Pasutri Asal Sukoharjo Nekat Edarkan Sabu, Ngakunya Terdesak Ekonomi

Kompas.com - 23/04/2021, 14:59 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Pasang suami istri (pasutri) asal Sukoharjo ditangkap polisi diduga mengedarkan narkoba jenis sabu.

Mereka ditangkap di pinggir jalan tepatnya di depan Hotel Tiara Jalan Kebangkitan Nasional Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Solo, Rabu (21/4/2021) pukul 00.30 WIB.

Pasutri tersebut adalah Sri Mulyani alias Lia (38) dan Doni Susanto alias Bebek (30).

Mereka mengaku baru pertama kali mengedarkan barang haram tersebut karena terdesak ekonomi.

"Baru pertama kali karena ekonomi," kata Doni dalam konferensi pers di halaman Mapolresta Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (23/4/2021).

Baca juga: Terungkap Penyelundupan 80 Kilogram Sabu dari Thailand Melalui Aceh

Doni mengatakan, pendapatannya dari bekerja bengkel belum mencukupi kebutuhan ekonomi keluarga.

"Saya sehari-hari kerja ikut bapak di bengkel," kata dia.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, penangkapan pasutri pengedar sabu tersebut bermula ada informasi seseorang yang diduga sebagai pengedar narkotika di Jalan Kebangkitan Nasional Kelurahan Sriwedari.

Setelah dilaksanakan penyelidikan ke tempat tersebut, pelaku berhasil ditangkap.

Saat dilakukan penggeledahan kedapatan pelaku memiliki, menyimpan, menguasai sabu.

Dari hasil pemeriksaan pelaku, mereka membeli paket sabu secara patungan dari pelaku berinisial A (dalam lidik) dan kedua pelaku mengakui sebagai pemiliknya.

"Tersangka membeli sabu dengan maksud akan dijual," kata Ade.

Baca juga: Pelaku yang Coba Begal Mobil Putri Bupati Brebes Positif Konsumsi Sabu

Polisi juga menyita barang bukti milik pelaku berupa empat plastik klip berisi sabu seberat 0,94 gram, satu unit ponsel, dua lembar bukti transfer, sebuah bungkus permen warna hijau, dan satu unit sepeda motor.

"Tersangka kita jerat Pasal 114 ayat (1) juncto 132 subsider 112 ayat (1) UU No 35 Tahun 2009 dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penasaran, Warga di Balikpapan Rela Antre Panjang untuk Tukar Uang Kertas Baru

Penasaran, Warga di Balikpapan Rela Antre Panjang untuk Tukar Uang Kertas Baru

Regional
Soal Jokowi Bakal 'Groundbreaking' di IKN, Otorita: Beliau Enggak Sreg yang Begituan

Soal Jokowi Bakal "Groundbreaking" di IKN, Otorita: Beliau Enggak Sreg yang Begituan

Regional
Guru SD di Lombok Utara Diduga Cabuli 5 Siswi, Modus Minta Korban Bersihkan Ruang Kelas

Guru SD di Lombok Utara Diduga Cabuli 5 Siswi, Modus Minta Korban Bersihkan Ruang Kelas

Regional
Dapat Izin Dewan Adat, Helikopter yang Digembok di Manokwari Kembali Beroperasi

Dapat Izin Dewan Adat, Helikopter yang Digembok di Manokwari Kembali Beroperasi

Regional
HUT Ke-77 Jawa Barat, Ridwan Kamil Klaim Tidak Ada Desa Tertinggal di Jabar

HUT Ke-77 Jawa Barat, Ridwan Kamil Klaim Tidak Ada Desa Tertinggal di Jabar

Regional
Kasus Korupsi Dana Irigasi Berkembang, Dua Kades di Lampung Ditangkap

Kasus Korupsi Dana Irigasi Berkembang, Dua Kades di Lampung Ditangkap

Regional
Unjuk Rasa di Depan Kantor Bupati Mamasa, Puluhan Pemuda dan Mahasiswa Bentrok dengan Satpol PP

Unjuk Rasa di Depan Kantor Bupati Mamasa, Puluhan Pemuda dan Mahasiswa Bentrok dengan Satpol PP

Regional
Oknum TNI Diduga Pukul 4 Siswa di NTT, Bermula Korban Ribut Saat Upacara Penurunan Bendera

Oknum TNI Diduga Pukul 4 Siswa di NTT, Bermula Korban Ribut Saat Upacara Penurunan Bendera

Regional
Ungkap Jaringan Ganja dan Tembakau Gorilla, BNN Kota Balikpapan Waspadai Modus Media Sosial

Ungkap Jaringan Ganja dan Tembakau Gorilla, BNN Kota Balikpapan Waspadai Modus Media Sosial

Regional
Penertiban PKL di Polewali Mandar Tegang, Para Pedagang Menangis Saat Lapaknya Diangkut Paksa

Penertiban PKL di Polewali Mandar Tegang, Para Pedagang Menangis Saat Lapaknya Diangkut Paksa

Regional
Pernah Terlibat Kasus Narkoba, Pria Asal Timor Leste Seumur Hidup Tak Bisa Masuk Indonesia

Pernah Terlibat Kasus Narkoba, Pria Asal Timor Leste Seumur Hidup Tak Bisa Masuk Indonesia

Regional
Bantah Ada Perundungan Siswa SMP, Kadisdik Garut Sebut Perkelahian Antar-pelajar

Bantah Ada Perundungan Siswa SMP, Kadisdik Garut Sebut Perkelahian Antar-pelajar

Regional
Banjir Medan Rendam Ratusan Rumah hingga Sekolah, Bobby Nasution: Ini Musibah

Banjir Medan Rendam Ratusan Rumah hingga Sekolah, Bobby Nasution: Ini Musibah

Regional
Diduga Curi Uang Brigadir J Rp 200 Juta, Ferdy Sambo Dilaporkan Pasal Berlapis

Diduga Curi Uang Brigadir J Rp 200 Juta, Ferdy Sambo Dilaporkan Pasal Berlapis

Regional
Sempat Terkatung-katung di Solo, 2 Atlet ASEAN Para Games Asal Papua Barat Akhirnya Tiba di Manokwari

Sempat Terkatung-katung di Solo, 2 Atlet ASEAN Para Games Asal Papua Barat Akhirnya Tiba di Manokwari

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.