Karantina 5 Hari untuk Pekerja Migran yang Terlanjur Mudik ke Gresik

Kompas.com - 23/04/2021, 15:16 WIB
Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah (dua dari kiri) saat rapat koordinasi bersama Polri/TNI, dinas terkait, perwakilan dari Kantor Imigrasi Tanjung Perak, PJTKI, serta anggota Satgas penanganan Covid-19 Gresik, Jumat (23/4/2021). Dok. Humas Pemkab GresikWakil Bupati Gresik Aminatun Habibah (dua dari kiri) saat rapat koordinasi bersama Polri/TNI, dinas terkait, perwakilan dari Kantor Imigrasi Tanjung Perak, PJTKI, serta anggota Satgas penanganan Covid-19 Gresik, Jumat (23/4/2021).

 

Sementara Pj Sekda Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno mengatakan, selain meminta Dinas Kesehatan Gresik untuk kembali mempersiapkan Gejos sebagai tempat karantina, juga meminta bantuan kepada Dinas Perhubungan Gresik untuk menyiapkan angkutan bagi para pekerja migran.

"Tolong agar berkoordinasi dengan pihak Provinsi Jawa Timur, dan otoritas yang lain terkait kepulangan para pekerja migran asal Gresik ini," tutur Abimanyu.

Kendati sudah sempat ditutup untuk sementara sejak akhir bulan kemarin, namun Dinas Kesehatan Gresik menyatakan bila pondok rehabilitasi dan isolasi Covid-19 (Gejos) yang memiliki kapasitas 140 tempat tidur siap untuk kembali difungsikan.

Baca juga: 14.000 TKI Akan Pulang ke Jatim, jika Positif Covid-19 Bakal Diisolasi

 

Terlebih, sarana dan prasarana penunjang yang ada di Gejos masih terawat dalam keadaan baik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Hanya tenaga kesehatan yang perlu dikondisikan, karena setiap nakes (tenaga kesehatan) yang akan masuk ke Gejos harus dites swab lebih dahulu untuk memastikan mereka negatif," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Gresik, Mukhibatul Khusnah.

"Besok pagi (24/4/2021), semua tenaga yang ada di Gejos sebanyak 54 orang akan kami tes swab kembali. Selanjutnya, langsung kami melaksanakan aktivitas," ucap dia.

Selain kebijakan tersebut, pihak kepolisian Gresik juga sudah bersiap mendirikan pos pengamanan di sejumlah titik yang bakal juga difungsikan sebagai titik penyekatan.

Kendati hingga rapat koordinasi yang dilaksanakan kemarin, belum disepakati jumlah titik penyekatan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jeritan Peternak Ayam di Kendal: Ibaratnya Ayam Sekarang Makannya BPKB dan Sertifikat

Jeritan Peternak Ayam di Kendal: Ibaratnya Ayam Sekarang Makannya BPKB dan Sertifikat

Regional
Capaian Vaksinasi di Maluku Baru 30 Persen, Satgas: Ada 2 Kabupaten yang Paling Lambat

Capaian Vaksinasi di Maluku Baru 30 Persen, Satgas: Ada 2 Kabupaten yang Paling Lambat

Regional
Tiba di Deli Serdang, Jokowi Langsung Datangi Permukiman Warga

Tiba di Deli Serdang, Jokowi Langsung Datangi Permukiman Warga

Regional
Kasus Penemuan Mayat Terikat Tali dan Pemberat Besi, Polisi: Kesimpulannya Meninggal Bunuh Diri

Kasus Penemuan Mayat Terikat Tali dan Pemberat Besi, Polisi: Kesimpulannya Meninggal Bunuh Diri

Regional
WHO Soroti Peningkatan Mobilitas Masyarakat di Banten, Gubernur Wahidin: Jangan Euforia

WHO Soroti Peningkatan Mobilitas Masyarakat di Banten, Gubernur Wahidin: Jangan Euforia

Regional
Kronologi Bayi 7 Bulan Dibunuh Tetangganya, Berawal Ibu Korban Minta Air Minum ke Pelaku

Kronologi Bayi 7 Bulan Dibunuh Tetangganya, Berawal Ibu Korban Minta Air Minum ke Pelaku

Regional
Polisi Ungkap Tambang Emas Ilegal di Kalbar, 10 Orang Ditangkap

Polisi Ungkap Tambang Emas Ilegal di Kalbar, 10 Orang Ditangkap

Regional
Rumah Dinas Kadivpas Kemenkumham Riau Dilempar Bom Molotov

Rumah Dinas Kadivpas Kemenkumham Riau Dilempar Bom Molotov

Regional
Pemprov Maluku Bentuk Badan Baru untuk Promosi Pariwisata, Putri Proklamator Jadi Dewan Pembina

Pemprov Maluku Bentuk Badan Baru untuk Promosi Pariwisata, Putri Proklamator Jadi Dewan Pembina

Regional
Lumba-lumba Terdampar di Bali, Ditemukan Mati dengan Sirip Terpotong dan Kulit Terkelupas

Lumba-lumba Terdampar di Bali, Ditemukan Mati dengan Sirip Terpotong dan Kulit Terkelupas

Regional
Pemkab Sukoharjo Janjikan Tempat Tinggal untuk Keluarga yang Tinggal di Warung Angkringan

Pemkab Sukoharjo Janjikan Tempat Tinggal untuk Keluarga yang Tinggal di Warung Angkringan

Regional
Mantan Bupati Mamberamo Raya Ditahan Terkait Kasus Dugaan Korupsi Dana Covid-19

Mantan Bupati Mamberamo Raya Ditahan Terkait Kasus Dugaan Korupsi Dana Covid-19

Regional
Sudah Diizinkan PTM, Belasan Siswa Malah Bolos, Mengaku Diusir Guru karena Terlambat

Sudah Diizinkan PTM, Belasan Siswa Malah Bolos, Mengaku Diusir Guru karena Terlambat

Regional
Telat Bayar Uang Kos, Suami Istri dan 7 Anak Diusir: Saya Sampai Menangis Minta Waktu, tetapi...

Telat Bayar Uang Kos, Suami Istri dan 7 Anak Diusir: Saya Sampai Menangis Minta Waktu, tetapi...

Regional
Perjuangan Bocah SD Kayuh Sepeda 20 Km Bersama Sang Ibu, Bawa Pulang Trofi Kejuaraan Karate

Perjuangan Bocah SD Kayuh Sepeda 20 Km Bersama Sang Ibu, Bawa Pulang Trofi Kejuaraan Karate

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.