Kadar Oksigen KRI Nanggala-402 hingga Sabtu Dini Hari, Pencarian Dimaksimalkan Hari Ini

Kompas.com - 23/04/2021, 10:52 WIB
Foto file. Awak kapal KRI Nanggala 402. Foto diambil di di Dermaga Kapal Selam Komando Armada II, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (20/2/2019). Antara FotoFoto file. Awak kapal KRI Nanggala 402. Foto diambil di di Dermaga Kapal Selam Komando Armada II, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (20/2/2019).

DENPASAR, KOMPAS.com - Oksigen kapal selam KRI Nanggala-402 diperkirakan bertahan hingga Sabtu (24/4/2021) pukul 03.00 Wita.

Pencarian hari ini akan dimaksimalkan untuk mendeteksi titik magnet kuat yang terdeteksi oleh KRI Rimau.

"Harapan kami pokoknya dengan batas waktu sampai besok jam 3, (pencarian) dimaksimal hari ini," kata Kapuspen TNI Mayjen Achmad Riad, di Base Ops Lanud Ngurah Rai, Bali, Jumat (23/4/2021).

Ia belum menjawab bagaiamana seandainya KRI Nanggala-402 belum ditemukan dan batas oksigennya sudah habis.

Baca juga: Pesan Terakhir Serda Ari Prasetya, Awak KRI Nanggala-402 ke Istri: Doain Selamat, Dek...

Hari ini Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit memantau pencarian langsung dengan menggunakan Kapal Soeharso.

Saat ini, ada 21 kapal KRI yang diterjunkan untuk mulai mencari kapal tersebut.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Wilayah pencarian akan difokuskan pada perairan Bali Utara. Sebab, di area tersebut ditemukan tumpahan minyak dan solar.

"Saat ini, harapan kami masih di posisi mungkin submiss istilanya hilang. Saya belum bisa mengatakan ini karena ini teknis tapi yang jelas kami upayakan dulu," kata dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 RS Swasta di Yogyakarta Ini Buka Layanan Vaksin Covid-19 Gratis, Simak Syaratnya

2 RS Swasta di Yogyakarta Ini Buka Layanan Vaksin Covid-19 Gratis, Simak Syaratnya

Regional
36 Warga Positif Covid-19, 1 Meninggal dari Klaster Hajatan, TNI-Polisi Diterjunkan 24 Jam

36 Warga Positif Covid-19, 1 Meninggal dari Klaster Hajatan, TNI-Polisi Diterjunkan 24 Jam

Regional
Kemenkumham Belum Temukan Pemeran Video Mesum WNA yang Viral di Bali

Kemenkumham Belum Temukan Pemeran Video Mesum WNA yang Viral di Bali

Regional
Kejar Sekolah Tatap Muka, Vaksinasi Lansia Dialihkan untuk Guru Sumsel

Kejar Sekolah Tatap Muka, Vaksinasi Lansia Dialihkan untuk Guru Sumsel

Regional
Viral, Video Pengendara Motor Tagih Surat Hasil Swab Petugas Penyekatan Suramadu, Ini Kata Polisi

Viral, Video Pengendara Motor Tagih Surat Hasil Swab Petugas Penyekatan Suramadu, Ini Kata Polisi

Regional
Gempa Magnitudo 6,1 di Maluku Tengah, BMKG: Waspadai Gempa Susulan dan Potensi Tsunami

Gempa Magnitudo 6,1 di Maluku Tengah, BMKG: Waspadai Gempa Susulan dan Potensi Tsunami

Regional
Cincin Emas Jadi Petunjuk Baru Pembunuhan Wanita Hamil yang Ditemukan Terkubur

Cincin Emas Jadi Petunjuk Baru Pembunuhan Wanita Hamil yang Ditemukan Terkubur

Regional
Kasus Covid-19 Naik, Shelter Penampungan OTG di Kota Yogyakarta Sisa 4 Kamar

Kasus Covid-19 Naik, Shelter Penampungan OTG di Kota Yogyakarta Sisa 4 Kamar

Regional
Kronologi Pawang Diserang Gajah dan Tertusuk Gading, Berawal Saat Lepas Rantai Ikatan

Kronologi Pawang Diserang Gajah dan Tertusuk Gading, Berawal Saat Lepas Rantai Ikatan

Regional
Cerita Pembuat Sayembara 'Rp 150 Juta', Tak Berniat Cari Istri Baru, Anak-anak Rindu Ibunya

Cerita Pembuat Sayembara 'Rp 150 Juta', Tak Berniat Cari Istri Baru, Anak-anak Rindu Ibunya

Regional
3 Klaster Pemicu Lonjakan Kasus Covid-19 di Sumedang

3 Klaster Pemicu Lonjakan Kasus Covid-19 di Sumedang

Regional
Gibran Persilakan Warga Solo Gelar Hajatan dengan Prokes Ketat, Durasi Hanya 2 Jam

Gibran Persilakan Warga Solo Gelar Hajatan dengan Prokes Ketat, Durasi Hanya 2 Jam

Regional
Dua Bulan Terakhir, BPBD Evakuasi 50 Ekor Ular dari Rumah Warga, Paling Banyak Kobra dan Sanca

Dua Bulan Terakhir, BPBD Evakuasi 50 Ekor Ular dari Rumah Warga, Paling Banyak Kobra dan Sanca

Regional
Buntut 21 Napi Minum Disinfektan, Petugas Lapas Terancam Dipecat jika...

Buntut 21 Napi Minum Disinfektan, Petugas Lapas Terancam Dipecat jika...

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak di Tegal, Puluhan Nakes Positif Virus Corona, Dinkes: Kami Butuh Tenaga Kesehatan

Kasus Covid-19 Melonjak di Tegal, Puluhan Nakes Positif Virus Corona, Dinkes: Kami Butuh Tenaga Kesehatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X