Setiap Jumat, Dinkes DIY Lakukan Vaksinasi Covid-19 di Panti Wreda

Kompas.com - 21/04/2021, 13:23 WIB
Berty Murtiningsih saat ditemui di Dinkes DIY dan menjelaskan program percepatan vaksin Covid-19 untuk lansia, Rabu (21/4/2021) KOMPAS.COM/WISANG SETO PANGARIBOWOBerty Murtiningsih saat ditemui di Dinkes DIY dan menjelaskan program percepatan vaksin Covid-19 untuk lansia, Rabu (21/4/2021)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadwalkan vaksinasi di panti wreda setiap Jumat.

Vaksinasi di panti wreda merupakan upaya Dinkes DIY untuk mempercepat vaksinasi untuk lansia.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemerintah DIY, Berty Murtiningsih mengatakan untuk panti jompo itu merupakan permintaan dari Dinas Sosial.

"Panti wreda setiap hari Jumat (vaksinasi). Kan, sebetulnya itu permintaan dari kepala dinas sosial, karena mobilitas mereka kan susah kalau harus datang ke puskesmas-puskesmas. Kemudian, juga kita ingin mempercepat vaksinasi," katanya ditemui di Kantor Dinas Kesehatan DIY, Kota Yogyakarta, Rabu (21/4/2021).

Baca juga: Alami Beberapa Hambatan, Vaksinasi Covid-19 Lansia di Kalbar Baru 3 Persen dari Target

Jumat lalu Dinkes DIY telah melakukan vaksinasi ke panti wreda sejak Jumat lalu menyasar panti wreda di Bantul.

Sedangkan Jumat mendatang rencananya akan menyasar panti wreda di Pakem.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pihaknya menargetkan dapat melakukan vaksinasi kepada lansia sebanyak 100 orang di setiap panti wreda.

"Diusahakan semuanya satu hari bisa diselesaikan. Alhamdulillah kemampuan kita bisa. Kemarin, itu ada 90-an orang, tidak sampai 100-an. Targetnya diharapkan 100-an bisa dilakukan di panti jompo," ungkapnya.

Baca juga: Vaksin untuk Lansia, Sumini 75 Tahun: Belum Terdaftar, di Kampung Baru Selesai Pemilihan Kepala Desa

Kepala Dinkes DIY, Pembajun Setyaningastutie, mengatakan saat ini ada dua mekanisme percepatan vaksin lansia.

Pertama adalah Dinkes membuka layanan vaksin di Kantor Dinkes DIY yang akan dilakukan selama empat hari.

"Lansia sasarannya 100 orang per hari (di kantor dinkes). Mulai hari ini sampai besok Kamis," katanya.

Dia menambahkan, vaksinasi yang dilakukan di kantor Dinkes nantinya dapat diakses oleh lansia dari mana saja.

Jika dapat berjalan baik, maka akan digelar selama Ramadhan.

"Siapa saja boleh, tetapi kita ada batasannya. Kuota kita setiap hari itu 100 selama 4 hari (total 400). Kalau berjalan baik diteruskan selama Ramadhan," kata dia.

Baca juga: Menkes: Lansia Berisiko Tinggi Covid-19, tapi Sulit Terjangkau Vaksinasi

Sedangkan mekanisme kedua, Dinkes berencana pada hari Jumat mendatang akan jemput bola ke panti jompo yang ada di Pakem untuk melakukan vaksinasi.

"Jumat kita ke panti Wreda Pakem, Lalu Sabtu mungkin dilanjutkan oleh RSUP Dr Sardjito. Kita upayakan sentra vaksin khusus lansia," katanya.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Curhat Siswi Pemenang Kontes Poster 3M: Sudah Rindu Kembali ke Sekolah

Curhat Siswi Pemenang Kontes Poster 3M: Sudah Rindu Kembali ke Sekolah

Regional
Pembebasan Lahan Seksi 1 Tol Probolinggo-Banyuwangi Baru 24,88 Persen

Pembebasan Lahan Seksi 1 Tol Probolinggo-Banyuwangi Baru 24,88 Persen

Regional
Bobby Nasution Tiba-tiba Datang Pakai Motor, Bagikan Sembako, Warga Medanamplas Kaget

Bobby Nasution Tiba-tiba Datang Pakai Motor, Bagikan Sembako, Warga Medanamplas Kaget

Regional
Anggota DPRD Penembok Pintu Rumah Tahfiz Al Quran di Makassar Ingin Jual Rumahnya

Anggota DPRD Penembok Pintu Rumah Tahfiz Al Quran di Makassar Ingin Jual Rumahnya

Regional
Minta Didampingi BPKP, Walkot Bobby: Kami Bukan Berlatar Belakang Birokrasi

Minta Didampingi BPKP, Walkot Bobby: Kami Bukan Berlatar Belakang Birokrasi

Regional
Insentif Nakes Nganjuk Mau Dialihkan untuk Bangun Puskesmas, DPRD Mengaku Tak Diajak Rapat

Insentif Nakes Nganjuk Mau Dialihkan untuk Bangun Puskesmas, DPRD Mengaku Tak Diajak Rapat

Regional
Kesal Tetangga Suka Numpang Listrik, tapi Cuek Saat Ditagih Bayar, Petani Ini Dendam lalu Bunuh Tetangganya

Kesal Tetangga Suka Numpang Listrik, tapi Cuek Saat Ditagih Bayar, Petani Ini Dendam lalu Bunuh Tetangganya

Regional
Kebakaran Hutan akibat Erupsi Gunung Ile Lewotolok Belum Bisa Dipadamkan, Ini Kendala yang Dihadapi

Kebakaran Hutan akibat Erupsi Gunung Ile Lewotolok Belum Bisa Dipadamkan, Ini Kendala yang Dihadapi

Regional
Penangguhan Penahanan Ditolak, Satpol PP Gowa Pemukul Ibu Hamil Terancam Penjara 2,8 Tahun

Penangguhan Penahanan Ditolak, Satpol PP Gowa Pemukul Ibu Hamil Terancam Penjara 2,8 Tahun

Regional
'Masih Ada Pasien Isoman yang Keberatan Masuk ke Penampungan Terpusat'

"Masih Ada Pasien Isoman yang Keberatan Masuk ke Penampungan Terpusat"

Regional
Puluhan Hektar Lahan Gambut di Rohul Riau Terbakar, TNI-Polri Turun Tangan

Puluhan Hektar Lahan Gambut di Rohul Riau Terbakar, TNI-Polri Turun Tangan

Regional
RS di Sulsel Diminta Antarkan Sendiri Jenazah Covid-19 ke TPU Macanda Gowa

RS di Sulsel Diminta Antarkan Sendiri Jenazah Covid-19 ke TPU Macanda Gowa

Regional
 Capaian Vaksinasi Covid-19 di Cianjur Masih Rendah, Ini Penyebabnya

Capaian Vaksinasi Covid-19 di Cianjur Masih Rendah, Ini Penyebabnya

Regional
Beredar Unggahan Foto TKW Telapak Tangannya Melepuh, Diduga Korban Penganiayaan di Arab Saudi

Beredar Unggahan Foto TKW Telapak Tangannya Melepuh, Diduga Korban Penganiayaan di Arab Saudi

Regional
Emil Dardak: Warga yang Belum Divaksin Pencairan Bansosnya Tidak Ditahan

Emil Dardak: Warga yang Belum Divaksin Pencairan Bansosnya Tidak Ditahan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X