Rp 3,4 M Diblokir Bank Diduga Terkait Kasus Pencucian Uang, Warga Boyolali: Ini Warisan, Bukan Apa-apa

Kompas.com - 29/04/2021, 13:45 WIB
Ilustrasi rekening bank SHUTTERSTOCKIlustrasi rekening bank

KOMPAS.com - Siti Bariyah (25), warga Boyolali, Jawa Tengah, menggugat Kementerian Keuangan, Dirjen Bea Cukai Kanwil Jateng-DIY, Bank Indonesia, serta salah satu bank BUMN, setelah empat rekening bank miliknya diblokir.

Total uang yang diblokir, menurut Siti, senilai 3,48 miliar. Siti mengaku, uang itu adalah uang warisan dan jerih payahnya bekerja selama ini.

"Ini hasil dari warisan saya, bukan dari apa-apa. Uang itu hasil kerja keras saya. Sekarang saya bingung harus seperti apa karena uang saya di sana semua," ungkapnya pasrah.

Baca juga: Soal Pemudik Motor Lolos Pulang Kampung di Pos Penyekatan Karawang-Bekasi, Ini Kata Polisi

Hal itu dipertegas kuasa hukum Siti, Yosep Parera. Menurutnya, pemblokiran rekening milik Siti diduga terkait Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) oleh seseorang berinisial BK yang tak lain kakak Siti.

"Saldo pada rekening milik Siti Bariyah ini dituding hasil dari Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Padahal, sumbernya berasal dari pembagian warisan, hasil kerja dan kegiatan usaha," katanya kepada wartawan, Rabu (28/4/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tambahnya, penutupan rekening Siti sudah melebihi 30 hari dan tak ada bukti kuat ke tudingan TPPU.

Baca juga: Uang Rp 3,4 Miliar Diblokir Bank, Warga Boyolali Ajukan Gugatan ke PN Semarang

"Sekarang sudah 40 hari. Tidak ada pula bukti transfer ke penggugat yang mengindikasikan hasil dari TPPU," jelasnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Kisruh Sumbangan Rp 2 Triliun Akidi Tio, Kapolda: Warga Sumsel, Saya Minta Maaf

Soal Kisruh Sumbangan Rp 2 Triliun Akidi Tio, Kapolda: Warga Sumsel, Saya Minta Maaf

Regional
Beras Bansos Ditemukan Banyak Kutu, Ini Reaksi Emil Dardak

Beras Bansos Ditemukan Banyak Kutu, Ini Reaksi Emil Dardak

Regional
Wakil Bupati Konawe Sultra Gusli Topan Sabara Meninggal Dunia

Wakil Bupati Konawe Sultra Gusli Topan Sabara Meninggal Dunia

Regional
Bupati Lamongan Perintahkan Camat Data Anak yang Kehilangan Orangtua akibat Covid-19

Bupati Lamongan Perintahkan Camat Data Anak yang Kehilangan Orangtua akibat Covid-19

Regional
Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Siswa SMA di Batu, Pimpinan Sekolah Ditetapkan Jadi Tersangka

Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Siswa SMA di Batu, Pimpinan Sekolah Ditetapkan Jadi Tersangka

Regional
230 Vial Vaksin Moderna Tiba, Nakes di Kabupaten Blitar Mulai Disuntik Dosis Ketiga

230 Vial Vaksin Moderna Tiba, Nakes di Kabupaten Blitar Mulai Disuntik Dosis Ketiga

Regional
Kronologi Seorang Remaja Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sehari Sebelumnya Tulis Status “RIP” di Medsos

Kronologi Seorang Remaja Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sehari Sebelumnya Tulis Status “RIP” di Medsos

Regional
Jenazah Covid-19 yang Diambil Paksa dari RSUD Masohi Dibawa ke Seram Bagian Barat

Jenazah Covid-19 yang Diambil Paksa dari RSUD Masohi Dibawa ke Seram Bagian Barat

Regional
Kronologi Penemuan Jasad Kakek, Nenek dan Cucu di Sintang, Berawal dari Warga Cari Ikan

Kronologi Penemuan Jasad Kakek, Nenek dan Cucu di Sintang, Berawal dari Warga Cari Ikan

Regional
Terbaring Merintih di Sebuah Gang, Tunawisma Ini Ternyata Positif Covid-19

Terbaring Merintih di Sebuah Gang, Tunawisma Ini Ternyata Positif Covid-19

Regional
LPA NTT Kecam Kekerasan yang Dilakukan Oknum TNI kepada 2 Pelajar di Timor Tengah Utara

LPA NTT Kecam Kekerasan yang Dilakukan Oknum TNI kepada 2 Pelajar di Timor Tengah Utara

Regional
Wonogiri Mampu Lakukan Vaksinasi 8000 Orang Per Hari, Bupati Jekek: Kami Bergantung Pasokan Vaksin

Wonogiri Mampu Lakukan Vaksinasi 8000 Orang Per Hari, Bupati Jekek: Kami Bergantung Pasokan Vaksin

Regional
Angka Positif Covid-19 Masih Tinggi di Kota Padang, Ini Penyebabnya

Angka Positif Covid-19 Masih Tinggi di Kota Padang, Ini Penyebabnya

Regional
BOR Turun, RS di Solo Dilarang Alihkan Tempat Tidur Pasien Covid-19 untuk Pasien Umum

BOR Turun, RS di Solo Dilarang Alihkan Tempat Tidur Pasien Covid-19 untuk Pasien Umum

Regional
Kabupaten Simalungan Masih Menunggu Kedatangan Vaksin dari Pemprov Sumut

Kabupaten Simalungan Masih Menunggu Kedatangan Vaksin dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X