KAI: Ngabuburit di Jalur Kereta Api Bisa Dipenjara 3 Bulan

Kompas.com - 22/04/2021, 12:56 WIB
BUBARKAN--PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 7 Madiun membubarkan kerumunan anak-anak dan orang dewasa yang ngabuburit atau menunggu waktu berbuka puasa di sekitar jalur kereta api KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWIBUBARKAN--PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 7 Madiun membubarkan kerumunan anak-anak dan orang dewasa yang ngabuburit atau menunggu waktu berbuka puasa di sekitar jalur kereta api

“Bahkan bagi masyarakat yang masih nekat bermain dan beraktivitas di ruang manfaat jalur KA, diancam dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau denda paling banyak Rp 15.000.000 (lima belas juta rupiah), sebagaimana yang tertulis di Pasal 199 pada UU tersebut,” terang Ixfan.

Apalagi dalam catatan Daop 7, selama sepekan berjalannya Ramadhan, sudah ada dua kali peristiwa anak-anak yang sedang bermain di sekitar jalur kereta api, terserempat kereta saat mereka menunggu waktu berbuka.

“Kami imbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di sekitar jalur KA, juga bagi para orangtua agar mengingatkan anak-anaknya supaya tidak bermain di sekitar rel, selain mengganggu perjalanan KA, hal itu bisa membahayakan nyawa anak-anak tersebut,” tutup Ixfan.

Salah satu peristiwa anak terserempet kereta api itu terjadi di wilayah Kota Kediri.

Baca juga: Kapal Singapura dan Malaysia Bakal Terlibat Pencarian KRI Nanggala-402, 7 Negara Lain Masih Menunggu

Tepatnya di wilayah Kelurahan Kampung Dalem, Kota Kediri, Minggu (18/4/2021) sekitar pukul 16:50 WIB. Korbannya, ADS (10) warga setempat.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota Ajun Komisaris Arpan saat itu menuturkan, korban awalnya bermain di pinggir rel kereta api.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di saat yang bersamaan, datang Kereta Api Gajayana jurusan Malang-Jakarta.

Posisi korban yang diduga terlalu dekat dengan rel menyebabkannya terserempet kereta api yang lewat. Korban terpental dan jatuh hingga kemudian tewas di lokasi kejadian.

Usai kejadian, jenazah korban saat itu langsung dibawa pulang ke rumah duka tanpa ke rumah sakit sebagaimana permintaan keluarganya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Pilu 2 Bocah Dideportasi Malaysia, Ditinggal Ibu Sejak Kecil, Ayah Meninggal dalam Tahanan Imigrasi

Kisah Pilu 2 Bocah Dideportasi Malaysia, Ditinggal Ibu Sejak Kecil, Ayah Meninggal dalam Tahanan Imigrasi

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 22 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 22 Oktober 2021

Regional
Buntut Kasus Dugaan Penganiayaan, Babinsa Balik Laporkan Lurah Asuhan

Buntut Kasus Dugaan Penganiayaan, Babinsa Balik Laporkan Lurah Asuhan

Regional
Vaksinasi Dosis Kedua di Rutan Gresik Belum 100 Persen, Ini Kendalanya...

Vaksinasi Dosis Kedua di Rutan Gresik Belum 100 Persen, Ini Kendalanya...

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 22 Oktober 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 22 Oktober 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 22 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 22 Oktober 2021

Regional
Sidang Kasus 11 Polisi 'Nakal' di Sumut, Kanit Narkoba Jual 5 Kg Sabu Hasil Tangkapan Rp 1 Miliar

Sidang Kasus 11 Polisi "Nakal" di Sumut, Kanit Narkoba Jual 5 Kg Sabu Hasil Tangkapan Rp 1 Miliar

Regional
Dinkes Riau: Masyarakat Jangan Takut Berobat ke Rumah Sakit

Dinkes Riau: Masyarakat Jangan Takut Berobat ke Rumah Sakit

Regional
8 Taman Kota di Surabaya Dibuka dengan Prokes Ketat, Mana Saja?

8 Taman Kota di Surabaya Dibuka dengan Prokes Ketat, Mana Saja?

Regional
Kantor Pinjol Ilegal di Surabaya yang Digerebek Polisi Gunakan Ruko Lantai 3, Ini Lokasinya

Kantor Pinjol Ilegal di Surabaya yang Digerebek Polisi Gunakan Ruko Lantai 3, Ini Lokasinya

Regional
Warga Blokir Jalan ke 'Waduk Jokowi', Pengerjaan Proyek Terhenti

Warga Blokir Jalan ke "Waduk Jokowi", Pengerjaan Proyek Terhenti

Regional
Syarat Perjalanan Terbaru Terbang ke Bali, Anak Usia di Bawah 12 Tahun Wajib Tes PCR

Syarat Perjalanan Terbaru Terbang ke Bali, Anak Usia di Bawah 12 Tahun Wajib Tes PCR

Regional
Wagub Bali Soroti Syarat Penerbangan Terbaru, Sebut Berdampak pada Jumlah Wisatawan

Wagub Bali Soroti Syarat Penerbangan Terbaru, Sebut Berdampak pada Jumlah Wisatawan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 22 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 22 Oktober 2021

Regional
Diduga Ada Pungli Berkedok Iuran Keamanan Pasar di Blora, Bakal Disidak Polisi

Diduga Ada Pungli Berkedok Iuran Keamanan Pasar di Blora, Bakal Disidak Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.