Lukis Wajah Menyerupai Masker dan Kelabui Satpam Swalayan, WNA di Bali Terancam Denda hingga Deportasi

Kompas.com - 21/04/2021, 17:29 WIB
Sebuah video warga negara asing melukis wajahnya menyerupai masker dan mengelabui satpam viral di media sosial. Instagram @denpasar.viralSebuah video warga negara asing melukis wajahnya menyerupai masker dan mengelabui satpam viral di media sosial.

KOMPAS.com- Warga Negara Asing (WNA) di Bali melukis wajahnya menyerupai masker.

Aksi itu dilakukan untuk mengelabui satpam swalayan hingga video rekamannya viral di media sosial.

Keduanya akhirnya berhasil masuk ke swalayan tanpa mengenakan masker, hanya dengan melukis wajah menyerupai masker.

Baca juga: Video Viral WNA Lukis Masker di Wajah, Kelabui Satpam Swalayan di Bali

Terancam denda hingga deportasi

Ilustrasi deportasi.SHUTTERSTOCK Ilustrasi deportasi.
Kepala Satpol PP Bali Dewa Darmadi mengatakan, ada ancaman bagi wisatawan yang tidak mau menaati protokol kesehatan.

Warga asing yang melanggar protokol kesehatan bisa dijatuhi denda sebesar Rp 1 juta.

Jika pelanggaran dilakukan berulang, maka pelaku bisa dideportasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami menyayangkan hal tersebut karena semua prokes adalah adaptasi kebiasaan baru. Saya harap masyarakat aktif," kata Dewa.

Baca juga: Awalnya Warga Pesan Daging Sapi, yang Dikirim Ternyata Daging Babi

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kades yang Gelar Hajatan Didenda Rp 48.000, PN Banyuwangi: Efek Jera Bukan dari Nilainya, tapi...

Kades yang Gelar Hajatan Didenda Rp 48.000, PN Banyuwangi: Efek Jera Bukan dari Nilainya, tapi...

Regional
RSUD Rasidin Padang Butuh Tambahan Nakes untuk Pasien Covid-19

RSUD Rasidin Padang Butuh Tambahan Nakes untuk Pasien Covid-19

Regional
Terdengar Ledakan, Pasar Mingguan Malanuza Bajawa Terbakar, 10 Warung Ludes

Terdengar Ledakan, Pasar Mingguan Malanuza Bajawa Terbakar, 10 Warung Ludes

Regional
Pemkot Cilegon Akan Sebar Paket Obat Herbal untuk Warga yang Isoman

Pemkot Cilegon Akan Sebar Paket Obat Herbal untuk Warga yang Isoman

Regional
PT HM Sampoerna Kena Sanksi Satgas Covid-19, Berjanji Patuhi Aturan Pemerintah

PT HM Sampoerna Kena Sanksi Satgas Covid-19, Berjanji Patuhi Aturan Pemerintah

Regional
Fakta Baru Kasus Vandalisme Baliho Puan Maharani, Pelaku Ditangkap

Fakta Baru Kasus Vandalisme Baliho Puan Maharani, Pelaku Ditangkap

Regional
PPKM Level 4 Diperpanjang, Jumlah Jalan Disekat di Tegal Berkurang

PPKM Level 4 Diperpanjang, Jumlah Jalan Disekat di Tegal Berkurang

Regional
Baliho Promo Kedai Ramen 'Beli 1 Gratis 1 Kecuali Presiden' Dicopot, Pemilik Diperiksa Polisi

Baliho Promo Kedai Ramen "Beli 1 Gratis 1 Kecuali Presiden" Dicopot, Pemilik Diperiksa Polisi

Regional
Menteri PUPR Sebut Penambahan Bed ICU RSUP Dr Sardjito Ditarget Rampung 5 Hari

Menteri PUPR Sebut Penambahan Bed ICU RSUP Dr Sardjito Ditarget Rampung 5 Hari

Regional
Soal Durasi Waktu Makan di Warteg Dibatasi 20 Menit, Ini Komentar Warga Surabaya

Soal Durasi Waktu Makan di Warteg Dibatasi 20 Menit, Ini Komentar Warga Surabaya

Regional
Menhub Budi Tinjau Vaksinasi Massal di Pelabuhan Merak, Harap Awak Kapal hingga Warga Pesisir Segera Divaksin

Menhub Budi Tinjau Vaksinasi Massal di Pelabuhan Merak, Harap Awak Kapal hingga Warga Pesisir Segera Divaksin

Regional
Sempat Kehabisan Oksigen Selama 3,5 Jam, RS Paru Jember Kewalahan Tangani Pasien

Sempat Kehabisan Oksigen Selama 3,5 Jam, RS Paru Jember Kewalahan Tangani Pasien

Regional
Polisi Tetapkan 2 Tersangka Kasus Korupsi Pasar Balung Jember, Ini Perannya

Polisi Tetapkan 2 Tersangka Kasus Korupsi Pasar Balung Jember, Ini Perannya

Regional
PPKM Level 4 di Tasikmalaya, Pedagang Bersyukur Jalan Dalam Kota Mulai Kembali Normal

PPKM Level 4 di Tasikmalaya, Pedagang Bersyukur Jalan Dalam Kota Mulai Kembali Normal

Regional
Gara-gara Ada Dooprize iPhone, Karyawan yang Awalnya Enggan Divaksin Jadi Antusias...

Gara-gara Ada Dooprize iPhone, Karyawan yang Awalnya Enggan Divaksin Jadi Antusias...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X