagikan ke warga," kata Ridwan, kepada Kompas.com. (28/4/2021).

Mukminah, perempuan yang juga menjadi juru masak bubur Sunan Bonang mengatakan, resep bubur Sunan Bonang ini sudah turun temurun.

"Resep bumbunya terdiri dari rempah-rempah, ada bawang merah, bawang putih, serai, kunyit, ada bumbu gulai, kebuli," kata perempuan yang akrab disapa Mbah Muk.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berawal dari Celana Bolong Kena Knalpot, Kisruh Pengadaan Seragam di SMAN 1 Wates Berujung Lapor Polisi

Berawal dari Celana Bolong Kena Knalpot, Kisruh Pengadaan Seragam di SMAN 1 Wates Berujung Lapor Polisi

Regional
Narapidana Kasus Pencurian Kabur, Karutan Maumere: Kita Akan Bentuk Tim Khusus

Narapidana Kasus Pencurian Kabur, Karutan Maumere: Kita Akan Bentuk Tim Khusus

Regional
Ratusan Korban Berjatuhan di Kanjuruhan, Aremania Desak Kapolda Jatim Dicopot Jabatan

Ratusan Korban Berjatuhan di Kanjuruhan, Aremania Desak Kapolda Jatim Dicopot Jabatan

Regional
Pantai Parai Tenggiri di Bangka, Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Pantai Parai Tenggiri di Bangka, Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Ganjar Dorong Negara Anggota Uni Eropa Investasi Sektor High Technology di Jateng

Ganjar Dorong Negara Anggota Uni Eropa Investasi Sektor High Technology di Jateng

Regional
Usai Banjir Landa Bone Bolango dan Kota Gorontalo, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Potensi Hujan

Usai Banjir Landa Bone Bolango dan Kota Gorontalo, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Potensi Hujan

Regional
Produk UMKM di Manggarai Timur NTT Wajib Bersertifikat Halal

Produk UMKM di Manggarai Timur NTT Wajib Bersertifikat Halal

Regional
Pembangunan Tanggul Laut untuk Antisipasi Rob di Semarang Terancam Molor, Ini Penyebabnya

Pembangunan Tanggul Laut untuk Antisipasi Rob di Semarang Terancam Molor, Ini Penyebabnya

Regional
Banjir 2 Meter Rendam Sintang Kalbar, Perekonomian Kecamatan Serawai Lumpuh

Banjir 2 Meter Rendam Sintang Kalbar, Perekonomian Kecamatan Serawai Lumpuh

Regional
Anies Diusung Jadi Capres, Nasdem Maluku: Kami Tegak Lurus, Kader Membelot Harus Mundur

Anies Diusung Jadi Capres, Nasdem Maluku: Kami Tegak Lurus, Kader Membelot Harus Mundur

Regional
Polisi Belum Tentukan Tersangka Penyebab Kecelakaan Beruntun Tol Pejagan-Pemalang, Ini Sebabnya

Polisi Belum Tentukan Tersangka Penyebab Kecelakaan Beruntun Tol Pejagan-Pemalang, Ini Sebabnya

Regional
Diduga Cabuli 2 Anak di Bawah Umur, Seorang Remaja di Sikka Ditangkap

Diduga Cabuli 2 Anak di Bawah Umur, Seorang Remaja di Sikka Ditangkap

Regional
Belacan dan Beripat Beregong Khas Belitung Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

Belacan dan Beripat Beregong Khas Belitung Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

Regional
Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang Tuntut Keadilan: Saya Disiksa, Disundut, hingga Ditelanjangi

Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang Tuntut Keadilan: Saya Disiksa, Disundut, hingga Ditelanjangi

Regional
Dua Pelajar di Makassar Dibegal, Lengan Kirinya Terluka Tertancap Panah

Dua Pelajar di Makassar Dibegal, Lengan Kirinya Terluka Tertancap Panah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.