Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

109 Pekerja Migran yang Kembali ke Indonesia via Perbatasan di Kalbar Positif Covid-19

Kompas.com - 20/04/2021, 21:22 WIB

PONTIANAK, KOMPAS.com - Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson menyebut, sebanyak 4.744 pekerja migran Indonesia (PMI) telah pulang melalui 4 pintu perbatasan.

Dari 4.744 orang tersebut diambil sampel swab lalu diperiksa dengan metode polymerase chain reaction (PCR), hasilnya 109 diantaranya positif Covid-19.

"Untuk PMI yang masuk, sampai dengan 17 April 2021, sebanyak 4744 orang. Sampelnya diperiksa, hasilnya 109 atau 2,3 persen positif. Sisanya negatif," kata Harisson kepada wartawan, Selasa (20/4/2021).

Baca juga: Kasus Covid-19 di Sintang Kalbar Meningkat, Bermula dari Klaster Komunitas Sepeda dan Perkantoran

Harisson menyebut, terjadi peningkatan kasus virus corona atau Covid-19 yang berasal dari pekerja migran Indonesia yang pulang dari bekerja di Serawak, Malaysia.

Maka dari itu, lanjut Harisson, pihaknya telah menyiagakan laboratorium mobile PCR di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk, Kabupaten Sambas dan PLBN Entikong, Kabupaten Sanggau.

"Akhir-akhir ini terjadi peningkatan kasus pulangnya PMI. PCR mobile sudah disiapkan di Aruk dan Entikong untuk mempercepat proses pemeriksaan," ujar Harisson.

Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Masyarakat Diminta Tunda Perjalanan ke Sintang, Sanggau, dan Ketapang

Sebagaimana diketahui, saat ini, terdapat tambahan 77 kasus baru konfirmasi Covid-19 di Kalbar. Di mana 7 orang diantaranya dirawat di rumah sakit.

Sebanyak 77 kasus baru tersebut berada di Kota Pontianak 9 orang, Kabupaten Kapuas Hulu 2 orang, Kabupaten Kayong Utara 1 orang, Kabupaten Ketapang 11 orang, Kabupaten Kubu Raya 5 orang.

Kemudian Kabupaten Mempawah 1 orang, Kabupaten Sambas 4 orang, Kota Singkawang 8 orang, Kabupaten Sekadau 2 orang, Kabupaten Landak 2 orang, Kabupaten Sanggau 6 orang, Kabupaten Bengkayang 7 orang dan Kabupaten Sintang 19 orang.

“Sedangkan yang sembuh ada 59 orang," sebut Kepala Dinas Kesehatan Kalbar Harisson.

Sehingga, berdasarkan data sampai saat ini, total kasus konfirmasi Covid-19 di Kalbar mencapai 7.023 orang. Sebanyak 6.137 orang atau 87,39 persen diantaranya telah dinyatakan sembuh.

Sementara meninggal dunia sebanyak 42 orang atau 0,59 persen. "Sedangkan kasus aktif hari ini ada 843 orang,” tutup Harisson.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berduel gara-gara Tak Terima Pacar Dirayu, Pelajar SMK di Lombok Tengah Ditusuk

Berduel gara-gara Tak Terima Pacar Dirayu, Pelajar SMK di Lombok Tengah Ditusuk

Regional
Membandel, 4 Lokasi Tambang Liar di Pati Ditutup Paksa ESDM dan Petugas Gabungan

Membandel, 4 Lokasi Tambang Liar di Pati Ditutup Paksa ESDM dan Petugas Gabungan

Regional
Dipilih Ikut Olimpiade Sains dan Matematika Asia, Nono Bertemu Gubernur NTT

Dipilih Ikut Olimpiade Sains dan Matematika Asia, Nono Bertemu Gubernur NTT

Regional
Kejati Kaltim Tahan 2 Mantan Dirut Perusahaan Migas Terkait Dugaan Korupsi Penyertaan Modal Pemprov Kaltim

Kejati Kaltim Tahan 2 Mantan Dirut Perusahaan Migas Terkait Dugaan Korupsi Penyertaan Modal Pemprov Kaltim

Regional
Pedagang Lato-lato Tewas Dibunuh Temannya Sendiri, Berawal dari Cekcok

Pedagang Lato-lato Tewas Dibunuh Temannya Sendiri, Berawal dari Cekcok

Regional
Penyebab Kebakaran SPBU di Toraja Masih Diselidiki, Polisi Sebut Ada Mobil Pikap dan Sopir Ikut Terbakar

Penyebab Kebakaran SPBU di Toraja Masih Diselidiki, Polisi Sebut Ada Mobil Pikap dan Sopir Ikut Terbakar

Regional
Guru Honorer di Minahasa Selatan Cabuli 16 Siswa Laki-laki

Guru Honorer di Minahasa Selatan Cabuli 16 Siswa Laki-laki

Regional
Jelang Tahun Politik, ASN Pemkot Ambon Diingatkan Tidak Terlibat Politik Praktis

Jelang Tahun Politik, ASN Pemkot Ambon Diingatkan Tidak Terlibat Politik Praktis

Regional
Viral Indomie Rp 41.000 di Semarang, Pemilik Klarifikasi, Klaim Warung Tetap Ramai

Viral Indomie Rp 41.000 di Semarang, Pemilik Klarifikasi, Klaim Warung Tetap Ramai

Regional
Ungkap Penyeludupan Terumbu Karang di Bima, Polisi: Sengaja Ditutup Pakai Jerami

Ungkap Penyeludupan Terumbu Karang di Bima, Polisi: Sengaja Ditutup Pakai Jerami

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 7 Februari 2023

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 7 Februari 2023

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 7 Februari 2023

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 7 Februari 2023

Regional
'Separuh Usiaku Mengabdi sebagai Honorer di Papua Barat'

"Separuh Usiaku Mengabdi sebagai Honorer di Papua Barat"

Regional
Kapolda Papua: Pilot Susi Air dan 15 Pekerja Dibawa Keluar dari Distrik Paro, Nduga

Kapolda Papua: Pilot Susi Air dan 15 Pekerja Dibawa Keluar dari Distrik Paro, Nduga

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 7 Februari 2023

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 7 Februari 2023

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.