Kompas.com - 23/04/2021, 21:53 WIB
Seorang petugas dari Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor sedang melakukan penyemprotan disinfektan di salah satu sekolah. KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANSeorang petugas dari Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor sedang melakukan penyemprotan disinfektan di salah satu sekolah.

SEMARANG, KOMPAS.com - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Semarang, Jawa Tengah, bakal menambah jumlah SMP yang melaksanakan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM).

Selain SMP, uji coba tatap bakal ditambah untuk sekolah tingkat TK dan SD.

Sebelumnya, pelaksanaan uji coba PTM tahap pertama yang digelar pada 5-16 April lalu berjalan lancar.

"Tambahannya ada satu TK, SD di setiap kecamatan ada satu dan SMP ada tambahan 42 sekolah," ujar Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Semarang Gunawan Saptogiri, Jumat (23/4/2021).

Baca juga: Kasus Covid-19 Naik, Pembelajaran Tatap Muka Tingkat SMP di Salatiga Ditunda

Kendati demikian, pihaknya mengimbau agar sekolah yang menggelar uji coba PTM tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Prokesnya harus ketat, kapasitas kelas hanya 50 persen dan jadwal kelas secara bergantian menyesuaikan aturan sekolah masing-masing," pungkasnya.

Dia menambahkan, sekolah uji coba PTM tahap berikutnya akan digelar pada 26 April mendatang.

Berdasarkan hasil evaluasi, kata dia, sekolah tingkat SD dan SMP yang dijadikan role model sudah melaksanakan protokol kesehatan cukup ketat.

"Sekolah tersebut antara lain SDN Pekunden, SDN Lamper Kidul 2, SMPN 5 dan SMPN 2. Alhamdulillah, semua berjalan baik, lancar, tidak ada masalah dan tidak ada klaster baru," jelasnya.

Baca juga: 86 Persen Sekolah di Kota Malang Mulai Pembelajaran Tatap Muka

Untuk itu, pihaknya optimistis uji coba PTM tahap berikutnya bakal berjalan dengan baik mengikuti sekolah role model yang sudah berjalan pada tahap pertama.

"Sudah kita kumpulkan semua. Pengalaman sekolah role model kemarin bisa dijadikan contoh sekolah lainnya. Sudah siap semua," ujarnya.

Selain itu, para guru di sekolah negeri juga telah divaksin sehingga dapat menekan potensi penularan Covid-19.

"Yang paling penting kita bergerak bersama. Yuk kita bareng-bareng mengamankan uji coba PTM ini minta kerja sama orangtua, guru, peserta didik, komite sekolah untuk bisa mensukseskan uji coba PTM ini," ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dari Karo ke Jakarta, Ini Alasan Masyarakat Liang Melas Kirim 3 Ton Jeruk untuk Presiden Jokowi di Istana Negera

Dari Karo ke Jakarta, Ini Alasan Masyarakat Liang Melas Kirim 3 Ton Jeruk untuk Presiden Jokowi di Istana Negera

Regional
Pilpres 2024, Nasdem Minta Ridwan Kamil Tegaskan Sikap dan Daftar Jadi Kader

Pilpres 2024, Nasdem Minta Ridwan Kamil Tegaskan Sikap dan Daftar Jadi Kader

Regional
Menjaga Rusa Timor, NTT dari Kepunahan Melalui Penangkaran

Menjaga Rusa Timor, NTT dari Kepunahan Melalui Penangkaran

Regional
Terbongkar dari Cuitan Twitter, Mahasiswi Unsri Dilecahkan Oknum Dosen Saat Bimbingan Skripsi

Terbongkar dari Cuitan Twitter, Mahasiswi Unsri Dilecahkan Oknum Dosen Saat Bimbingan Skripsi

Regional
Punya 4 Anak Balita, Penahanan Wanita Korban Penganiayaan Satpol PP Ditangguhkan

Punya 4 Anak Balita, Penahanan Wanita Korban Penganiayaan Satpol PP Ditangguhkan

Regional
Sepasang Dokter Selingkuh, Terjaring Razia Satpol PP di Hotel, Kini Dilaporkan Istri ke Polisi

Sepasang Dokter Selingkuh, Terjaring Razia Satpol PP di Hotel, Kini Dilaporkan Istri ke Polisi

Regional
Cerita Para Perempuan Positif HIV di Papua, Masih Ingin Hidup dan Melihat Anak Beranjak Dewasa

Cerita Para Perempuan Positif HIV di Papua, Masih Ingin Hidup dan Melihat Anak Beranjak Dewasa

Regional
Istri Kopral TNI Dianiya Perampok, Bermula Pergoki Pelaku yang Hendak Beraksi

Istri Kopral TNI Dianiya Perampok, Bermula Pergoki Pelaku yang Hendak Beraksi

Regional
Lampiaskan Kemarahan, Oknum Suporter Aniaya Pedagang Angkringan

Lampiaskan Kemarahan, Oknum Suporter Aniaya Pedagang Angkringan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Joko Santoso Alami Kebutaan Usai Vaksin | Sopir Taksi Online Tewas Dibunuh Penumpangnya

[POPULER NUSANTARA] Joko Santoso Alami Kebutaan Usai Vaksin | Sopir Taksi Online Tewas Dibunuh Penumpangnya

Regional
Mahasiswi Unsri Diduga Korban Pelecehan Seksual Dosen Dicoret dari Daftar Yudisium, Ini Penjelasan Kampus

Mahasiswi Unsri Diduga Korban Pelecehan Seksual Dosen Dicoret dari Daftar Yudisium, Ini Penjelasan Kampus

Regional
Pria Ini Nekat Rampok Rumah dan Menganiaya Istri Anggota TNI

Pria Ini Nekat Rampok Rumah dan Menganiaya Istri Anggota TNI

Regional
Identitas Pemeran Video Tak Senonoh di Bandara YIA Diketahui, Polisi Buru Pelaku

Identitas Pemeran Video Tak Senonoh di Bandara YIA Diketahui, Polisi Buru Pelaku

Regional
Aniaya PKL, 8 Oknum Suporter di Batang Ditangkap Polisi

Aniaya PKL, 8 Oknum Suporter di Batang Ditangkap Polisi

Regional
Kata Pemkot Malang soal Joko Santoso yang Tidak Bisa Melihat Setelah Divaksin Covid-19

Kata Pemkot Malang soal Joko Santoso yang Tidak Bisa Melihat Setelah Divaksin Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.