Masjid Al-Akbar Surabaya Gelar Shalat Id, Kuota Dibatasi 15 Persen, Jemaah Harus Daftar Secara Online

Kompas.com - 29/04/2021, 13:09 WIB
Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya KOMPAS.COM/ACHMAD FAIZALMasjid Nasional Al-Akbar Surabaya

SURABAYA, KOMPAS.com -  Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur mengimbau masyarakat menunaikan shalat Idul Fitri di rumah. Meski begitu, Masjid Nasional Al-Akbar Kota Surabaya tetap menggelar shalat Idul Fitri 1442 Hijriah secara berjemaah di masjid.

Humas Masjid Al-Akbar, Helmy M Noor mengatakan, pihaknya tetap menyelenggarakan salat Idul Fitri pada tahun ini.

Shalat berjemaah digelar dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 ketat.

"Tetapi, tetap ada sejumlah regulasi untuk menanggulangi persebaran Covid-19, salah satu ketentuannya membatasi kuota (jamaah)," kata Helmy saat dihubungi, Kamis (29/4/2021).

Berdasarkan ketentuan pemerintah, batas maksimal jemaah rumah ibadah maksimal mencapai 50 persen dari total kuota.

Baca juga: Wali Kota Eri Cahyadi Izinkan Sesama Warga Surabaya Bersilaturahmi Saat Lebaran, asal...

Kendati begitu, masjid terbesar di Jatim itu justru membatasi kuota sepertiga dari ketentuan pemerintah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Masjid Al Akbar harus membatasi jamaah sesuai dengan ketentuan pemerintah. Nah kalau pemerintah 50 persen dan di sini justru hanya 15 persen dari kapasitas masjid," kata Helmy.

Helmy menjelaskan, kapasitas kuota 15 persen itu diperuntukan kepada seluruh elemen masyarakat.

Namun, calon jemaah diwajibkan mendaftar secara daring.

"Bagaimana cara mendaftarnya? Kita melakukan sistem online, lalu masyarakat yang ingin shalat di Masjid Al Akbar bisa mendaftar dengan melampirkan identitas," ujar Helmy.

Setelah mendapat verifikasi, kata Helmy, masyarakat yang mendaftar akan mendapatkan nomor kuota. Mereka lalu diminta mengambil id card yang wajib dikenakan saat shalat.

Menurutnya, seluruh jemaah wajib memakai id card, sebelum masuk hingga keluar masjid.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dandim TTU Minta Maaf kepada Keluarga 2 Pelajar yang Dianiaya Oknum Anggotanya

Dandim TTU Minta Maaf kepada Keluarga 2 Pelajar yang Dianiaya Oknum Anggotanya

Regional
Kronologi Oknum TNI Diduga Aniaya 2 Pelajar di Rumah Korban hingga Babak Belur, Berawal Langgar Prokes Covid-19

Kronologi Oknum TNI Diduga Aniaya 2 Pelajar di Rumah Korban hingga Babak Belur, Berawal Langgar Prokes Covid-19

Regional
Oknum PNS Tendang dan Tampar 2 Warga Tak Bermasker, Pelaku Ngaku Atas Inisiatif Pribadi

Oknum PNS Tendang dan Tampar 2 Warga Tak Bermasker, Pelaku Ngaku Atas Inisiatif Pribadi

Regional
Kepala Dinkes Magetan Gugur Setelah Terpapar Covid-19

Kepala Dinkes Magetan Gugur Setelah Terpapar Covid-19

Regional
Ratusan Orang Menerobos RSUD Kota Mataram untuk Jemput Paksa Jenazah Diduga Covid-19

Ratusan Orang Menerobos RSUD Kota Mataram untuk Jemput Paksa Jenazah Diduga Covid-19

Regional
Kakek yang Kayuh Sepeda 15 Kilometer demi Vaksin Dapat Hadiah Motor

Kakek yang Kayuh Sepeda 15 Kilometer demi Vaksin Dapat Hadiah Motor

Regional
Oknum TNI Diduga Aniaya 2 Pelajar yang Langgar Prokes Covid-19 hingga Babak Belur

Oknum TNI Diduga Aniaya 2 Pelajar yang Langgar Prokes Covid-19 hingga Babak Belur

Regional
Jokowi Minta Porang Tak Lagi Diekspor Dalam Bentuk Umbi, Ini Alasannya

Jokowi Minta Porang Tak Lagi Diekspor Dalam Bentuk Umbi, Ini Alasannya

Regional
Titik Terang Kasus TKW Cianjur yang Diduga Dianiaya Majikan di Arab Saudi

Titik Terang Kasus TKW Cianjur yang Diduga Dianiaya Majikan di Arab Saudi

Regional
Gara-gara Tersinggung Ditegur, Pria Ini Aniaya 4 Orang, 1 Tewas, 3 Luka-luka

Gara-gara Tersinggung Ditegur, Pria Ini Aniaya 4 Orang, 1 Tewas, 3 Luka-luka

Regional
Jawab Tantangan Ganjar Pranowo, Mahasiswa Unsoed Ciptakan Yoghurt Jamu untuk Suplemen Peningkat Imun Pasien Covid-19

Jawab Tantangan Ganjar Pranowo, Mahasiswa Unsoed Ciptakan Yoghurt Jamu untuk Suplemen Peningkat Imun Pasien Covid-19

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemprov Banten Minta Masyarakat Mau Divaksin Jenis Apapun

Percepat Herd Immunity, Pemprov Banten Minta Masyarakat Mau Divaksin Jenis Apapun

Regional
Kisah Korik Akbar, Menikahi 2 Perempuan Sekaligus, Salah Satunya Mantan Pacar

Kisah Korik Akbar, Menikahi 2 Perempuan Sekaligus, Salah Satunya Mantan Pacar

Regional
Alasan Sopir Mobil Rescue Kabur Setelah Tabrak Pesepeda di Makassar

Alasan Sopir Mobil Rescue Kabur Setelah Tabrak Pesepeda di Makassar

Regional
Satgas Covid-19 Banten Sebut Masyarakat Mulai Jenuh Pakai Masker

Satgas Covid-19 Banten Sebut Masyarakat Mulai Jenuh Pakai Masker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X