Dua Mahasiswa Pendemo Tolak Omnibus Law di Semarang Dituntut 3 Bulan Penjara

Kompas.com - 20/04/2021, 22:47 WIB
Aksi solidaritas dukungan kepada mahasiswa yang demo Omnibus Law agar dibebaskan. KOMPAS.com/istimewaAksi solidaritas dukungan kepada mahasiswa yang demo Omnibus Law agar dibebaskan.

SEMARANG, KOMPAS.com - Sidang lanjutan pidana mahasiswa atas aksi demonstrasi menolak Omnibus Law di gelar di Pengadilan Negeri Semarang.

Dalam agenda pembacaan tuntutan, jaksa penuntut umum memberikan tuntutan 3 bulan pidana penjara kepada terdakwa IRF dan NAA.

Jaksa menilai dari fakta-fakta yang terungkap di persidangan, para terdakwa terbukti bersalah sebagaimana dakwaan keempat yakni Pasal 216 ayat (1) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

"Menjatuhkan terdakwa 1 dan 2 dengan pidana 3 bulan penjara," ujar jaksa Luqman Edi saat membacakan tuntutan di PN Semarang, Selasa (20/4/2021).

Baca juga: Dianggap Serang Polisi Saat Demo Omnibus Law, Seorang Mahasiswa Divonis 5 Bulan 15 Hari Pernjara

Dalam persidangan kali ini, puluhan mahasiswa lainnya turut memberikan dukungan secara langsung di PN Semarang melalui aksi solidaritas.

Mereka membentangkan poster bertuliskan 'Bebaskan Kawan Kami' dan aksi tanda tangan di spanduk bertuliskan '4 kawan kami tidak bersalah #bebaskan'.

Mereka menilai bahwa perkara tersebut merupakan pembungkaman aspirasi rakyat melalui proses hukum. Sebab, ada beberapa kejanggalan dalam proses persidangan.

Perwakilan mahasiswa, Arif Urut menilai, dakwaan kesatu tidak memenuhi unsur-unsur dalam pasal yang dimaksud.

"Adapun dakwaan kedua pembuktiannya tidak cukup serta pasal yang diterapkan juga keliru," ucapnya.

Baca juga: Ini Respons Menaker Soal Aksi Buruh Tolak Omnibus Law Pekan Depan

Lalu, dakwaan ketiga tidak terdapat pelanggaran dari tindakan yang tidak sah, serta dalam dakwaan keempat tidak ada 'perintah' yang merupakan unsur utama yang harusnya dibuktikan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Pemudik yang Tenggelam karena Nekat Lewat Jalur Sungai Ditemukan Tewas

2 Pemudik yang Tenggelam karena Nekat Lewat Jalur Sungai Ditemukan Tewas

Regional
Seorang Pemuda Terseret Mobil hingga Tewas, Diduga Sejauh 8 Kilometer

Seorang Pemuda Terseret Mobil hingga Tewas, Diduga Sejauh 8 Kilometer

Regional
Jumlah Kasus Covid-19 dari Klaster Sangon di Kulon Progo Melebar ke 4 Pedukuhan

Jumlah Kasus Covid-19 dari Klaster Sangon di Kulon Progo Melebar ke 4 Pedukuhan

Regional
Ledakan Petasan di Kebumen, Korban Diduga Meracik 2 Kilo Bubuk Petasan Sambil Merokok

Ledakan Petasan di Kebumen, Korban Diduga Meracik 2 Kilo Bubuk Petasan Sambil Merokok

Regional
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 1.200 Meter

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 1.200 Meter

Regional
Istri Raja Keraton Solo Paku Buwono XII Wafat

Istri Raja Keraton Solo Paku Buwono XII Wafat

Regional
Gereja di Solo Ubah Jadwal Kebaktian demi Umat Islam Shalat Id Berjemaah

Gereja di Solo Ubah Jadwal Kebaktian demi Umat Islam Shalat Id Berjemaah

Regional
4 Orang Tewas Mengenaskan karena Ledakan Petasan, Separuh Peracik Ternyata Sambil Merokok

4 Orang Tewas Mengenaskan karena Ledakan Petasan, Separuh Peracik Ternyata Sambil Merokok

Regional
TNI Gagalkan Penyelundupan Suku Cadang Motor dan Barang Lainnya ke Timor Leste

TNI Gagalkan Penyelundupan Suku Cadang Motor dan Barang Lainnya ke Timor Leste

Regional
Gudang Spiritus di Semarang Terbakar, Terdengar 5 Kali Suara Ledakan

Gudang Spiritus di Semarang Terbakar, Terdengar 5 Kali Suara Ledakan

Regional
46 Napi di Lapas Lembata NTT Positif Corona, 1 Orang Meninggal Dunia

46 Napi di Lapas Lembata NTT Positif Corona, 1 Orang Meninggal Dunia

Regional
12 Napi Korupsi di Lapas Sukamiskin Dapat Remisi Idul Fitri

12 Napi Korupsi di Lapas Sukamiskin Dapat Remisi Idul Fitri

Regional
Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Ruang Isolasi di Salatiga Penuh

Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Ruang Isolasi di Salatiga Penuh

Regional
Petasan yang Menewaskan 1 Orang di Kudus Berukuran Fantastis

Petasan yang Menewaskan 1 Orang di Kudus Berukuran Fantastis

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ledakan Petasan di Kebumen | TNI Baku Tembak dengan KKB

[POPULER NUSANTARA] Ledakan Petasan di Kebumen | TNI Baku Tembak dengan KKB

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X