Perempuan yang Melecehkan Foto Jokowi-Ma'ruf Divonis 2 Tahun Penjara

Kompas.com - 23/04/2021, 11:33 WIB

MEDAN, KOMPAS.com - Terdakwa Rohmeini Purba alias Maya (28) divonis 2 tahun penjara oleh majelis hakim pada Pengadilan Negeri Medan, Sumatera Utara.

Putusan itu dibacakan pada 9 Maret 2021.

Maya dinyatakan bersalah karena telah melakukan sejumlah penghinaan dan pelecehan terhadap lambang negara.

Maya terbukti mencoret-coret foto Wakil Presiden Ma'ruf Amin hingga membakar bendera Merah Putih.

Baca juga: Ditanya soal Pemerasan Penyidik KPK, Begini Respons Wali Kota Tanjungbalai

Majelis hakim yang dipimpin Jarihat Simarmata menilai, terdakwa melakukan tindak pidana perbuatan lain dengan maksud merendahkan kehormatan bendera negara.

Hal itu diatur dalam Pasal 24 huruf a jo Pasal 66 24 a jo Pasal 66 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 2 tahun. Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani terdakwa dikurangi seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan, menetapkan terdakwa tetap ditahan," ujar hakim sebagaimana yang dikutip Tribunnews dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Medan, Rabu (21/4/2021).

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa Nelson Victor yang meminta agar Maya dihukum selama 3 tahun penjara.

Baca juga: Eksodus Warga India, Kepala BNPB: Jangan Sampai Mudik Tidak Boleh, tapi WNA Difasilitasi

 

Sesuai dakwaan jaksa, kasus ini terjadi pada 10 Agustus 2020 lalu, saat terdakwa Rohmeini mengunggah beberapa video yang melecehkan lambang dan simbol negara.

Menurut jaksa, pada 13 Agustus 2020, terdakwa membeli foto Presiden Joko Widodo, kemudian mengambil daun singkong dari belakang rumah dan menempelkan daun singkong tersebut pada bagian kepala dan badan foto Presiden.

Setelah itu, terdakwa menyebarkan foto tersebut pada media sosial Facebook dan Instagram.

Terdakwa Maya kemudian membeli foto Wakil Presiden Ma'ruf Amin, kemudian mencoret bagian pipi dan bibir foto tersebut menggunakan lipstick berwarna merah.

Setelah itu, dia mengambil rambut jagung menempelkannya pada bagian rambut foto Wakil Presiden.

Selain itu, pada 16 Agustus 2020, terdakwa kembali berulah dengan meletakkan bendera Merah Putih di lantai rumahnya dan menjadikan bendera tersebut sebagai alas duduk.

Kemudian terdakwa memotret perbuatannya itu dan menyebarkannya di media sosial. Terdakwa juga menuliskan kata-kata yang melecehkan bendera Merah Putih.

Berita ini telah tayang sebelumnya di Tribunnews dengan judul:Lecehkan Foto Jokowi-Ma'ruf Amin dan Kotori Bendera dengan Sikat WC, Ibu Muda Ini Divonis Bui 2 Tahun

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Penembakan Kucing di Sesko TNI, Ridwan Kamil: Kewenangannya Ada di TNI

Soal Penembakan Kucing di Sesko TNI, Ridwan Kamil: Kewenangannya Ada di TNI

Regional
Gibran Kembali Positif Covid-19, Tertular dari Pembantu di Rumahnya

Gibran Kembali Positif Covid-19, Tertular dari Pembantu di Rumahnya

Regional
Penasaran, Warga di Balikpapan Rela Antre Panjang untuk Tukar Uang Kertas Baru

Penasaran, Warga di Balikpapan Rela Antre Panjang untuk Tukar Uang Kertas Baru

Regional
Soal Jokowi Bakal 'Groundbreaking' di IKN, Otorita: Beliau Enggak Sreg yang Begituan

Soal Jokowi Bakal "Groundbreaking" di IKN, Otorita: Beliau Enggak Sreg yang Begituan

Regional
Guru SD di Lombok Utara Diduga Cabuli 5 Siswi, Modus Minta Korban Bersihkan Ruang Kelas

Guru SD di Lombok Utara Diduga Cabuli 5 Siswi, Modus Minta Korban Bersihkan Ruang Kelas

Regional
Dapat Izin Dewan Adat, Helikopter yang Digembok di Manokwari Kembali Beroperasi

Dapat Izin Dewan Adat, Helikopter yang Digembok di Manokwari Kembali Beroperasi

Regional
HUT Ke-77 Jawa Barat, Ridwan Kamil Klaim Tidak Ada Desa Tertinggal di Jabar

HUT Ke-77 Jawa Barat, Ridwan Kamil Klaim Tidak Ada Desa Tertinggal di Jabar

Regional
Kasus Korupsi Dana Irigasi Berkembang, Dua Kades di Lampung Ditangkap

Kasus Korupsi Dana Irigasi Berkembang, Dua Kades di Lampung Ditangkap

Regional
Unjuk Rasa di Depan Kantor Bupati Mamasa, Puluhan Pemuda dan Mahasiswa Bentrok dengan Satpol PP

Unjuk Rasa di Depan Kantor Bupati Mamasa, Puluhan Pemuda dan Mahasiswa Bentrok dengan Satpol PP

Regional
Oknum TNI Diduga Pukul 4 Siswa di NTT, Bermula Korban Ribut Saat Upacara Penurunan Bendera

Oknum TNI Diduga Pukul 4 Siswa di NTT, Bermula Korban Ribut Saat Upacara Penurunan Bendera

Regional
Ungkap Jaringan Ganja dan Tembakau Gorilla, BNN Kota Balikpapan Waspadai Modus Media Sosial

Ungkap Jaringan Ganja dan Tembakau Gorilla, BNN Kota Balikpapan Waspadai Modus Media Sosial

Regional
Penertiban PKL di Polewali Mandar Tegang, Para Pedagang Menangis Saat Lapaknya Diangkut Paksa

Penertiban PKL di Polewali Mandar Tegang, Para Pedagang Menangis Saat Lapaknya Diangkut Paksa

Regional
Pernah Terlibat Kasus Narkoba, Pria Asal Timor Leste Seumur Hidup Tak Bisa Masuk Indonesia

Pernah Terlibat Kasus Narkoba, Pria Asal Timor Leste Seumur Hidup Tak Bisa Masuk Indonesia

Regional
Bantah Ada Perundungan Siswa SMP, Kadisdik Garut Sebut Perkelahian Antar-pelajar

Bantah Ada Perundungan Siswa SMP, Kadisdik Garut Sebut Perkelahian Antar-pelajar

Regional
Banjir Medan Rendam Ratusan Rumah hingga Sekolah, Bobby Nasution: Ini Musibah

Banjir Medan Rendam Ratusan Rumah hingga Sekolah, Bobby Nasution: Ini Musibah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.