Rumah Panggung di Nunukan Terbakar akibat Pemilik Lupa Matikan Kompor

Kompas.com - 22/04/2021, 14:55 WIB
Kondisi rumah Macong (52) warga Nunukan Kaltara. Rumah ludes tak bersisa karena terbakar. Diduga kelalaian keluarganya yang lupa mematikan kompor gas Dok.Arif BudimanKondisi rumah Macong (52) warga Nunukan Kaltara. Rumah ludes tak bersisa karena terbakar. Diduga kelalaian keluarganya yang lupa mematikan kompor gas

NUNUKAN, KOMPAS.com – Sebuah rumah panggung milik Macong Dali (59), warga RT 014, Desa Tabur Lestari, Kecamatan Seimanggaris, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, hangus terbakar, Rabu (21/4/2021) sekitar pukul 19.30 wita.

Camat Seimanggaris Arif Budiman mengatakan, ada 4 Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di rumah berstruktur kayu tersebut.

"Semua penghuni rumah itu pergi ke masjid, mereka baru tahu rumahnya terbakar setelah pulang dari sholat tarawih. Jadi yang tersisa tinggal baju yang melekat di badan,’’ujarnya saat dihubungi, Kamis (22/4/2021).

Baca juga: Tungku Pabrik Tahu Sebabkan Kebakaran di Ungaran Timur

Apesnya lagi, uang Rp 15 juta hasil penjualan buah kelapa sawit yang disimpan di lemari ikut terbakar.

Arif memperkirakan kerugian akibat peristiwa ini sekitar Rp 150 juta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Peristiwa kebakaran diduga terjadi akibat kelalaian anak pemilik rumah.

Dari pengakuan yang diperoleh petugas kecamatan, anak pemilik rumah yang berusia 13 tahun menyalakan rokok menggunakan kompor gas.

Si anak yang juga bekerja di perkebunan kelapa sawit ini lupa matikan kompor dan langsung pergi ke rumah tetangganya.

"Di rumah itu belum terpasang listrik. Kemungkinan terdapat minyak goreng bekas masak takjil di kompor. Api menyala di kompor dan akhirnya meledak sehingga terjadilah kebakaran itu," jelasnya.

Baca juga: 6 Ruko di Papua Terbakar, Polisi Gelar Penyelidikan

Tidak adanya petugas pemadam kebakaran di Kecamatan Seimanggaris, Nunukan, menjadi kendala dalam memadamkan api.

Tetangga yang kebetulan melihat peristiwa tersebut, hanya bisa memadamkan api dengan alat seadanya.

"Lokasinya memang agak jauh, jaraknya sekitar sejam dari kantor camat. Rumahnya di pinggir jalan trans Kalimantan, dan saling berjauhan dengan tetangga. Kita akan lihat kondisi para korban sambil memberikan bantuan. Kalau memang tidak ada tempat tinggal, akan kita persilakan menempati ruangan di kantor camat sementara waktu sambil mencari solusi lain," kata Arif.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Bantah Amankan 2 Orang Saat Kunjungan Presiden Jokowi di Cilacap

Polisi Bantah Amankan 2 Orang Saat Kunjungan Presiden Jokowi di Cilacap

Regional
Diduga Korupsi Dana Desa hingga Rugikan Negara Rp 600 Juta, Mantan Kades Bonder Lombok Tengah Ditahan

Diduga Korupsi Dana Desa hingga Rugikan Negara Rp 600 Juta, Mantan Kades Bonder Lombok Tengah Ditahan

Regional
Ini Kesaksian Siswi SMK di Palangkaraya yang Kena Peluru Nyasar: Saya Kaget Sampai Teriak

Ini Kesaksian Siswi SMK di Palangkaraya yang Kena Peluru Nyasar: Saya Kaget Sampai Teriak

Regional
Wabup Adukan Bupati Bojonegoro ke Polisi karena 'Chat' WhatsApp, PKB Jatim: Hanya Miskomunikasi

Wabup Adukan Bupati Bojonegoro ke Polisi karena "Chat" WhatsApp, PKB Jatim: Hanya Miskomunikasi

Regional
Tolak Proyek 'Malioboro' Tegal,  PKL Hingga Sopir Angkot Geruduk DPRD

Tolak Proyek "Malioboro" Tegal, PKL Hingga Sopir Angkot Geruduk DPRD

Regional
Langkah Bupati Semarang Antisipasi Klaster Covid-19 di Sekolah

Langkah Bupati Semarang Antisipasi Klaster Covid-19 di Sekolah

Regional
Hilang Selama Dua Hari, Seorang Warga Ditemukan di Pulau Tak Berpenghuni

Hilang Selama Dua Hari, Seorang Warga Ditemukan di Pulau Tak Berpenghuni

Regional
Ini Isi 'Chat' WhatsApp Bupati Bojonegoro hingga Diadukan Wabup ke Polisi

Ini Isi "Chat" WhatsApp Bupati Bojonegoro hingga Diadukan Wabup ke Polisi

Regional
Bertemu Anak yang Yatim Piatu akibat Covid-19, Mensos Risma: Mulai Sekarang Sayalah Pengganti Orangtuamu

Bertemu Anak yang Yatim Piatu akibat Covid-19, Mensos Risma: Mulai Sekarang Sayalah Pengganti Orangtuamu

Regional
4 Ekor Paus Mati Terdampar dalam 2 Pekan di Pantai Bima, BKSDA Sebut Fenomena Baru

4 Ekor Paus Mati Terdampar dalam 2 Pekan di Pantai Bima, BKSDA Sebut Fenomena Baru

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kades Nyentrik Sulap Bekas Tambang Jadi Destinasi Wisata | Perumahan Angling Dharma yang Dikira Kerajaan

[POPULER NUSANTARA] Kades Nyentrik Sulap Bekas Tambang Jadi Destinasi Wisata | Perumahan Angling Dharma yang Dikira Kerajaan

Regional
Pekan Depan, Wabup Lombok Utara Diperiksa sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan IGD dan ICU RSUD KLU

Pekan Depan, Wabup Lombok Utara Diperiksa sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan IGD dan ICU RSUD KLU

Regional
'Kalau KKP Tak Bisa Bantu Nelayan, Minimal Jangan Mempersulit'

"Kalau KKP Tak Bisa Bantu Nelayan, Minimal Jangan Mempersulit"

Regional
Sempat Berkilah, Ibu yang Jambak Anaknya Langsung Pucat Saat Polisi Datang dan Perlihatkan Video yang Viral

Sempat Berkilah, Ibu yang Jambak Anaknya Langsung Pucat Saat Polisi Datang dan Perlihatkan Video yang Viral

Regional
Adukan Bupati Bojonegoro ke Polisi karena 'Chat' WhatsApp, Wabup: Isinya Fitnah, Menyerang Pribadi dan Keluarga Saya

Adukan Bupati Bojonegoro ke Polisi karena "Chat" WhatsApp, Wabup: Isinya Fitnah, Menyerang Pribadi dan Keluarga Saya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.