Sosok Komandan Kapal Selam KRI Nanggala-402: Family Man dan Selalu Ada untuk Keluarga

Kompas.com - 26/04/2021, 21:58 WIB
Putra sulung Harry Setyawan, Sheeva Naufal Zidane KOMPAS.COM/GHINAN SALMANPutra sulung Harry Setyawan, Sheeva Naufal Zidane

SURABAYA, KOMPAS.com - Keluarga Komandan Satuan Kapal Selam (Dansatsel) Koarmada II Kolonel Laut (P) Harry Setyawan di Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur, berduka usai mengetahui KRI Nanggala-402 dinyatakan tenggelam dan semua awaknya gugur.

Putra sulung almarhum Harry, Sheeva Naufal Zidane (18) mengaku, sudah ikhlas melepas almarhum.

Menurut Zidane, Harry Setyawan merupakan sosok ayah yang begitu dekat dengan keluarga.

Bahkan, setiap kali bertugas, sang ayah selalu menyempatkan diri untuk menghubungi keluarga di rumah.

Baca juga: Kelasi Satu Dika, Anak Tukang Ojek Kru KRI Nanggala-402, Tulang Punggung Keluarga dan Berencana Lamaran

Harry Setyawan selalu menjadi panutan bagi keluarga dan lingkungan sekitar.

"Beliau orangnya family man, beliau selalu menyempatkan waktunya untuk keluarga. Ketika bertugas selalu menyempatkan diri menelepon keluarga. Jadi, ayah menjadi role model bagi keluarga," kata Zidane, di rumah duka Kompleks Perumahan TNI AL, Desa Tebel, Gedangan, Sidoarjo, Senin (26/4/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Zidane menuturkan, semua kebersamaan bersama sang ayah selalu berkesan bagi dirinya dan keluarga.

Sebagai anak sulung, Zidane mengaku selalu diingatkan untuk menjadi orang yang berguna bagi orang lain.

Ia juga diminta agar melakukan sesuatu tidak setengah-setengah.

"Beliau selalu mengingatkan saya kalau usaha itu jangan setengah-setengah, harus maksimal, dan juga kalau mau dihargai orang lain, kamu juga harus belajar menghargai orang lain," ujar Zidane.

Zidane juga diminta sang ayah untuk menjadi anak yang kuat dalam kondisi sesulit apapun dan harus bisa menjadi contoh bagi anggota keluarga yang lain.

"Saya kan sebagai anak laki-laki, anak pertama. Beliau bilang, 'kamu harus jadi anak yang kuat karena kamu itu contoh bagi adik-adik kamu. Kamu harus bisa memberikan contoh yang baik untuk adik-adik kamu. Jadi orang sukses dan berbagi kepada orang lain'," kata Zidane.

Bahkan, setiap kali Harry berangkat bertugas, Zidane selalu dititipi pesan untuk menjaga ibu beserta adik-adiknya.

Permintaan sang ayah itu masih terngiang dan membuat Zidane semakin tegar menjalani kehidupan ke depan.

"Sebelum berangkat tugas, ayah selalu bilang, 'titip mama ya, ayah tugas dulu. Jagain mama'," tutur Zidane.

 

Sebagai lelaki dan putra tertua, kini Zidane mengaku harus bisa menjalankan peran tersebut dan terus menguatkan hati keluarganya.

"Mereka (adik) sudah tahu, pasti proses mengikhlaskan enggak bisa instan. Tapi mereka sudah mulai belajar mengikhlaskan," ujar Zidane.

Ia pun berharap sang ayah bisa tenang dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa.

Kelak, Zidane juga ingin mengikuti jejak Harry Setyawan dan menjadi panutan bagi keluarga dan lingkungannya.

"Semoga Ayah tenang di sana dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Dan juga saya bisa mengikuti jejak beliau, jadi orang sukses, jadi orang yang sayang sama keluarganya, dan bisa menjadi role model yang baik bagi orang-orang di sekitar," ucap Zidane.

Untuk diketahui, Harry Setyawan merupakan Komandan Satuan Kapal Selam (Dansatsel) Koarmada II yang berada di dalam KRI Nanggala-402.

Almarhum merupakan satu dari empat non-ABK yang menjadi korban dalam peristiwa tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402 di perairan Bali.

Baca juga: Baru Dikaruniai Momongan Berusia 20 Hari, Istri Awak KRI Nanggala-402: Saya Ikhlas

Harry baru menjabat Dansatsel selama satu bulan.

Dia didapuk untuk mengomandoi Satuan Kapal Selam Koarmada II yang bermarkas di Surabaya, Jawa Timur, sejak 6 Maret 2021, menggantikan Kolonel Laut (P) M Iwan Kusumah.

Harry menikah dengan Winny Widayati (45) dan dikaruniai empat orang anak, yakni Sheeva Naufal Zidane (18), Aisyah Tsuraya Lubna (13), Myiesha Atha Rahmaniya (11), dan Prabu Baladewa Adiwidya (8).

Sebelumnya diberitakan, KRI Nanggala-402 sempat dinyatakan hilang, saat sedang melakukan latihan di perairan utara Bali pada Rabu (21/4/2021).

Kemudian, pada Sabtu (24/4/2021) KRI Nanggala-402 dinyatakan subsunk atau tenggelam.

Pada Minggu (25/4/2021), seluruh kru KRI Nanggala-402 yang berjumlah 53 orang dinyatakan gugur.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Demi Proyek Jalan Jantho-Lamno, Banyak Bukit di Aceh Akan Dipangkas

Demi Proyek Jalan Jantho-Lamno, Banyak Bukit di Aceh Akan Dipangkas

Regional
Selama 9 Bulan, Pria di Jombang Satroni 22 Sekolah, Curi Laptop hingga Proyektor, Ini Ceritanya

Selama 9 Bulan, Pria di Jombang Satroni 22 Sekolah, Curi Laptop hingga Proyektor, Ini Ceritanya

Regional
Rumah Lapuknya Didatangi Presiden, Nurlaili: Seperti Mimpi, Berharap Disalami Bapak Jokowi...

Rumah Lapuknya Didatangi Presiden, Nurlaili: Seperti Mimpi, Berharap Disalami Bapak Jokowi...

Regional
Cuaca Ekstrem di Sangihe, Rumah Warga dan Akses Jalan Tertutup Longsor

Cuaca Ekstrem di Sangihe, Rumah Warga dan Akses Jalan Tertutup Longsor

Regional
Ada Mural Jokowi Mirip Badut di Pangkalpinang, Ini Sikap Pol PP dan Polisi

Ada Mural Jokowi Mirip Badut di Pangkalpinang, Ini Sikap Pol PP dan Polisi

Regional
Kredit Macet Rp 170 Miliar Bank Jatim Cabang Kepanjen, Mantan Pimpinan hingga Debitur Jadi Tersangka

Kredit Macet Rp 170 Miliar Bank Jatim Cabang Kepanjen, Mantan Pimpinan hingga Debitur Jadi Tersangka

Regional
Sempat Dikecualikan, 2 Kecamatan di Nunukan Kaltara Mulai PTM Terbatas

Sempat Dikecualikan, 2 Kecamatan di Nunukan Kaltara Mulai PTM Terbatas

Regional
Ada Rumah Singgah Gratis untuk Warga Banyumas yang Berobat di RS Sardjito Yogyakarta

Ada Rumah Singgah Gratis untuk Warga Banyumas yang Berobat di RS Sardjito Yogyakarta

Regional
2 Pengungsi Korban Banjir Kalteng Meninggal Dunia di Tenda Pengungsian

2 Pengungsi Korban Banjir Kalteng Meninggal Dunia di Tenda Pengungsian

Regional
54 Sekolah di Samarinda Bakal Belajar Tatap Muka, Hanya Berlangsung 2 Jam

54 Sekolah di Samarinda Bakal Belajar Tatap Muka, Hanya Berlangsung 2 Jam

Regional
Usai Bentangkan Poster, Suroto Diperiksa 4 Jam di Kantor Polisi, Ketakutan Saat Pulang Seorang Diri

Usai Bentangkan Poster, Suroto Diperiksa 4 Jam di Kantor Polisi, Ketakutan Saat Pulang Seorang Diri

Regional
Kodam III Siliwangi Terjunkan 46 Vaksinator, Sasar Desa 3T di Karawang

Kodam III Siliwangi Terjunkan 46 Vaksinator, Sasar Desa 3T di Karawang

Regional
Pemkab Gunungkidul Kesulitan Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

Pemkab Gunungkidul Kesulitan Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

Regional
Pelajar di Sumbar Dijemput Pakai Bus ke Sekolah untuk Divaksin

Pelajar di Sumbar Dijemput Pakai Bus ke Sekolah untuk Divaksin

Regional
Gara-gara Gugat Cerai Istri, Buronan Koruptor Proyek PPI Garut Tertangkap Setelah 12 Tahun Kabur

Gara-gara Gugat Cerai Istri, Buronan Koruptor Proyek PPI Garut Tertangkap Setelah 12 Tahun Kabur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.