Gempa Sukabumi Terasa Kuat Getarannya di Cianjur, Warga Berhamburan

Kompas.com - 27/04/2021, 19:31 WIB
Ilustrasi gempa ShutterstockIlustrasi gempa

CIANJUR, KOMPAS.com - Gempa bumi magnitudo 5,6 yang menguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (27/4/2021) pukul 16.23 WIB terasa hingga Kabupaten Cianjur.

Sebagian warga bahkan sempat berhamburan ke luar rumah karena merasakan getaran yang cukup kuat.

Seorang warga Cianjur, Dinda Rendigariany (35) mengaku merasakan getaran yang cukup kuat saat gempa Sukabumi terjadi.

"Meski sebentar tapi cukup kaget juga. Lagi masak untuk persiapan buka puasa langsung berlarian keluar rumah," kata warga Perumahan Prima Nagrak Nusantara itu kepada Kompas.com, Selasa.

Baca juga: Gempa Sukabumi 5,6 M, Warga Cianjur: Pajangan di Lemari Berjatuhan

Ia dan warga lain pun tak berani langsung kembali ke dalam rumah, karena khawatir terjadi gempa susulan.

"Tapi, alhamdulilah semuanya baik-baik saja," ucap ibu dua anak itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal serupa juga dirasakan warga lain, Dedeh Robisah (43), warga Pabuaran, Kelurahan Sayang.

"Kaca rumah sampai bergetar. Saya lari ke luar rumah," kata dia.

Sementara itu, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur Mokhamad Irfan Sofyan membenarkan guncangan gempa yang terjadi di Sukabumi terasa hingga ke wilayah Cianjur, terutama di bagian selatan.

"Sejauh ini situasi kondusif. Tidak ada laporan soal dampak kerusakan maupun adanya korban," kata Irfan saat dihubungi, Selasa.

Berdasarkan laman resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gempa bumi magnitudo 5,6 menguncang wilayah Sukabumi, sekitar pukul 16.23 WIB.

Baca juga: Gempa M 5,6 Sukabumi Terasa Sampai Karawang dan Purwakarta

Lokasi gempa terletak pada koordinat titik 7.86 Lintang Selatan (LS) dan 106.87 Bujur Timur (BT).

Atau lebih tepatnya di 103 kilometer Tenggara Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, dengan kedalaman gempa 14 kilometer.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tiap Kelurahan di DI Yogyakarta Dapat Akan Dana Penanggulangan Covid-19 Rp 50 Juta dari Danais

Tiap Kelurahan di DI Yogyakarta Dapat Akan Dana Penanggulangan Covid-19 Rp 50 Juta dari Danais

Regional
Tambah 566, Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19

Tambah 566, Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19

Regional
Gelombang Pantai Selatan Jawa Tinggi, Nelayan di Gunungkidul Pilih Tak Melaut

Gelombang Pantai Selatan Jawa Tinggi, Nelayan di Gunungkidul Pilih Tak Melaut

Regional
Bupati Lindra Temukan Sejumlah Kejanggalan dalam Penyaluran Bansos di Tuban

Bupati Lindra Temukan Sejumlah Kejanggalan dalam Penyaluran Bansos di Tuban

Regional
Pasutri Korban Penganiayaan Satpol PP Bantah Serobot Makam Pahlawan

Pasutri Korban Penganiayaan Satpol PP Bantah Serobot Makam Pahlawan

Regional
Pemuda Ini Ditangkap karena Hina Profesi Wartawan, Polisi: Pelaku Mengakui dan Minta Maaf

Pemuda Ini Ditangkap karena Hina Profesi Wartawan, Polisi: Pelaku Mengakui dan Minta Maaf

Regional
BOR Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Semarang Turun, tapi ICU Masih Penuh

BOR Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Semarang Turun, tapi ICU Masih Penuh

Regional
Polda Jatim Pantau Aktivitas Calo Plasma Konvalesen di Media Sosial

Polda Jatim Pantau Aktivitas Calo Plasma Konvalesen di Media Sosial

Regional
Terlibat Jual Beli Surat PCR Palsu, Oknum PNS Ditangkap, Sudah Beraksi 5 Kali

Terlibat Jual Beli Surat PCR Palsu, Oknum PNS Ditangkap, Sudah Beraksi 5 Kali

Regional
Banyak Warga Termakan Hoaks, Keterisian Tempat Isolasi Pasien Covid-19 di Wonogiri Minim

Banyak Warga Termakan Hoaks, Keterisian Tempat Isolasi Pasien Covid-19 di Wonogiri Minim

Regional
Puluhan Orang di Garut Keracunan, Diduga akibat Makanan

Puluhan Orang di Garut Keracunan, Diduga akibat Makanan

Regional
Nakes Bertumbangan, RSUD Wates Buka Lowongan Perawat Besar-besaran

Nakes Bertumbangan, RSUD Wates Buka Lowongan Perawat Besar-besaran

Regional
Kronologi Seorang Pemuda Tewas Saat Latihan Silat, Berawal Dipukul Pelatih di Bagian Dada

Kronologi Seorang Pemuda Tewas Saat Latihan Silat, Berawal Dipukul Pelatih di Bagian Dada

Regional
Hadiah Rp 100 Juta untuk Desa yang Berhasil Pertahankan Wilayah Bebas Karhutla

Hadiah Rp 100 Juta untuk Desa yang Berhasil Pertahankan Wilayah Bebas Karhutla

Regional
Kisah Bagas, Atlet Panahan Asal Klaten di Olimpiade Tokyo, Warisi Bakat dari Ibu

Kisah Bagas, Atlet Panahan Asal Klaten di Olimpiade Tokyo, Warisi Bakat dari Ibu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X