Pengakuan Personal Trainer yang Tusuk Anggota Gym hingga Tewas: Saya Menyesal, Saya Minta Maaf

Kompas.com - 28/04/2021, 08:35 WIB
Pelaku penusukan member gym yang merupakan personal trainer gym, E, diamankan Polsek Sukolilo, Surabaya, Selasa (27/4/2021). KOMPAS.COM/GHINAN SALMANPelaku penusukan member gym yang merupakan personal trainer gym, E, diamankan Polsek Sukolilo, Surabaya, Selasa (27/4/2021).

SURABAYA, KOMPAS.com - Seorang personal trainer berinisial E (39) mengaku terpaksa menusuk anggota gym berinisial FC (46) karena selalu dirundung oleh korban.

E menusuk FC hingga tewas di depan salah satu pusat kebugaran atau gym di Jalan Arief Rahman Hakim Surabaya, Senin (26/4/2021). Akibat perbuatannya, E harus meringkuk di penjara.

E mengaku telah menyimpan dendam selama setahun lebih karena korban tak menunjukkan sikap yang baik selama ini.

"Sebenarnya sudah lama (dendam). Ya karena saya dibuat bahan bully (perundungan) sama dia (korban). Itu dilakukan berulang-ulang dengan bahasa-bahasa yang beda," kata E usai rilis di Mapolsek Sukolilo, Selasa (27/4/2021).

Setelah kejadian tersebut, ia mengaku menyesal telah menusuk korban hingga tewas.

"Dengan perbuatan saya ini, sebenarnya saya menyesal," kata dia.

Baca juga: Kata-kata Ini yang Buat Personal Trainer Tusuk Anggota Gym hingga Tewas

Ia kemudian meminta maaf kepada keluarga korban.

"Saya mau minta maaf sama pihak keluarga FC (korban). Saya minta maaf sedalam-dalamnya atas peebuatan saya," ujar dia.

Punya niat berdamai

Sejatinya, E memiliki niat untuk berdamai dan mengakhiri perselisihan dengan korban. Namun, korban tak memiliki niat yang sama dan justru bersikap arogan.

Pelaku mengaku kesal dengan sikap korban tersebut dan menikamnya dengan pisau yang telah dibeli di pusat perbelanjaan.

"Sebenarnya saya punya iktikad baik untuk menyelesaikan perselisihan dengan baik. Tapi dia tidak punya iktikad baik untuk saya. Karena itulah terjadi hari itu (penusukan)," terang dia.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Sihan, Pelukis Kontemporer yang Hijrah dari Bisnis Periklanan

Mengenal Sihan, Pelukis Kontemporer yang Hijrah dari Bisnis Periklanan

Regional
Gempa di Selatan Banten Terjadi Beberapa Detik, Warga Bayah Panik

Gempa di Selatan Banten Terjadi Beberapa Detik, Warga Bayah Panik

Regional
Duduk Perkara Kapolrestabes Medan Diduga Terima Suap Rp 75 Juta dari Istri Bandar Narkoba, Berawal 'Nyanyian' Bripka Rikardo

Duduk Perkara Kapolrestabes Medan Diduga Terima Suap Rp 75 Juta dari Istri Bandar Narkoba, Berawal "Nyanyian" Bripka Rikardo

Regional
15 Hari Beroperasi, Tilang Elektronik di Sukoharjo Menjaring 763 Pengendara Sepeda Motor

15 Hari Beroperasi, Tilang Elektronik di Sukoharjo Menjaring 763 Pengendara Sepeda Motor

Regional
Kasus Panggung Ambruk di Kediri, Polisi Masih Kumpulkan Keterangan Ahli

Kasus Panggung Ambruk di Kediri, Polisi Masih Kumpulkan Keterangan Ahli

Regional
Cabuli Gadis Difabel, Kakek 70 Tahun Ditangkap

Cabuli Gadis Difabel, Kakek 70 Tahun Ditangkap

Regional
11 Jam Terapung dengan Rakit Jeriken di Laut, 6 Penumpang KM Tiga Bersaudara Ditemukan Selamat

11 Jam Terapung dengan Rakit Jeriken di Laut, 6 Penumpang KM Tiga Bersaudara Ditemukan Selamat

Regional
Gempa Magnitudo 5,4 di Banten, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,4 di Banten, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Terjadi Gempa Bumi Magnitudo 5,4 di Bayah Banten

Terjadi Gempa Bumi Magnitudo 5,4 di Bayah Banten

Regional
Aki Alat Pemantau Seismik di Gunung Sumbing Hilang Dicuri

Aki Alat Pemantau Seismik di Gunung Sumbing Hilang Dicuri

Regional
Kisah Kristin, Pedagang yang Keluhkan Suara Blower Saat Gibran Tinjau Pasar Legi, Sudah Berjualan sejak 1980

Kisah Kristin, Pedagang yang Keluhkan Suara Blower Saat Gibran Tinjau Pasar Legi, Sudah Berjualan sejak 1980

Regional
Update Jumlah Kasus Aktif Covid-19 di Bangka Belitung

Update Jumlah Kasus Aktif Covid-19 di Bangka Belitung

Regional
Terjadi 33 Kali Gempa Susulan di Selat Sunda, Ini Penjelasan BMKG

Terjadi 33 Kali Gempa Susulan di Selat Sunda, Ini Penjelasan BMKG

Regional
Prakiraan Cuaca di Kabupaten Malang Hari Ini, 17 Januari 2022

Prakiraan Cuaca di Kabupaten Malang Hari Ini, 17 Januari 2022

Regional
Data Terkini, 274 Rumah di Lebak Rusak akibat Gempa Bumi

Data Terkini, 274 Rumah di Lebak Rusak akibat Gempa Bumi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.