Polisi Sita Senjata Tajam dan Molotov dari Geng Motor yang Rusuh di Karawang

Kompas.com - 24/04/2021, 04:00 WIB
Terjadi kerusuhan di Jalan Ir. H. Djuanda Sukaseuri - Cikampek, Desa Sarimulya, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, Kamis (22/4/2021) dini hari. HANDOUTTerjadi kerusuhan di Jalan Ir. H. Djuanda Sukaseuri - Cikampek, Desa Sarimulya, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, Kamis (22/4/2021) dini hari.

KARAWANG, KOMPAS.com - Polisi menyita sejumlah senjata tajam dari puluhan anggota geng motor yang ditangkap di Sukaseuri, Desa Sarimulya, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang.

Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Oliestha Ageng Wicaksana mengungkapkan, pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti dari 56 orang anggota geng motor yang ditangkap di Kotabaru, Karawang, di antaranya senjata tajam.

"Tiga bilah senjata tajam dan sebuah bom molotov," ujar Oliestha dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Kimpas.com, Jumat (23/4/2021).

Baca juga: Polisi Karawang: 56 Anggota Geng Motor Diamankan, Tawuran Belum Terjadi

Selain itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti lain seperti 19 unit kendaraan roda dua, satu buah rompi, sebuah kaos, satu buah senter gatur, dan buku tiket retribusi parkir.

Polisi menangkap 56 orang geng motor yang menyerang warga di Jalan Ir H Djuanda- Sukaseuri, Kamis (22/4/2021) dini hari.

Hasil pemeriksaan dan tes urine, terdapat 7 orang positif menggunakan amphetamin jenis sabu dan 47 orang mengakui pernah menggunakan obat keras jenis tramadol.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Oliestha juga menyebut saat itu belum sempat terjadi tawuran. Sebab, kata dia, petugas yang tengah patroli bergerak sigap mencegah rencana aksi penyerangan geng motor terhadap masyarakat.

Sebelumnya, terjadi kerusuhan di Jalan Ir H Djuanda Sukaseuri-Cikampek, Desa Sarimulya, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, Kamis (22/4/2021) dini hari.

Didin (34), salah seorang warga, mengatakan, sekelompok geng motor datang dari arah Simpang Mutiara. Ratusan orang itu mengendarai puluhan sepeda motor dan memarkir kendaraan di komplek Bina Marga Sukaseuri.

"Kemudian mereka langsung menyerang warga yang berada di sepanjang jalan Sukaseuri dengan membabi buta," ujar Didin.

Warga, kata Didin, kemudian meladeni ratusan orang itu dan terlibat saling serang. Aksi ribut-ribut itu berlangsung hampir satu jam.

Baca juga: Kronologi Ratusan Geng Motor Serang Warga di Karawang, Belasan Orang Diamankan

Aksi tawuran itu berhasil diredam oleh pihak kepolisian dari Polsek Kotabaru, Polsek Cikampek, Resmob Anaconda Satreskrim Polres Karawang, Dalmas Polres Karawang dan Brimob Detacemen C Polda Jabar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Beras Bansos Ditemukan Banyak Kutu, Ini Reaksi Emil Dardak

Beras Bansos Ditemukan Banyak Kutu, Ini Reaksi Emil Dardak

Regional
Wakil Bupati Konawe Sultra Gusli Topan Sabara Meninggal Dunia

Wakil Bupati Konawe Sultra Gusli Topan Sabara Meninggal Dunia

Regional
Bupati Lamongan Perintahkan Camat Data Anak yang Kehilangan Orangtua akibat Covid-19

Bupati Lamongan Perintahkan Camat Data Anak yang Kehilangan Orangtua akibat Covid-19

Regional
Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Siswa SMA di Batu, Pimpinan Sekolah Ditetapkan Jadi Tersangka

Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Siswa SMA di Batu, Pimpinan Sekolah Ditetapkan Jadi Tersangka

Regional
230 Vial Vaksin Moderna Tiba, Nakes di Kabupaten Blitar Mulai Disuntik Dosis Ketiga

230 Vial Vaksin Moderna Tiba, Nakes di Kabupaten Blitar Mulai Disuntik Dosis Ketiga

Regional
Kronologi Seorang Remaja Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sehari Sebelumnya Tulis Status “RIP” di Medsos

Kronologi Seorang Remaja Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sehari Sebelumnya Tulis Status “RIP” di Medsos

Regional
Jenazah Covid-19 yang Diambil Paksa dari RSUD Masohi Dibawa ke Seram Bagian Barat

Jenazah Covid-19 yang Diambil Paksa dari RSUD Masohi Dibawa ke Seram Bagian Barat

Regional
Kronologi Penemuan Jasad Kakek, Nenek dan Cucu di Sintang, Berawal dari Warga Cari Ikan

Kronologi Penemuan Jasad Kakek, Nenek dan Cucu di Sintang, Berawal dari Warga Cari Ikan

Regional
Terbaring Merintih di Sebuah Gang, Tunawisma Ini Ternyata Positif Covid-19

Terbaring Merintih di Sebuah Gang, Tunawisma Ini Ternyata Positif Covid-19

Regional
LPA NTT Kecam Kekerasan yang Dilakukan Oknum TNI kepada 2 Pelajar di Timor Tengah Utara

LPA NTT Kecam Kekerasan yang Dilakukan Oknum TNI kepada 2 Pelajar di Timor Tengah Utara

Regional
Wonogiri Mampu Lakukan Vaksinasi 8000 Orang Per Hari, Bupati Jekek: Kami Bergantung Pasokan Vaksin

Wonogiri Mampu Lakukan Vaksinasi 8000 Orang Per Hari, Bupati Jekek: Kami Bergantung Pasokan Vaksin

Regional
Angka Positif Covid-19 Masih Tinggi di Kota Padang, Ini Penyebabnya

Angka Positif Covid-19 Masih Tinggi di Kota Padang, Ini Penyebabnya

Regional
BOR Turun, RS di Solo Dilarang Alihkan Tempat Tidur Pasien Covid-19 untuk Pasien Umum

BOR Turun, RS di Solo Dilarang Alihkan Tempat Tidur Pasien Covid-19 untuk Pasien Umum

Regional
Kabupaten Simalungan Masih Menunggu Kedatangan Vaksin dari Pemprov Sumut

Kabupaten Simalungan Masih Menunggu Kedatangan Vaksin dari Pemprov Sumut

Regional
Dugaan Pungli Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di Semarang Sampai Rp 16 Juta, Relawan: Tega Sekali

Dugaan Pungli Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di Semarang Sampai Rp 16 Juta, Relawan: Tega Sekali

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X