Berawal Warga Lihat Perempuan Ketakutan di Mobil, Polisi Ungkap Kasus TNI Gadungan yang Sekap dan Perkosa Korban

Kompas.com - 24/04/2021, 14:39 WIB

KOMPAS.com- Gerak-gerik seorang perempuan yang ketakutan saat berada di dalam mobil menjadi jalan pengungkapan kasus penipuan dan pemerkosaan.

Pelakunya adalah TNI gadungan berinsial MS (28).

Peristiwa ini terjadi di Kecamatan Anak Ratu Aji, Lampung.

Baca juga: Mengaku Anggota TNI, Pemuda Pengangguran Tipu dan Perkosa Wanita 51 Tahun

Warga lihat perempuan ketakutan di dalam mobil

Ilustrasishutterstock Ilustrasi
Kapolsek Padang Ratu Kompol Muslikh menuturkan, kasus pemerkosaan dan penipuan ini terungkap bermula dari kecurigaan masyarakat.

Awalnya, warga melihat ada seorang perempuan yang ketakutan ketika berada di sebuah mobil.

Adapun, saat kejadian itu, mobil sedang diperbaiki di wilayah Kampung Gedung Sari, Rabu (21/4/2021).

"Ada warga yang melihat perempuan itu (korban) ketakutan di dalam mobil. Lalu melapor ke Mapolsek," kata Muslikh.

Perempuan tersebut juga tampak seperti diancam oleh seorang pria.

Baca juga: 2 Bulan Menjabat Wali Kota Medan, Bobby Nasution Copot Para Pejabatnya, Siapa Saja?

 

Ilustrasi penembakan Ilustrasi penembakan
Pelaku ditembak karena melawan

Setelah menerima laporan warga, polisi kemudian melakukan penyelidikan.

Benar saja, petugas mendapati perempuan itu memang merasa ketakutan di dalam mobil bernomor polisi B 2043 UBC.

Polisi kemudian melakukan pengejaran.

"Kami langsung mengejar mobil itu dan dicegat di Dusun Tretek, Kampung Gedung Ratu," kata dia.

Terjadi perlawanan ketika pelaku hendak ditangkap. Sehingga polisi menembak kaki pelaku.

"Karena pelaku melawan, terpaksa kami lakukan tindakan tegas terukur," tuturnya.

Baca juga: Lurah yang Dicopot Bobby Nasution karena Pungli: Kalau Dikasih Saya Terima, Kalau Enggak, Ya Sudah

Ditipu dan diperkosa

Ilustrasi PerkosaanKOMPAS.COM/HANDOUT Ilustrasi Perkosaan
Dalam pemeriksaan terungkap, perempuan tersebut ialah warga Kelurahan Kebun Bawang, Jakarta Utara berinsial MGW (51).

Sedangkan pria yang mengancamnya di dalam mobil adalah pelaku yang melakukan penipuan dan pemerkosaan terhadap korban.

Pelaku berinisial MS itu juga mengaku sebagai TNI yang bertugas di Lampung.

"Pelaku mengaku bernama Duha dan berprofesi sebagai TNI AU," katanya.

Muslikh mengemukakan, setelah keduanya berkenalan, pelaku meminta korban menransfer uang Rp 17 juta kepadanya.

Baca juga: Danau-danau Baru yang Terbentuk Usai Badai Tropis Seroja NTT, di Arena Motocross hingga Kebun Sayur, Ini Penjelasan Ahli

Selanjutnya pelaku meminta korban yang berada di Jakarta untuk datang ke Lampung dengan alasan membawa ibunya berobat.

Namun, saat menjemput korban pada Selasa (20/4/2021), pelaku mengaku sebagai keponakan Duha. Pelaku pun membawa korban ke kebun jagung, menyekap korban dan memerkosanya.

Tak hanya itu, pelaku juga meminta uang Rp 50 juta atau korban akan dibunuh.

Baca juga: Mereka yang Menanti Para Awak KRI Nanggala-402 Pulang

 

Ilustrasi borgol.SHUTTERSTOCK Ilustrasi borgol.
Diketahui warga, terancam 12 tahun penjara

Setelah memerkosa korban, pelaku membawa korban keluar dari kebun jagung pada Rabu (21/4/2021) pagi.

Gerak-gerik korban yang ketakutan akhirnya dicurigai oleh warga.

Polisi pun bergerak menangkap MS.

“Pelaku kami persangkakan dengan Pasal 365 KUHP dan atau Pasal 333 KUHP dan atau 285 KUHP dan atau 378 KUHP dengan acaman hukuman penjara selama 12 tahun penjara,” kata Muslikh.

Sumber: Kompas.com (Penulis : Kontributor Lampung, Tri Purna Jaya | Editor : Dheri Agriesta)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ternyata Jalur Pikap Masuk Jurang di Ciamis Rawan Kecelakaan, Berikut Deretan Kejadiannya

Ternyata Jalur Pikap Masuk Jurang di Ciamis Rawan Kecelakaan, Berikut Deretan Kejadiannya

Regional
Sambut Hari Kemerdekaan, KAI Berikan Tarif Khusus, Harga Mulai Rp 17.000

Sambut Hari Kemerdekaan, KAI Berikan Tarif Khusus, Harga Mulai Rp 17.000

Regional
Mengenal Bentang Alam Pulau Sumatera, dari Gunung hingga Sungai

Mengenal Bentang Alam Pulau Sumatera, dari Gunung hingga Sungai

Regional
Gelorakan Cinta NKRI di Poso, Satgas Madago Raya Bagikan Bendera Merah Putih ke Warga

Gelorakan Cinta NKRI di Poso, Satgas Madago Raya Bagikan Bendera Merah Putih ke Warga

Regional
Rangkaian Kegiatan Kemerdekaan RI dan HKJB di Bandung, Ada Bazar Bayar dengan Sampah

Rangkaian Kegiatan Kemerdekaan RI dan HKJB di Bandung, Ada Bazar Bayar dengan Sampah

Regional
Jalur Kereta Api Konsep 'Landed', Kota Makassar Terancam Banjir Lebih Besar

Jalur Kereta Api Konsep "Landed", Kota Makassar Terancam Banjir Lebih Besar

Regional
Desy Ratnasari Ungkap Capres yang Masuk Radar PAN Jabar, dari Anies hingga Ganjar Pranowo

Desy Ratnasari Ungkap Capres yang Masuk Radar PAN Jabar, dari Anies hingga Ganjar Pranowo

Regional
Jalan Berbelok, Mobil Pikap yang Tewaskan 8 Orang di Ciamis Melaju Lurus dan Masuk Jurang

Jalan Berbelok, Mobil Pikap yang Tewaskan 8 Orang di Ciamis Melaju Lurus dan Masuk Jurang

Regional
Kisah Warga Semarang Buat Program Menabung Belatung, Hasilnya Menjanjikan

Kisah Warga Semarang Buat Program Menabung Belatung, Hasilnya Menjanjikan

Regional
Beli HP Rp 3,3 Juta dengan Uang Palsu, Jamiludin diringkus Polisi

Beli HP Rp 3,3 Juta dengan Uang Palsu, Jamiludin diringkus Polisi

Regional
Pengendara Motor Tewas Tertimpa Pohon Saat Hujan Disertai Angin Kencang di Pematangsiantar

Pengendara Motor Tewas Tertimpa Pohon Saat Hujan Disertai Angin Kencang di Pematangsiantar

Regional
Mayat Perempuan Ditemukan oleh Anjing Pemburu Diduga Dibunuh Suami, Korban Sempat Dianiaya

Mayat Perempuan Ditemukan oleh Anjing Pemburu Diduga Dibunuh Suami, Korban Sempat Dianiaya

Regional
Jual Solar Subsidi, Pengelola SPBU di Ketapang Ditangkap, Pembeli Akhirnya Ternyata Penambang Emas Ilegal

Jual Solar Subsidi, Pengelola SPBU di Ketapang Ditangkap, Pembeli Akhirnya Ternyata Penambang Emas Ilegal

Regional
Divonis 3,5 Tahun Penjara, Eks Pejabat Bea Cukai Soetta Ajukan Banding

Divonis 3,5 Tahun Penjara, Eks Pejabat Bea Cukai Soetta Ajukan Banding

Regional
Profil Kota Padang, Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat

Profil Kota Padang, Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.