Warkop di Pontianak Dianggap Jadi Tempat Penyebaran Covid-19

Kompas.com - 23/04/2021, 14:40 WIB
Ilustrasi covid -19 KOMPAS.comIlustrasi covid -19

PONTIANAK, KOMPAS.com – Warung kopi dan kafe sebagai salah satu pusat keramaian dinilai menjadi tempat penyebaran Covid-19 di Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar).

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya akan mulai memberlakukan pembatasan aktivitas operasional warung kopi, kafe serta taman bermain.

"Pukul 21.00 WIB warkop dan kafe sudah harus tutup semua," kata Edi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (23/4/2021).

Baca juga: Pemilik Warkop Ini Gandeng 2 PSK Sediakan Layanan Kasih Sayang

Edi mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Selain itu, masyarakat diminta untuk disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan.

“Yang terpenting tetap disiplin dalam menjaga protokol kesehatan,” ujar Edi.  

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumya, Gubernur Kalbar Sutarmidji menyebut, peningkatan kasus terjadi akibat lemahnya protokol kesehatan di pusat keramian, seperti misalnya warung kopi.

"Pelayan warung kopi rata-rata positif Covid-19 dan warga yang sering berkunjung di situ pasti positif juga karena berinteraksi. Itu menjadi penyebab," kata Sutarmidji kepada wartawan, Rabu (21/4/2021).

Baca juga: Antisipasi Mobilitas Warga Jelang Idul Fitri, Pemkot Pontianak Intensifkan Tes Antigen di Batas Kota

Sutarmidji meminta warung kopi untuk sudah tutup pukul 21.00 WIB. Kemudian sering dilakukan testing.

Selain itu, Sutarmidji juga menegaskan akan memberi sanksi kepada pengunjung yang tidak menggunakan masker.

"Yang tidak bermasker dan pemilik warkop jika ditemukan ada yang tidak gunakan masker akan didenda," ujar Sutarmidji.

Sebagaimana diketahui, Kalbar masuk dalam salah satu provinsi yang harus melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro.

Hal tersebut sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 9 Tahun 2021.

Baca juga: Lezatnya Sotong Pangkong, Kuliner Khas Pontianak, Banyak Dicari saat Ramadhan

Pemberlakukan PPKM Mikro ini berlaku sejak tanggal 20 April 2021 sampai 3 Mei 2021.

Sebagaimana diketahui, pada Jumat, 23 April 2021, terdapat tambahan 92 kasus Covid-19 baru di Kalbar.

Jumlah tersebut tersebut di seluruh kabupaten, terbanyak di Kota Singkawang 20 orang, Kabupaten Landak 13 orang, Kabupaten Singtang 12 orang dan Kota Pontianak 11 orang.

“Sementara yang sembuh ada 72 orang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, Harisson.

Baca juga: Asal-usul Pontianak, Legenda Hantu Kuntilanak hingga Hari Tanpa Bayangan di Tugu Khatulistiwa

Untuk total kasus, lanjut Harisson, sejak pandemi, terdapat 7.312 kasus Covid-19 di Kalbar. Sebanyak 6.320 orang atau 86,43 persen telah dinyatakan sembuh. Meninggal dunia 42 orang atau 0,57.

“Kemudian masih ada 950 pasien Covid-19 aktif,” sebut Harisson. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terpapar Covid-19, Anggota DPRD Kota Probolinggo Hamid Rusdmi Meninggal

Terpapar Covid-19, Anggota DPRD Kota Probolinggo Hamid Rusdmi Meninggal

Regional
Nuryani, Perempuan Tangguh Pengubur Jenazah Pasien Covid-19

Nuryani, Perempuan Tangguh Pengubur Jenazah Pasien Covid-19

Regional
Siswa SMP di Sleman Tewas Dalam Rumahnya, Diduga Dibunuh Kenalannya

Siswa SMP di Sleman Tewas Dalam Rumahnya, Diduga Dibunuh Kenalannya

Regional
Pria Asal Surabaya Ditemukan Tewas di Hotel, Polisi: Korban Hampir Seminggu Menginap

Pria Asal Surabaya Ditemukan Tewas di Hotel, Polisi: Korban Hampir Seminggu Menginap

Regional
Diperingatkan Luhut, Pemerintah DI Yogyakarta Rencanakan Tambah Bed di Rumah Sakit Rujukan

Diperingatkan Luhut, Pemerintah DI Yogyakarta Rencanakan Tambah Bed di Rumah Sakit Rujukan

Regional
100 Marinir Jadi Juru Masak untuk Bantu Warga yang Sedang Isoman

100 Marinir Jadi Juru Masak untuk Bantu Warga yang Sedang Isoman

Regional
Tolak Fasilitas Isolasi di Hotel untuk DPR, Farhan: Tak pada Tempatnya Anggota Dewan Diistimewakan

Tolak Fasilitas Isolasi di Hotel untuk DPR, Farhan: Tak pada Tempatnya Anggota Dewan Diistimewakan

Regional
'Kalau Nakes Banyak Bertumbangan, Siapa yang Melayani Masyarakat?'

"Kalau Nakes Banyak Bertumbangan, Siapa yang Melayani Masyarakat?"

Regional
Plt Kepala BPBD Merangin Dibunuh secara Sadis

Plt Kepala BPBD Merangin Dibunuh secara Sadis

Regional
Terlibat Kasus Dugaan Korupsi Bedah Rumah Rp 20,2 Miliar, 5 Tersangka Segera Disidang

Terlibat Kasus Dugaan Korupsi Bedah Rumah Rp 20,2 Miliar, 5 Tersangka Segera Disidang

Regional
Jokowi Beri Tabungan Pendidikan ke Ghifari, Bocah yang Yatim Piatu karena Covid-19

Jokowi Beri Tabungan Pendidikan ke Ghifari, Bocah yang Yatim Piatu karena Covid-19

Regional
Stok Vaksin Nyaris Habis, 10 Layanan Vaksinasi di Kota Semarang Dihentikan

Stok Vaksin Nyaris Habis, 10 Layanan Vaksinasi di Kota Semarang Dihentikan

Regional
Diduga Unggah Ujaran Kebencian terhadap Gubernur Maluku, Pemilik Akun Facebook Ini Dipolisikan

Diduga Unggah Ujaran Kebencian terhadap Gubernur Maluku, Pemilik Akun Facebook Ini Dipolisikan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 30 Juli 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 30 Juli 2021

Regional
Mulai Agustus, Jembatan Cirahong Kembali Dibuka untuk Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua

Mulai Agustus, Jembatan Cirahong Kembali Dibuka untuk Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X