Kasus Covid-19 di Sintang Kalbar Meningkat, Bermula dari Klaster Komunitas Sepeda dan Perkantoran

Kompas.com - 20/04/2021, 19:40 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat Harrison saat menggelar jumpa pers terkait kasus pasien yang mengalami gejala mirip corona di Kantor Dinas Kesehatan Kalimantan Barat, Senin (3/2/2020). KOMPAS.COM/HENDRA CIPTAKepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat Harrison saat menggelar jumpa pers terkait kasus pasien yang mengalami gejala mirip corona di Kantor Dinas Kesehatan Kalimantan Barat, Senin (3/2/2020).

PONTIANAK, KOMPAS.com - Kasus virus corona atau Covid-19 meningkat pesat di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar), dengan kasus aktif mencapai 107 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kalbar Harisson menilai, secara umum, kasus Covid-19 di Kabupaten Sintang dimulai dari klaster komunitas sepeda dan perkantoran. Kemudian, menjadi klaster-klaster keluarga.

"Kasus Covid-19 di Sintang itu, sebenarnya klaster keluarga. Dimulai dari klaster gowes (komunitas sepeda), perkantoran, kemudian jadi klaster keluarga," kata Harisson kepada wartawan, Selasa (20/4/2021).

 Baca juga: Klaster Hajatan dan Takziah di Gunung Kidul, Puluhan Orang Positif Covid-19, 2 Orang Meninggal

Selain itu, lanjut Harisson, pelaksanaan protokol kesehatan tidak baik, dan harus menjadi perhatian Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten ke depan.

"Ada kasus, warga pulang dari Sintang, sampai di Pontianak, lalu menularkan satu keluarga," ucap Harisson.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebagaimana diketahui, saat ini, terdapat tambahan 77 kasus baru konfirmasi Covid-19 di Kalbar. Di mana 7 orang diantaranya dirawat di rumah sakit.

Sebanyak 77 kasus baru tersebut berada di Kota Pontianak 9 orang, Kabupaten Kapuas Hulu 2 orang, Kabupaten Kayong Utara 1 orang, Kabupaten Ketapang 11 orang, Kabupaten Kubu Raya 5 orang.

Kemudian Kabupaten Mempawah 1 orang, Kabupaten Sambas 4 orang, Kota Singkawang 8 orang, Kabupaten Sekadau 2 orang, Kabupaten Landak 2 orang, Kabupaten Sanggau 6 orang, Kabupaten Bengkayang 7 orang dan Kabupaten Sintang 19 orang.

“Sedangkan yang sembuh ada 59 orang," sebut Harisson.

Baca juga: Puluhan Klaster Penularan Covid-19 dari Keluarga Muncul di Balikpapan

Sehingga, berdasarkan data sampai saat ini, total kasus konfirmasi Covid-19 di Kalbar mencapai 7.023 orang. Sebanyak 6.137 orang atau 87,39 persen diantaranya telah dinyatakan sembuh.

Sementara meninggal dunia sebanyak 42 orang atau 0,59 persen. "Sedangkan kasus aktif hari ini ada 843 orang,” tutup Harisson.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seminggu Terakhir, Pasien Covid-19 yang Dirawat di RSSA Kota Malang Meningkat

Seminggu Terakhir, Pasien Covid-19 yang Dirawat di RSSA Kota Malang Meningkat

Regional
Potensi Gempa 8,7 Magnitudo di Selatan Jatim, Bangunan di Blitar Bakal Dicek

Potensi Gempa 8,7 Magnitudo di Selatan Jatim, Bangunan di Blitar Bakal Dicek

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Pemkab Wonogiri Siapkan Tempat Isolasi di Desa

Kasus Covid-19 Melonjak, Pemkab Wonogiri Siapkan Tempat Isolasi di Desa

Regional
Dinkes Bantah Gorontalo Jadi Provinsi dengan Kasus Kematian Covid-19 Tertinggi

Dinkes Bantah Gorontalo Jadi Provinsi dengan Kasus Kematian Covid-19 Tertinggi

Regional
Kasus Covid-19 Terus Melonjak, BOR RS di Kota Tegal Capai 82 Persen

Kasus Covid-19 Terus Melonjak, BOR RS di Kota Tegal Capai 82 Persen

Regional
Curiga Covid-19 Varian India Jangkiti Warga, Tegal Akan Kirim Spesimen Swab untuk Pemeriksaan Sekuens Genomik

Curiga Covid-19 Varian India Jangkiti Warga, Tegal Akan Kirim Spesimen Swab untuk Pemeriksaan Sekuens Genomik

Regional
Alasan Ani Kasanah Ajukan Perubahan Jenis Kelamin dan Ganti Nama Jadi Laki-laki

Alasan Ani Kasanah Ajukan Perubahan Jenis Kelamin dan Ganti Nama Jadi Laki-laki

Regional
BOR RS Rujukan Covid-19 Dekati 60 Persen, Sekda DIY: Sudah Cukup Genting

BOR RS Rujukan Covid-19 Dekati 60 Persen, Sekda DIY: Sudah Cukup Genting

Regional
Cerita Kakek Achro: Usai Divaksin Istri Sakit Kepala, lalu Jadi Pelupa

Cerita Kakek Achro: Usai Divaksin Istri Sakit Kepala, lalu Jadi Pelupa

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bocah 10 Tahun Tewas Setelah Digigit Anjing | Wisatawan dari Jakarta Dilarang ke Bandung Raya

[POPULER NUSANTARA] Bocah 10 Tahun Tewas Setelah Digigit Anjing | Wisatawan dari Jakarta Dilarang ke Bandung Raya

Regional
Sosok Neson Murib, Terduga Pemasok Senjata ke KKB, Anak Buah Lekagak Telenggen, Bertransaksi hingga Rp 1,3 Miliar

Sosok Neson Murib, Terduga Pemasok Senjata ke KKB, Anak Buah Lekagak Telenggen, Bertransaksi hingga Rp 1,3 Miliar

Regional
Hasil Tes DNA Keluar, Pasien ODGJ Ternyata Bukan Abrip Asep, Polisi yang Hilang Saat Tsunami Aceh

Hasil Tes DNA Keluar, Pasien ODGJ Ternyata Bukan Abrip Asep, Polisi yang Hilang Saat Tsunami Aceh

Regional
Cerita Ani Kasanah Berjuang Ganti Nama Jadi Anang Sutomo di Pengadilan Negeri Kediri...

Cerita Ani Kasanah Berjuang Ganti Nama Jadi Anang Sutomo di Pengadilan Negeri Kediri...

Regional
Fakta Baru Meninggalnya Wakil Bupati Sangihe, Diduga Komplikasi Penyakit, Ajudan Akan Diperiksa

Fakta Baru Meninggalnya Wakil Bupati Sangihe, Diduga Komplikasi Penyakit, Ajudan Akan Diperiksa

Regional
Fakta Bocah 10 Tahun Tewas Setelah Digigit Anjing, Sempat Demam dan Bertingkah Aneh

Fakta Bocah 10 Tahun Tewas Setelah Digigit Anjing, Sempat Demam dan Bertingkah Aneh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X