Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jika Ketinggalan Lihat "Pink Moon", Mei Ini Ada Fenomena "Flower Moon", Catat Tanggalnya

Kompas.com - 29/04/2021, 09:44 WIB
Reni Susanti,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

BANDUNG, KOMPAS.com - Buat kamu yang tidak sempat menikmati Supermoon Pink Moon, Selasa (27/4/2021), jangan khawatir, Mei 2021 nanti akan ada fenomena Flower Moon.

"Tepatnya akan jatuh 26 Mei 2021," ujar Staf Peneliti Observatorium Bosscha Agus Triono saat dihubungi Kompas.com, Rabu (28/4/2021) malam.

Agus menjelaskan, supermoon adalah fenomena ketika bulan penuh berada di titik terdekat dengan bumi pada orbitnya.

Sebenarnya, perbesaran ini tidak terlihat secara signifikan karena rata-rata bulan hanya akan terlihat 10-15 persen lebih besar dan lebih terang pada jarak terdekatnya tersebut.

Baca juga: Heboh Fenomena Pink Moon, Ini Asal-usul Nama Bulan Merah Muda

Mengapa dinamakan Flower Moon?

Lalu kenapa disebut flower moon? Itu karena di bulan Mei bunga bermekaran dan sudah mulai masuk musim panas.

Agus mengungkapkan, siklus supermoon purnama kira-kira terjadi setiap 1 tahun 1 bulan 18 hari.

Menurut perhitungan Bosscha, setelah April 2021, akan ada 2 supermoon lagi di bulan Mei dan Juni. Yakni pada 26 Mei 2021 dan 24 Juni 2021.

"Yang Mei ini bulan akan lebih dekat lagi ke Bumi dibanding supermoon April ini," tutur Agus.

Baca juga: 6 Fakta Bulan Purnama Supermoon Pink Moon Malam Ini, Bulan Paskah hingga Kelahiran Hanuman

Secara kasat mata, fenomena ini masih bisa dinikmati

Untuk menikmati fenomena ini, lebih bagus bila menggunakan peralatan seperti yang dimiliki Bosscha. Namun secara kasat mata, fenomena ini masih bisa dinikmati meski tidak signifikan.

Syaratnya, langitnya harus clear. Untuk itu ia menyarankan tidak menikmati pemandangan bulan di daerah dengan kelembaban tinggi karena kemungkinannya langit akan terhalang.

"Cari tempat yang relatif kering, curah hujannya sedikit," ucapnya.

Bosscha sendiri untuk fenomena supermoon April ini tidak bisa menikmati langsung menggunakan teropong. Sebab hingga kini Bosscha masih lockdown akibat pandemi Covid-19.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Cerita Aipda Johanis Lerrick Selamatkan Ibu Melahirkan, Terobos Banjir dan Jalan Rusak

Cerita Aipda Johanis Lerrick Selamatkan Ibu Melahirkan, Terobos Banjir dan Jalan Rusak

Regional
Jelang Putusan MK, Ketua TKD Prabowo-Gibran Sumsel Optimistis Gugatan Paslon 01 dan 03 Ditolak

Jelang Putusan MK, Ketua TKD Prabowo-Gibran Sumsel Optimistis Gugatan Paslon 01 dan 03 Ditolak

Regional
Hari Kartini, Penumpang Perempuan yang Ultah Dapat Kejutan di Stasiun Purwokerto

Hari Kartini, Penumpang Perempuan yang Ultah Dapat Kejutan di Stasiun Purwokerto

Regional
Penumpang Ceritakan Detik-detik Bus Tertabrak Kereta Api di OKU Timur

Penumpang Ceritakan Detik-detik Bus Tertabrak Kereta Api di OKU Timur

Regional
Presiden Jokowi Lakukan Kunjungan 2 Hari di Provinsi Gorontalo

Presiden Jokowi Lakukan Kunjungan 2 Hari di Provinsi Gorontalo

Regional
Viral Video Penyebaran Gas SO2 Dampak Erupsi Gunung Ruang di Media Sosial, Ini Penjelasan Badan Geologi

Viral Video Penyebaran Gas SO2 Dampak Erupsi Gunung Ruang di Media Sosial, Ini Penjelasan Badan Geologi

Regional
Disambut Istri Sendiri, Mantan Wali Kota Pangkalpinang Maju untuk Periode Kedua Lewat PDI-P

Disambut Istri Sendiri, Mantan Wali Kota Pangkalpinang Maju untuk Periode Kedua Lewat PDI-P

Regional
iPhone 15 Pro Max Dikembalikan, WNA Brasil Berterima Kasih ke Polres Kota Mataram

iPhone 15 Pro Max Dikembalikan, WNA Brasil Berterima Kasih ke Polres Kota Mataram

Regional
Bus Tertabrak KA Rajabasa di OKU Timur, 4 Korban Tewas dan 15 Terluka

Bus Tertabrak KA Rajabasa di OKU Timur, 4 Korban Tewas dan 15 Terluka

Regional
Bus Wisata Berpenumpang 35 Orang Terguling di Bantul, 7 Orang Dibawa ke RS

Bus Wisata Berpenumpang 35 Orang Terguling di Bantul, 7 Orang Dibawa ke RS

Regional
Cerita Siswi SMA di Sikka Tak Bisa Ikut Ujian gara-gara Belum Bayar SPP Rp 50.000

Cerita Siswi SMA di Sikka Tak Bisa Ikut Ujian gara-gara Belum Bayar SPP Rp 50.000

Regional
Perjalanan Irjen Pol Purn Johni Asadoma, dari Atlet Tinju, Kapolda NTT hingga Bakal Calon Gubernur NTT

Perjalanan Irjen Pol Purn Johni Asadoma, dari Atlet Tinju, Kapolda NTT hingga Bakal Calon Gubernur NTT

Regional
Kabur Selama 2 Bulan Usai Cabuli Remaja Putri, Residivis Kasus Pencurian Motor di NTT Ditangkap

Kabur Selama 2 Bulan Usai Cabuli Remaja Putri, Residivis Kasus Pencurian Motor di NTT Ditangkap

Regional
Berkenalan dengan Maya Dewi, Sosok Kartini Masa Kini dari Kota Semarang

Berkenalan dengan Maya Dewi, Sosok Kartini Masa Kini dari Kota Semarang

Regional
Cerita Ning, Gerakkan Ibu-ibu di Demak Sulap Sampah Jadi Rupiah

Cerita Ning, Gerakkan Ibu-ibu di Demak Sulap Sampah Jadi Rupiah

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com