Bermula dari Serahkan PIN ATM, Uang Milik TKW Dikuras Kekasihnya, Ini Kronologinya

Kompas.com - 24/04/2021, 14:51 WIB
Ilustrasi mesin ATM Thinkstock.com/uncle_daengIlustrasi mesin ATM

KOMPAS.com - DV, yang berprofesi sebagai tenaga kerja wanita (TKW), mengalami kerugian materi hingga Rp 21,8 juta akibat rekeningnya dikuras oleh kekasihnya, S.

DV dan S awalnya berkenalan di media sosial pada Desember 2020.

Februari tahun ini, perempuan asal Kecamatan Sawoo, Ponorogo, Jawa Timur, itu pulang ke Indonesia.

Sebulan pascakepulangannya, DV kepingin membangun rumah. Ia lalu meminta bantuan S.

"Lantaran percaya terhadap pelaku, korban meminta tolong dua kali untuk mengambilkan sejumlah uang melalui ATM. Korban juga menyebutkan nomor pin ATM kepada pelaku," beber Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Sawoo AKP Paidi, Jumat (23/4/2021).

Baca juga: Penyiar Radio Ini Kuras ATM Kekasihnya yang Bekerja sebagai TKW

Selalu beralasan saat dimintai struk

Akan tetapi, DV diduga dimanfaatkan oleh S untuk mengeruk keuntungan.

Pria yang bekerja sebagai penyiar radio di Madiun ini sering mengambil uang berlebih. Uang itu disimpan tanpa sepengetahuan DV.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat DV meminta struk pengambilan uang, S selalu saja beralasan.

Kata Paidi, saat pertama kali dimintai tolong DV untuk mengambil uang, S berdalih mesin ATM kehabisan kertas struk. Ini terjadi pada 20 Maret.

Di waktu yang lain, 25 Maret, lelaki asal Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, itu mengaku kertas struk telah dibakar.

Lalu, pada 1 April, S mengambil kartu ATM korban secara diam-diam di kamar DV. Tanpa sepengetahuan DV, S menarik Rp 10 juta.

Baca juga: Komplotan Pembobol ATM Ditangkap, Pernah Beraksi di 15 Lokasi, Sempat Kuras Rekening WN Jepang

 

Kaget uangnya banyak yang hilang

Sewaktu mengambil uang di anjungan tunai mandiri (ATM), DV kaget karena uangnya banyak yang raib.

Kejadian ini dia laporkan ke Polsek Sawoo pada 5 April lalu.

Polisi kemudian melakukan pelacakan terhadap pelaku. Ternyata, untuk menghindari kejaran polisi, S sering berpindah-pindah.

Baca juga: Modus Ganjal ATM, Uang Nasabah Hilang Hampir Setengah Miliar

Pelaku berhasil ditangkap oleh Satuan Reserse Kriminal Polsek Sawoo di rumah kontrakannya.

Polisi turut menyita dua buah ponsel, satu buah laptop, speaker aktif, dan sejumlah uang.

Tersangka dijerat Pasal 374 Kitab Undang-Undang Hukum Perdana (KUHP) tentang penggelapan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Solo, Muhlis Al Alawi | Editor: Robertus Belarminus)

 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Takut Perselingkuhannya Terbongkar, Perempuan Bikin Laporan Palsu Nyaris Diperkosa Ojol

Takut Perselingkuhannya Terbongkar, Perempuan Bikin Laporan Palsu Nyaris Diperkosa Ojol

Regional
Viral, Video Warga Divaksin di Pinggir Jalan Desa di Lamongan

Viral, Video Warga Divaksin di Pinggir Jalan Desa di Lamongan

Regional
Video Fenomena Semburan Kawah Lumpur Kesongo di Blora, Warga Dengar Suara Gemuruh

Video Fenomena Semburan Kawah Lumpur Kesongo di Blora, Warga Dengar Suara Gemuruh

Regional
Jalan Tol Yogya-Solo di Klaten Dibangun di Atas Yoni Kepala Kura-kura

Jalan Tol Yogya-Solo di Klaten Dibangun di Atas Yoni Kepala Kura-kura

Regional
Pemkot Ambon Gratiskan Swab Antigen bagi Peserta CPNS, Ini Syaratnya

Pemkot Ambon Gratiskan Swab Antigen bagi Peserta CPNS, Ini Syaratnya

Regional
Vaksinasi Massal Jadi Ajang Selfie Warga dengan Bupati Semarang

Vaksinasi Massal Jadi Ajang Selfie Warga dengan Bupati Semarang

Regional
Speedboat Berisi 13 Penumpang dari Bintuni Terbakar, 3 Orang Alami Luka Bakar

Speedboat Berisi 13 Penumpang dari Bintuni Terbakar, 3 Orang Alami Luka Bakar

Regional
Anak Sapi di Sumut Lahir dengan Enam Kaki, 2 Kaki Lain Menggantung di Tubuhnya

Anak Sapi di Sumut Lahir dengan Enam Kaki, 2 Kaki Lain Menggantung di Tubuhnya

Regional
Niat Memperkosa Tetangga Kurang Ingatan Gagal, Terduga Pelaku Minta Nama Baiknya Dipulihkan

Niat Memperkosa Tetangga Kurang Ingatan Gagal, Terduga Pelaku Minta Nama Baiknya Dipulihkan

Regional
2 Begal Motor di Sleman Ditangkap Polisi, Modusnya Pura-pura Tanya Alamat

2 Begal Motor di Sleman Ditangkap Polisi, Modusnya Pura-pura Tanya Alamat

Regional
7 Guru Dikirim Mengajar ke Maybrat, Bupati: Saya Pesan ke Masyarakat, Jaga Mereka Seperti Keluarga...

7 Guru Dikirim Mengajar ke Maybrat, Bupati: Saya Pesan ke Masyarakat, Jaga Mereka Seperti Keluarga...

Regional
Sudah 9 Bulan Insentif Nakes Covid-19 Aceh Utara Belum Juga Cair, Sekda: Ada Kesalahan Penempatan Anggaran

Sudah 9 Bulan Insentif Nakes Covid-19 Aceh Utara Belum Juga Cair, Sekda: Ada Kesalahan Penempatan Anggaran

Regional
Mahasiswa UMP Ciptakan Robot SAR, Bisa Padamkan Api dan Selamatkan Korban Kebakaran

Mahasiswa UMP Ciptakan Robot SAR, Bisa Padamkan Api dan Selamatkan Korban Kebakaran

Regional
Sakit Hati, Warga Sragen Bakar Mobil Tetangga yang Parkir Sembarangan

Sakit Hati, Warga Sragen Bakar Mobil Tetangga yang Parkir Sembarangan

Regional
PPKM Level 3 di Yogyakarta, Jalan Disekat Tinggal Satu dan Ada Pemeriksaan Bus Tiap Akhir Pekan

PPKM Level 3 di Yogyakarta, Jalan Disekat Tinggal Satu dan Ada Pemeriksaan Bus Tiap Akhir Pekan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.