Imbas Plafon Ambruk, Ruang Keberangkatan KA Ekonomi Stasiun Pasar Turi Surabaya Ditutup

Kompas.com - 20/04/2021, 21:50 WIB
Atap plafon ruang tunggu keberangkatan ekonomi Stasiun Pasar Turi Surabayai ambruk, Selasa (20/4/2021) malam. istimewaAtap plafon ruang tunggu keberangkatan ekonomi Stasiun Pasar Turi Surabayai ambruk, Selasa (20/4/2021) malam.

SURABAYA, KOMPAS.com - Plafon ruang tunggu keberangkatan kereta ekonomi Stasiun Pasar Turi ambruk pada Selasa (20/4/2021) malam.

Pantauan Kompas.com di lokasi, tempat tersebut sudah disterilkan oleh petugas gabungan, PT KAI Daop 8, Polsek Bubutan, hingga Inafis Polrestabes Surabaya.

Humas Daop 8 KAI Surabaya Luqman Arif menjelaskan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Ia juga membenarkan lokasi sudah ditutup atau disterilkan dari para penumpang.

"Sekarang sudah ditutup, itu (ruang) keberangkatan ekonomi," kata Luqman saat dihubungi, Selasa (20/4/2021).

Luqman menuturkan, pihak Daop 8 langsung membersihkan bagian stasiun tersebut.

Baca juga: Kami Merasa Diolok-olok Pemerintah dengan Bantuan Beras 1 Kg, Telur Sebutir, dan Mi Satu Bungkus

"Langsung dilakukan pembersihan saat ini juga," tuturnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hingga kini, pihaknya masih melakukan pendalaman dengan pihak kepolisian.

"Kami masih belum tahu dan kami masih melakukan penyelidikan," ujarnya.

Saat disinggung perihal faktor usia, ia mengamini hal tersebut.

 

Namun, belum diketahui pasti penyebab ambruknya plafon ruang tunggu keberangkatan ekonomi itu.

"Nah, salah satunya itu (faktor usia). Yang jelas, kami lakukan pembersihan, supaya bisa digunakan dan tidak mengganggu pelayanan terhadap penumpang," tutur dia.

Lukman menegaskan, pembersihan langsung dilakukan agar area itu bisa kembali digunakan para penumpang yang menggunakan kereta ekonomi.

Baca juga: Plafon Stasiun Pasar Turi Surabaya Ambruk, PT KAI Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

"Langsung dilakukan pembersihan dan perbaikan malam ini juga, supaya bisa digunakan kembali," kata dia.

Ia pun meminta maaf kepada masyarakat atas insiden tersebut.

"Yang jelas, KAI (Daop 8) mohon maaf atas hal tersebut dan kami sedang melakukan penyelidikan," tutur dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Ungkap Sempat Ada Gesekan Saat Pindahkan Pasien Covid-19 Kudus ke Boyolali

Ganjar Ungkap Sempat Ada Gesekan Saat Pindahkan Pasien Covid-19 Kudus ke Boyolali

Regional
2 Rumah Ibadah dan Sebuah Sekolah Rusak akibat Gempa di Maluku Tengah

2 Rumah Ibadah dan Sebuah Sekolah Rusak akibat Gempa di Maluku Tengah

Regional
Potensi Gempa Susulan dan Tsunami, Gubernur Maluku: Jauhi Pantai, Cari Tempat Tinggi

Potensi Gempa Susulan dan Tsunami, Gubernur Maluku: Jauhi Pantai, Cari Tempat Tinggi

Regional
Kesal Diminta Ganti Kerugian, Pria di Makassar Bakar Minimarket Tempatnya Bekerja

Kesal Diminta Ganti Kerugian, Pria di Makassar Bakar Minimarket Tempatnya Bekerja

Regional
Pria di Bima Dibunuh Suami Baru dari Mantan Istri, Motifnya Harta Gana-gini

Pria di Bima Dibunuh Suami Baru dari Mantan Istri, Motifnya Harta Gana-gini

Regional
Viral Kades 'Mondar-mandir' ke 4 RS Bawa Pasien, Ditolak karena Penuh, Bupati Bandung: Terima Kasih

Viral Kades "Mondar-mandir" ke 4 RS Bawa Pasien, Ditolak karena Penuh, Bupati Bandung: Terima Kasih

Regional
2 Menit Usai Gempa, Terjadi Tsunami Setinggi 0,5 Meter di Tehoru Maluku Utara, BMKG Sebut karena Longsoran Bawah Laut

2 Menit Usai Gempa, Terjadi Tsunami Setinggi 0,5 Meter di Tehoru Maluku Utara, BMKG Sebut karena Longsoran Bawah Laut

Regional
Pinjam Online Rp 900.000, Utang Pegawai Pemkab Boyolali Bengkak Jadi Rp 75 Juta dalam 2 Bulan

Pinjam Online Rp 900.000, Utang Pegawai Pemkab Boyolali Bengkak Jadi Rp 75 Juta dalam 2 Bulan

Regional
Penyekatan Suramadu Dinilai Mendiskriminasi Warga Madura, GAS Jatim Akan Demo Pemkot Surabaya

Penyekatan Suramadu Dinilai Mendiskriminasi Warga Madura, GAS Jatim Akan Demo Pemkot Surabaya

Regional
7 ABK Tercebur ke Laut Saat Latihan Pengoperasian Sekoci, 2 Terluka dan 1 Hilang

7 ABK Tercebur ke Laut Saat Latihan Pengoperasian Sekoci, 2 Terluka dan 1 Hilang

Regional
Screening dan Swab Antigen di Pos Penyekatan Suramadu Difokuskan bagi Pengendara yang Masuk Arah Bangkalan

Screening dan Swab Antigen di Pos Penyekatan Suramadu Difokuskan bagi Pengendara yang Masuk Arah Bangkalan

Regional
Ganjar Cerita Dapat Surat dari Kemenkominfo India, Komplain Soal Varian Covid-19 di Kudus

Ganjar Cerita Dapat Surat dari Kemenkominfo India, Komplain Soal Varian Covid-19 di Kudus

Regional
Helikopter BNPB Mendarat Darurat di Grobogan, Diduga Ada Masalah Navigasi

Helikopter BNPB Mendarat Darurat di Grobogan, Diduga Ada Masalah Navigasi

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 16 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 16 Juni 2021

Regional
Bupati Maluku Tengah Pastikan Tak Ada Korban Jiwa akibat Gempa

Bupati Maluku Tengah Pastikan Tak Ada Korban Jiwa akibat Gempa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X