Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bupati Blora Lobi Lion Air agar Buka Jalur Penerbangan ke Bandara Ngloram

Kompas.com - 23/04/2021, 10:33 WIB
Aria Rusta Yuli Pradana,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

BLORA, KOMPAS.com - Bupati Blora Arief Rohman terus melobi sejumlah maskapai penerbangan agar membuka jalur ke Bandara Ngloram.

Saat berada di Jakarta, Arief Rohman dan jajarannya kemudian menemui Lion Air agar bersedia membuka jalur penerbangan Halim- Ngloram.

"Kami sampaikan bahwa di Blora ada bandara baru yang butuh dukungan pembukaan maskapai penerbangan. Kita ingin ada kerja sama agar Lion Air Group bisa ikut membuka penerbangan perdana dengan Wings Air ATR-72 rute Halim-Ngloram,” ujar Arief Rohman kepada wartawan, Jumat (23/4/2021).

Baca juga: Pemudik yang Masuk Blora Wajib Bawa Surat Bebas Covid-19

Kedatangannya ke kantor Lion Air diterima langsung oleh Presiden Direktur, Rudy Lumingkewas.

Kepada pihak Lion Air, Arief juga mengungkapkan sebetulnya pembukaan penerbangan perdana bisa dilakukan sebelum Lebaran.

Namun karena ada surat edaran dari Pemerintah Pusat terkait larangan mudik hingga 24 Mei 2021, maka pembukaan penerbangan perdana pun ikut mundur.

"Karena potensi penumpang sangat bagus yang didukung industri migas. Sebagai tahap awal, kita minta seminggu dua atau tiga kali penerbangan dahulu," katanya.

Baca juga: Jajal Bandara Ngloram Blora, 3 Menteri dan Ganjar Mendarat Mulus Pakai Jet Hawker 900 XP

Menurutnya, dengan adanya penerbangan tersebut nantinya akses konektivitas antardaerah bisa tersambung sehingga Kabupaten Blora bisa lebih maju, dan masyarakatnya sejahtera.

“Kalau masalah perizinan jadwal dari Halim, kebetulan komandan AU-nya adalah orang asli Blora. Akan kita hubungi langsung agar bisa mengawal pembukaan rute penerbangan ini. Mohon doanya semua," ucapnya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ketua PPS di Manggarai Timur, NTT Meninggal Diduga Kelelahan

Ketua PPS di Manggarai Timur, NTT Meninggal Diduga Kelelahan

Regional
Dua Bocah di Grobogan Ditemukan Tewas di Embung

Dua Bocah di Grobogan Ditemukan Tewas di Embung

Regional
Polda Sumbar Selidiki Dugaan TPPO dari Anak Asal Padang yang Telantar di Jakarta

Polda Sumbar Selidiki Dugaan TPPO dari Anak Asal Padang yang Telantar di Jakarta

Regional
Gelar Pemungutan Suara Ulang, TPS di Baubau Dijaga Ketat TNI-Polri

Gelar Pemungutan Suara Ulang, TPS di Baubau Dijaga Ketat TNI-Polri

Regional
Sempat Terendam Banjir 3 Meter, Begini Kondisi Desa Karanganyar Demak

Sempat Terendam Banjir 3 Meter, Begini Kondisi Desa Karanganyar Demak

Regional
Pertandingan PSIS Semarang vs Dewa United di Stadion Moch Soebroto Magelang Dibatasi 5.000 Penonton

Pertandingan PSIS Semarang vs Dewa United di Stadion Moch Soebroto Magelang Dibatasi 5.000 Penonton

Regional
Korban Kekerasan Seksual Dikeluarkan dari Sekolah, Pj Nana Janjikan Jaminan Perlindungan

Korban Kekerasan Seksual Dikeluarkan dari Sekolah, Pj Nana Janjikan Jaminan Perlindungan

Regional
3 Warga Sumbawa Mencoblos di Bima Tanpa Surat, TPS Ini Pungut Suara Ulang

3 Warga Sumbawa Mencoblos di Bima Tanpa Surat, TPS Ini Pungut Suara Ulang

Regional
Pemungutan Suara Ulang TPS 23 Kumpulrejo di Salatiga Dijaga Ketat

Pemungutan Suara Ulang TPS 23 Kumpulrejo di Salatiga Dijaga Ketat

Regional
Harga Bapok Naik, Mbak Ita Minta Masyarakat Semarang Tidak “Panic Buying”

Harga Bapok Naik, Mbak Ita Minta Masyarakat Semarang Tidak “Panic Buying”

Regional
Harimau Terkam Petani di Lampung, Warga Diminta Tak Berkebun untuk Sementara

Harimau Terkam Petani di Lampung, Warga Diminta Tak Berkebun untuk Sementara

Regional
Senior Setrika Dada Santri di Malang Punya Dendam Pribadi, Ditetapkan Tersangka Tapi Tidak Ditahan

Senior Setrika Dada Santri di Malang Punya Dendam Pribadi, Ditetapkan Tersangka Tapi Tidak Ditahan

Regional
6 Tradisi Menyambut Ramadan di Jawa Tengah, Ada Dugderan

6 Tradisi Menyambut Ramadan di Jawa Tengah, Ada Dugderan

Regional
Kandang Jebak Harimau Dipasang di Lampung Setelah 2 Petani Diterkam

Kandang Jebak Harimau Dipasang di Lampung Setelah 2 Petani Diterkam

Regional
Video 'Cinderella OD' di Lampung Beredar, Polisi Selidiki Identitas Korban

Video "Cinderella OD" di Lampung Beredar, Polisi Selidiki Identitas Korban

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com