Kunjungi Pasar Wonokromo Surabaya, Mendag Lutfi Sebut Harga Bahan Pokok Masih Stabil

Kompas.com - 20/04/2021, 19:37 WIB
Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi bersama Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau langusng perkembangan kondisi harga bahan pokok di Pasar Wonokromo, Kota Surabaya, Jawa Timur, Selasa (20/4/2021). KOMPAS.COM/GHINAN SALMANMenteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi bersama Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau langusng perkembangan kondisi harga bahan pokok di Pasar Wonokromo, Kota Surabaya, Jawa Timur, Selasa (20/4/2021).

SURABAYA, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi bersama Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau langsung perkembangan harga bahan pokok di Pasar Wonokromo, Kota Surabaya, Jawa Timur.

Mendag Lutfi menyebut, harga bahan pokok di Pasar Wonokromo merupakan yang terbaik dan terbilang stabil. Selain itu, harga gula telah sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).

"Harga (daging) sapi tadi saya cek Rp 110.000. Ini harga yang murah karena memang Jawa Timur adalah penghasil," kata Lutfi usai peninjauan, Selasa (20/4/2021).

Tak hanya dua komoditi itu saja, selama berada di Pasar Wonokromo, dirinya turut memastikan perkembangan seluruh harga bahan kebutuhan sehari-hari.

"Harga cabai turun di bilangan Rp 60.000 untuk harga cabe rawit merah dan ini diikuti oleh cabai-cabai yang lain, saya juga liat harga stabil normal adalah minyak goreng," ujar dia.

Baca juga: Kami Merasa Diolok-olok Pemerintah dengan Bantuan Beras 1 Kg, Telur Sebutir, dan Mi Satu Bungkus

Lutfi mengungkapkan, saat ini para pedagang juga menyambut baik stabilnya harga bahan pokok di pasar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski beberapa harga bahan kebutuhan pokok terpantau stabil, ia tak memungkiri jika ada komoditi yang mengalami kenaikan, salah satunya daging ayam.

Hal itu disebabkan adanya kenaikan harga pada jagung yang menjadi bahan dasar pakan ayam.

Namun, harga ayam di Pasar Wonokromo masih terbilang wajar jika dibandingkan dengan daerah lainnya.

"Ini bisa ditoleransi karena harga jagung sesuai juga dengan kedelai. Di Bandung harga ayam sudah mendekati Rp 40.000, di sini masih Rp 36.000 sampai Rp 37.000 (per kilogram). Saya menganggap harga yang paling baik di sini di Indonesia," terang dia.

 

Di samping itu, tujuan kedatangannya ini memastikan alur distribusi ketersedian bahan konsumsi berjalan dengan baik, sehingga bisa berpengaruh pada pergerakan ekonomi nasional.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyebut, harga beberapa kebutuhan pokok masih terkendali, khususnya di Pasar Wonokromo.

Ketika ditemukan kenaikan harga, jelas Eri, Pemkot Surabaya akan langsung menggelar operasi pasar dan berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.

Baca juga: Pembayaran Proyek Jembatan Joyoboyo Segera Dilunasi, Dalam Waktu Dekat Icon Baru Surabaya Diresmikan

"Kami selalu berkomunikasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada penghasil bawang merah dari Banyuwangi dan Kediri," jelasnya.

Bahkan, Eri memastikan ketersediaan pangan di Kota Surabaya masih terpantau aman.

"Stok pangan di Surabaya aman, harganya juga masih aman," ujar dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4.224 Anak di Kabupaten Bogor Positif Covid-19 akibat Klaster Keluarga

4.224 Anak di Kabupaten Bogor Positif Covid-19 akibat Klaster Keluarga

Regional
35 Warga Terpapar Corona, 1 Kampung di Grobogan Lockdown, Akses Jalan Diportal

35 Warga Terpapar Corona, 1 Kampung di Grobogan Lockdown, Akses Jalan Diportal

Regional
Banyuwangi Jadi Penyumbang Kasus Harian Covid-19 Tertinggi di Jatim, Ini Penyebabnya...

Banyuwangi Jadi Penyumbang Kasus Harian Covid-19 Tertinggi di Jatim, Ini Penyebabnya...

Regional
RSUD Dr Moewardi Solo Tambah 80 Tempat Tidur Pasien Covid-19

RSUD Dr Moewardi Solo Tambah 80 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Anak Tolak Bawa ke RS, Lansia Penderita Covid-19 di Kota Tegal Meninggal Saat Isolasi Mandiri

Anak Tolak Bawa ke RS, Lansia Penderita Covid-19 di Kota Tegal Meninggal Saat Isolasi Mandiri

Regional
Foto Pasien Covid-19 Berjejer di Lobi IGD RSHS Bandung, Ini Klarifikasinya

Foto Pasien Covid-19 Berjejer di Lobi IGD RSHS Bandung, Ini Klarifikasinya

Regional
Diperpanjang hingga 28 Juni, Ini Jadwal Terbaru PPDB SMA di Banten

Diperpanjang hingga 28 Juni, Ini Jadwal Terbaru PPDB SMA di Banten

Regional
Pemprov Jatim Izinkan SMA/SMK di Zona Hijau dan Kuning Gelar Sekolah Tatap Muka

Pemprov Jatim Izinkan SMA/SMK di Zona Hijau dan Kuning Gelar Sekolah Tatap Muka

Regional
Kisah Tragis Bocah 5 Tahun, Tewas Tertembak Senapan Angin Saat Bercanda dengan Temannya

Kisah Tragis Bocah 5 Tahun, Tewas Tertembak Senapan Angin Saat Bercanda dengan Temannya

Regional
Tak Stres Pikirkan Penyakit, 170 ODGJ di Makassar Sembuh dari Covid-19, Ini Penjelasannya

Tak Stres Pikirkan Penyakit, 170 ODGJ di Makassar Sembuh dari Covid-19, Ini Penjelasannya

Regional
Tenaga Kesehatan Ini Gugur Terpapar Covid-19, Tinggalkan 3 Anak

Tenaga Kesehatan Ini Gugur Terpapar Covid-19, Tinggalkan 3 Anak

Regional
Masuk Zona Merah Covid-19, Pemkab Ponorogo Terapkan Jam Malam

Masuk Zona Merah Covid-19, Pemkab Ponorogo Terapkan Jam Malam

Regional
Abdurrahman Wahid Diusulkan Jadi Nama Bandara di Blora, Ganjar: Bikinkan Patung Gus Dur di Depan

Abdurrahman Wahid Diusulkan Jadi Nama Bandara di Blora, Ganjar: Bikinkan Patung Gus Dur di Depan

Regional
Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Banyumas 88 Persen, Tersisa 84

Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Banyumas 88 Persen, Tersisa 84

Regional
Sempat Gigit Tangan Polisi, Residivis Penjambret WNA di Bali Ditangkap

Sempat Gigit Tangan Polisi, Residivis Penjambret WNA di Bali Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X