23 Hari Dirawat, Korban Ledakan Kilang Balongan Meninggal, Alami Luka Bakar 80 Persen

Kompas.com - 20/04/2021, 22:26 WIB
Jenazah almurhum AF saat tiba di rumah duka, Selasa (20/4/2021) pukul 18.15 WIB. Almarhum AF meninggal pada 11.45 WIB di RSPP (Rumah Sakit Pusat Pertamina) Jakarta. AF merupakan salah satu korban ledakan tangki minyak RU VI Balongan saat meledak dan mengalami luka bakar lalu dirawat. (Kompas.com/MOHAMAD UMAR ALWI)Jenazah almurhum AF saat tiba di rumah duka, Selasa (20/4/2021) pukul 18.15 WIB. Almarhum AF meninggal pada 11.45 WIB di RSPP (Rumah Sakit Pusat Pertamina) Jakarta. AF merupakan salah satu korban ledakan tangki minyak RU VI Balongan saat meledak dan mengalami luka bakar lalu dirawat.

INDRAMAYU, KOMPAS.com - Salah satu korban dirawat ledakan tangki minyak RU VI Balongan Indramayu, Jawa Barat, meninggal dunia, Selasa (20/4/2021). Korban atas nama AF (17) warga Juntinyuat, Indramayu.

AF meninggal dunia di RSPP (Rumah Sakit Pusat Pertamina) Jakarta pada 11.45 WIB setelah 23 hari menjalani perawatan maksimal. Jenazah dibawa ke rumah duka pada 14.00 WIB dan tiba 18.15 WIB.

"Luka bakarnya hampir 80 persen, kami ikhlas dan keluarga pun ikhlas semoga iman Islamnya serta dosa-dosanya diampuni oleh Allah SWT," ujar Camat Juntinyuat, M Nurul Huda, saat memberikan keterangan.

Nurul Huda juga mengungkapkan, saat terjadi ledakan almarhum hendak pulang ke rumah setelah menghadiri kegiatan Nisfu Saban. Almarhum juga menghadiri Nisfu Saban beserta 5 teman lainnya.

"Ada 6 orang yang mengikuti kegiatan tersebut. Cuma yang selamat saat kejadian 2 orang, 4 lainnya dirawat," ujar dia.

Baca juga: Kronologi Ledakan Kilang Balongan, Bau Menyengat hingga Protes Warga

Sementara itu, Pjs General Manager Kilang Balongan Nur Qadim, menjelaskan kejadian tersebut pihaknya akan bertanggung jawab. Pihaknya juga telah memberikan perawatan maksimal bagi AF.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya menyampaikan bela sungkawa serta turut berduka cita yang mendalam atas berpulangnya almarhum. Kami memohon maaf karena setelah memberikan perawatan terbaik serta ikhtiar maksimal, almarhum hari ini berpulang ke rahmatullah," ujarnya, melalui keterangan resmi kepada Kompas.com.

Tangis keluarga almarhum juga pecah saat jenazah AF tiba di rumah duka. Kedatangannya menggunakan ambulans RSPP Jakarta, dan telah dikebumikan pada 19.00 WIB di pemakaman desa setempat.

Baca juga: Pertamina Diminta Percepat Ganti Rugi Warga Terdampak Kebakaran Kilang Balongan



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Klaster Baru di Madiun, 89 Orang Positif Tes Antigen Usai Hadiri Hajatan Nikah

Fakta Klaster Baru di Madiun, 89 Orang Positif Tes Antigen Usai Hadiri Hajatan Nikah

Regional
Video Viral Polisi Bubarkan Kuda Lumping di Banjarnegara, Bupati Sebut Hoaks dan Aparat Provokatif

Video Viral Polisi Bubarkan Kuda Lumping di Banjarnegara, Bupati Sebut Hoaks dan Aparat Provokatif

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Pedagang Pasar Tradisional di Kebumen Divaksin Massal

Kasus Covid-19 Meningkat, Pedagang Pasar Tradisional di Kebumen Divaksin Massal

Regional
7 Tahun Pasangan Lansia Tinggal di Kandang Ayam, Kadang Harus Menahan Lapar, Ini Ceritanya

7 Tahun Pasangan Lansia Tinggal di Kandang Ayam, Kadang Harus Menahan Lapar, Ini Ceritanya

Regional
Varian India Masuk Jateng, Ganjar Minta Kepala Daerah Ambil Sampel Genome Sequencing

Varian India Masuk Jateng, Ganjar Minta Kepala Daerah Ambil Sampel Genome Sequencing

Regional
47 Warga Positif Covid-19, Padukuhan Klaster Hajatan di Gunungkidul 'Lockdown'

47 Warga Positif Covid-19, Padukuhan Klaster Hajatan di Gunungkidul "Lockdown"

Regional
Cegah Penularan Meluas, 89 Warga Klaster Hajatan Madiun Dievakuasi ke Rumah Sakit

Cegah Penularan Meluas, 89 Warga Klaster Hajatan Madiun Dievakuasi ke Rumah Sakit

Regional
Masuk Zona Merah, Pemkab Jepara Tambah Tempat Karantina untuk Pasien Covid-19

Masuk Zona Merah, Pemkab Jepara Tambah Tempat Karantina untuk Pasien Covid-19

Regional
Unnes Terima 3.873 Mahasiswa Jalur SBMPTN, Catat Jadwal Registrasi Ulangnya

Unnes Terima 3.873 Mahasiswa Jalur SBMPTN, Catat Jadwal Registrasi Ulangnya

Regional
2 Warga Nigeria dan 1 WNI Kendalikan Jaringan Sabu 1,1 Ton dari Balik Lapas

2 Warga Nigeria dan 1 WNI Kendalikan Jaringan Sabu 1,1 Ton dari Balik Lapas

Regional
Kronologi Suami Bawa Polisi Gerebek Istri yang Selingkuh dengan Kepala Desa

Kronologi Suami Bawa Polisi Gerebek Istri yang Selingkuh dengan Kepala Desa

Regional
Fakta Covid-19 Varian India Ditemukan di Jawa Timur, 3 Warga Terinfeksi

Fakta Covid-19 Varian India Ditemukan di Jawa Timur, 3 Warga Terinfeksi

Regional
Klaster Hajatan Nikah di Madiun Bertambah Jadi 88 Orang, Ada dari Keluarga Besan

Klaster Hajatan Nikah di Madiun Bertambah Jadi 88 Orang, Ada dari Keluarga Besan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Penutupan Akses Dukuh yang Terpapar Covid-19 | Pengemudi Ojol Ditangkap Saat Antar Miras Pelanggan

[POPULER NUSANTARA] Penutupan Akses Dukuh yang Terpapar Covid-19 | Pengemudi Ojol Ditangkap Saat Antar Miras Pelanggan

Regional
Duduk Perkara Kerumunan Senam Massal di Bangka, Digelar Rutin tapi Tak Berizin, Banyak Peserta Langgar Prokes

Duduk Perkara Kerumunan Senam Massal di Bangka, Digelar Rutin tapi Tak Berizin, Banyak Peserta Langgar Prokes

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X