Kompas.com - 28/04/2021, 09:23 WIB
Bahar bin Smith menjalani persidangan. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa Bahar bin Smith menjalani persidangan.

BANDUNG, KOMPAS.com - Terdakwa Bahar bin Smith meminta maaf kepada korban penganiayaan.

Hal itu terjadi dalam persidangan di Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat, Selasa (27/4/2021).

"Saya Bahar, minta maaf setulus-tulusnya atas kekhilafan saya ketika saya memukul saudara," kata Bahar bin Smith kepada korban, seperti dikutip dari Antara, Selasa.

Baca juga: Bahar bin Smith Berdebat dengan Saksi yang Melihat Sopir Dianiaya

Bahar mengaku baru kali ini bertemu kembali dengan korban yang bernama Andriansyah sejak peristiwa penganiayaan itu.

Adapun proses perdamaian dengan korban beberapa waktu lalu, hanya dihadiri kuasa hukum Bahar.

Permintaan maaf itu kemudian dijawab oleh korban.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sebelum habib (Bahar) minta maaf, saya sudah memaafkan," kata Andriansyah.

Baca juga: Bantah Saksi di Sidang, Bahar bin Smith: Saya Tidak Menginjak, yang Benar Memukul

Adapun peristiwa penganiayaan kepada Andriansyah terjadi pada 2018.

Saat itu korban bekerja sebagai sopir taksi online.

Setelah permintaan maaf, Bahar menanyakan apa perasaan Andriansyah setelah dianiaya dan mengenal dirinya lebih jauh.

Dalam persidangan, Bahar membantah bahwa alasan dia melakukan pemukulan, karena korban terlalu malam mengantar istrinya pulang.

Bahar menjelaskan, ia melakukan penganiayaan itu karena istrinya mengadu telah digoda oleh Andriansyah.

"Jadi ketika istri saya turun dari mobil, mengaku kepada saya bahwa dia digoda. Akhirnya saya pukuli. Intinya itu sebab saya melakukan pemukulan," kata Bahar.

Namun, Andriansyah membantah tuduhan menggoda istri Bahar.

Andriansyah menjelaskan bahwa dia hanya mengantar istri Bahar untuk berbelanja dan membeli keperluan rumah.

"Tidak ada (perkataan godaan)," kata Andriansyah.

Dalam persidangan itu maupun persidangan sebelumnya, Bahar memang mengakui telah melakukan pemukulan kepada Andriansyah.

Namun, meski telah menempuh perdamaian, Ketua Majelis Hakim Surachmat mengatakan, hal itu tidak menggugurkan suatu perkara pidana.

"Sebetulnya secara hukum tidak menyebabkan gugurnya perkara pidana," kata hakim.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai Antar Cucu ke Sekolah, Seorang Kakek Tiba-tiba Ditikam Tetangganya

Usai Antar Cucu ke Sekolah, Seorang Kakek Tiba-tiba Ditikam Tetangganya

Regional
Isolasi Apung Umsini Ditutup, Wali Kota Makassar: Pasien Semua Sembuh

Isolasi Apung Umsini Ditutup, Wali Kota Makassar: Pasien Semua Sembuh

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19 Jelang WSBK, Gubernur NTB: Kendalanya Ketersediaan Vaksin

Gencarkan Vaksinasi Covid-19 Jelang WSBK, Gubernur NTB: Kendalanya Ketersediaan Vaksin

Regional
30 Jam Jalan Kaki ke Distrik Kiwirok, Apa Misi Satgas Nemangkawi?

30 Jam Jalan Kaki ke Distrik Kiwirok, Apa Misi Satgas Nemangkawi?

Regional
Kejar Target 60 Persen, Pemkab Semarang Adakan Vaksinasi Mobile

Kejar Target 60 Persen, Pemkab Semarang Adakan Vaksinasi Mobile

Regional
Terungkap Modus Baru Penyelundupan 100 Kilogram Sabu di Batam

Terungkap Modus Baru Penyelundupan 100 Kilogram Sabu di Batam

Regional
BPCB Jatim Survei Ekskavasi Struktur Bata Kuno di Belakang Rumah Sakit Kota Blitar

BPCB Jatim Survei Ekskavasi Struktur Bata Kuno di Belakang Rumah Sakit Kota Blitar

Regional
Kasus Kecelakaan Rimbun Air di Intan Jaya, Polisi Dalami Dugaan Pelanggaran Maskapai

Kasus Kecelakaan Rimbun Air di Intan Jaya, Polisi Dalami Dugaan Pelanggaran Maskapai

Regional
110 Anak di Pekanbaru Kehilangan Orangtua akibat Pandemi Covid-19

110 Anak di Pekanbaru Kehilangan Orangtua akibat Pandemi Covid-19

Regional
Cerita Paiman, Penerima Ganti Untung Proyek Tol Solo-Yogyakarta Rp 6 Miliar

Cerita Paiman, Penerima Ganti Untung Proyek Tol Solo-Yogyakarta Rp 6 Miliar

Regional
Melihat Festival Padi di Banyuwangi, Tampilkan Cara Menanan Padi Tradisional dan Modern

Melihat Festival Padi di Banyuwangi, Tampilkan Cara Menanan Padi Tradisional dan Modern

Regional
Cerita Petugas Linmas Menangkap Satu Perampok Toko Emas di Bandung

Cerita Petugas Linmas Menangkap Satu Perampok Toko Emas di Bandung

Regional
Tipu Korbannya hingga Rp 305 Juta, Tersangka Ini Malah Mengaku Pegawai Honorer BPK Saat Ditangkap

Tipu Korbannya hingga Rp 305 Juta, Tersangka Ini Malah Mengaku Pegawai Honorer BPK Saat Ditangkap

Regional
Penyerang Ustaz Abu Syahid Chaniago Ditangkap Ibu-ibu Jemaah, Petugas Masjid: Jawaban Pelaku Melantur

Penyerang Ustaz Abu Syahid Chaniago Ditangkap Ibu-ibu Jemaah, Petugas Masjid: Jawaban Pelaku Melantur

Regional
Pemkot Malang Minta Maaf soal Rombongan Wali Kota Gowes dan Terobos Kawasan Pantai Kondang Merak

Pemkot Malang Minta Maaf soal Rombongan Wali Kota Gowes dan Terobos Kawasan Pantai Kondang Merak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.