Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kasus Alat Rapid Test Bekas di Bandara Kualanamu, Diduga Alat Hanya Dicuci Pakai Air

Kompas.com - 29/04/2021, 10:14 WIB
Michael Hangga Wismabrata

Editor

KOMPAS.com - Sebanyak lima orang petugas medis di pos layanan rapid test antigen di Bandara Internasional Kualanamu pada ditangkap, Selasa (27/4/2021).

Para petugas tersebut diduga menggunakan alat rapid test bekas. Agar terlihat baru, menurut polisi, alat tersebut dicuci dengan air lalu dimasukan ke tempat baru.

"Jadi benar, Subdit 4 Krimsus melakukan tindakan terhadap dugaan tindak pidana Undang-Undang kesehatan. Lokasinya di salah satu ruangan di Bandara Kualanamu," kata Kepala Bidang Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi saat dikonfirmasi, seperti yang dikutip dari Tribunnews, Rabu (28/4/2021).

Baca juga: Fakta Penggerebekan Pos Layanan Rapid Test Bandara Kualanamu, Laporan Warga dan Dugaan Alat Tes Daur Ulang

Menurut Hadi, saat pemeriksaan, para petugas medis dari PT Kimia Farma Diagnostik mengakui perbuatan tersebut.

Sementara itu, pihak perusahaan mendukung aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

Direktur Utara PT Kimia Farma Diagnostik Adil Fadillah Bulqini menegaskan, oknum karyawan yang terlibat akan dikenai sanksi tegas.

"Apabila terbukti benar adanya, itu adalah perbuatan oknum karyawan kami, dan kami akan berikan tindakan tegas dan sanksi berat sesuai ketentuan berlaku, maupun aturan kepegawaian yang berlaku di internal kami," katanya.

Baca juga: Dirut PT Kimia Farma Diagnostik: Kami Belum Minta Maaf karena Belum Terbukti Bersalah

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Jaksa Bekukan Aset Tersangka Korupsi Pajak Lampu Jalan Lhokseumawe

Jaksa Bekukan Aset Tersangka Korupsi Pajak Lampu Jalan Lhokseumawe

Regional
Ketua PPS Kayong Utara Pakai Honor KPPS untuk Judi Slot, Sebut Uang Rp 82 Juta Hilang

Ketua PPS Kayong Utara Pakai Honor KPPS untuk Judi Slot, Sebut Uang Rp 82 Juta Hilang

Regional
KPU Luwu Ganti 3 Orang Anggota KPPS karena Coblos Lebih dari 1 Surat Suara

KPU Luwu Ganti 3 Orang Anggota KPPS karena Coblos Lebih dari 1 Surat Suara

Regional
Pria Curi Cabai di Kediri Divonis 7 Hari Penjara, Ternyata Baru Bebas Bersyarat Kasus Pencabulan

Pria Curi Cabai di Kediri Divonis 7 Hari Penjara, Ternyata Baru Bebas Bersyarat Kasus Pencabulan

Regional
PSU di TPS Cirebon, Pemilih Turun 39 Persen, KPPS Panggili Pakai Pengeras Suara

PSU di TPS Cirebon, Pemilih Turun 39 Persen, KPPS Panggili Pakai Pengeras Suara

Regional
BKSDA Pasang Dua Kandang Jebakan di Lokasi Petani Diterkam Harimau

BKSDA Pasang Dua Kandang Jebakan di Lokasi Petani Diterkam Harimau

Regional
Buntut Hilangnya 230 Surat Suara Presiden, TPS di Cimahi Gelar Pencoblosan Ulang

Buntut Hilangnya 230 Surat Suara Presiden, TPS di Cimahi Gelar Pencoblosan Ulang

Regional
Tak Terima Istrinya Dilecehkan, Pria di Semarang Tusuk Kakak Ipar

Tak Terima Istrinya Dilecehkan, Pria di Semarang Tusuk Kakak Ipar

Regional
Pilu, Balita di Tulungagung Tewas Diracun Sang Ibu, Pelaku Coba Bunuh Diri

Pilu, Balita di Tulungagung Tewas Diracun Sang Ibu, Pelaku Coba Bunuh Diri

Regional
Polda Sebut Gadis Asal Sumbar yang Dibuang di Ancol Alami Trauma

Polda Sebut Gadis Asal Sumbar yang Dibuang di Ancol Alami Trauma

Regional
Setelah Pemilu, Harga Beras di Bima Tembus Rp 18.000 Per Kg

Setelah Pemilu, Harga Beras di Bima Tembus Rp 18.000 Per Kg

Regional
Minibus Angkut Penumpang Terguling Usai Bertabrakan di Salatiga, 2 Tewas dan 12 Luka-luka

Minibus Angkut Penumpang Terguling Usai Bertabrakan di Salatiga, 2 Tewas dan 12 Luka-luka

Regional
2 Pelajar Diduga Terlibat dalam Penembakan Pesawat Wings Air di Dekai

2 Pelajar Diduga Terlibat dalam Penembakan Pesawat Wings Air di Dekai

Regional
Perempuan di Tulungagung Jadi Tersangka karena Ajak Anak Minum Racun, Mengaku Sering Disakiti Suami

Perempuan di Tulungagung Jadi Tersangka karena Ajak Anak Minum Racun, Mengaku Sering Disakiti Suami

Regional
Wanita Muda Rampok dan Pukul Neneknya Sendiri di Indragiri Hulu Riau

Wanita Muda Rampok dan Pukul Neneknya Sendiri di Indragiri Hulu Riau

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com