PN Palangkaraya Bebaskan Terdakwa Kasus Korupsi Infrastruktur Pembatasan Gambut

Kompas.com - 22/04/2021, 13:13 WIB
Jalannya sidang vonis bebas kasus dugaan korupsi sumur bor di Dinas Lingkungan Hidup Kalteng terhadap Arianto sebagai terduga terdakwa dalam perkara itu di Pengadilan Negeri Palangka Raya, Selasa (20/4/2021). Jalannya sidang vonis bebas kasus dugaan korupsi sumur bor di Dinas Lingkungan Hidup Kalteng terhadap Arianto sebagai terduga terdakwa dalam perkara itu di Pengadilan Negeri Palangka Raya, Selasa (20/4/2021).

Sebelumnya Arianto dituntut dengan hukuman 4,5 tahun penjara.

Dia juga diminta membayar denda sebesar Rp 100 juta dan subsider empat bulan penjara.

Baca juga: Cerita 2 Pegawai Apotek di Medan, Ditahan gara-gara Tulisan Dokter di Resep hingga Vonis Bebas

Perkara ini berawal ketika Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalteng selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Dana Tugas Pembantuan untuk kegiatan Pembangunan Infrastruktur Pembasahan Gambut (PIPG) Tahun Anggaran 2018, menunjuk Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan pada DLH Kalteng, Arianto sebagai PPK II.

Pelaksanaan proyek sumur bor sebanyak 700 titik pada Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau seharusnya secara swakelola oleh Masyarakat Peduli Api (MPA), tetapi Arianto justru menunjuk pihak ketiga yang tidak berhak untuk menjadi pelaksana.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terlibat Kasus Narkotika, Tiga Peracik Tembakau Sintetis Ditangkap di Bandung

Terlibat Kasus Narkotika, Tiga Peracik Tembakau Sintetis Ditangkap di Bandung

Regional
Ini Penyebab Kura-kura Leher Ular Rote Asal NTT Bisa Sampai ke Luar Negeri

Ini Penyebab Kura-kura Leher Ular Rote Asal NTT Bisa Sampai ke Luar Negeri

Regional
Tangis 2 Anak Yatim Piatu ke Risma, Kenang Orangtua Wafat akibat Covid-19

Tangis 2 Anak Yatim Piatu ke Risma, Kenang Orangtua Wafat akibat Covid-19

Regional
Kesulitan Tangkap Pemuda yang Bunuh Teman Usai Minum Miras, Polisi: Pelaku Sembunyi di Hutan

Kesulitan Tangkap Pemuda yang Bunuh Teman Usai Minum Miras, Polisi: Pelaku Sembunyi di Hutan

Regional
Pesan Panglima TNI untuk Gubernur Riau soal Covid-19

Pesan Panglima TNI untuk Gubernur Riau soal Covid-19

Regional
Krisis Pejabat di Pamekasan, Satu Orang sampai Rangkap 3 Jabatan

Krisis Pejabat di Pamekasan, Satu Orang sampai Rangkap 3 Jabatan

Regional
Gara-gara 'Chat' di Grup WhatsApp, Wabup Bojonegoro Adukan Bupati Anna ke Polisi

Gara-gara "Chat" di Grup WhatsApp, Wabup Bojonegoro Adukan Bupati Anna ke Polisi

Regional
Raja-raja dari 54 Kerajaan Se-Indonesia Akan Berkumpul di Sumedang, Ada Apa?

Raja-raja dari 54 Kerajaan Se-Indonesia Akan Berkumpul di Sumedang, Ada Apa?

Regional
Mantan Pengikut Aliran Hakekok Dapat Bantuan Rumah, Ini Kata Bupati

Mantan Pengikut Aliran Hakekok Dapat Bantuan Rumah, Ini Kata Bupati

Regional
Ibu dan Anak Gadis di Mataram Edarkan Sabu-sabu, Sang Ayah Ternyata Residivis Narkoba

Ibu dan Anak Gadis di Mataram Edarkan Sabu-sabu, Sang Ayah Ternyata Residivis Narkoba

Regional
Gugur di Papua, Pratu Ida Bagus Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Landak

Gugur di Papua, Pratu Ida Bagus Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Landak

Regional
Pekanbaru PPKM Level 2, Ini Aturan Baru untuk Bioskop

Pekanbaru PPKM Level 2, Ini Aturan Baru untuk Bioskop

Regional
Gara-gara Cemburu, Suami Aniaya Istrinya hingga Babak Belur, Pelaku lalu Kabur Selama 2 Bulan

Gara-gara Cemburu, Suami Aniaya Istrinya hingga Babak Belur, Pelaku lalu Kabur Selama 2 Bulan

Regional
Kolaborasi 4 Daerah di Surabaya Raya dan Bangkalan, Percepat Vaksinasi di Wilayah Aglomerasi

Kolaborasi 4 Daerah di Surabaya Raya dan Bangkalan, Percepat Vaksinasi di Wilayah Aglomerasi

Regional
Saat Jokowi Naik Perahu Nelayan Seberangi Sungai untuk Sapa Warga Cilacap

Saat Jokowi Naik Perahu Nelayan Seberangi Sungai untuk Sapa Warga Cilacap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.