Pasca-penyerangan dan Pengusiran 3 Tahun Lalu, Bagaimana Nasib Jemaah Ahmadiyah Kini?

Kompas.com - 20/04/2021, 18:45 WIB
Nuremi dan keluarganya terlihat sedang memasak di rumah barunya. Nuremi dan keluarganya merupakan jemaah Ahmadiyah yang diusir dari Desa Gereneng, Lombok Timur, pada 2018 lalu.  KOMPAS.COM/IDHAM KHALIDNuremi dan keluarganya terlihat sedang memasak di rumah barunya. Nuremi dan keluarganya merupakan jemaah Ahmadiyah yang diusir dari Desa Gereneng, Lombok Timur, pada 2018 lalu.

 

"Untuk mengubah cara pandang itu harus melalui edukasi, mungkin bisa dibuatkan kurikulum di sekolah seperti mengenal aliran-aliran keagamaan," kata Wahid.

Selain itu juga tak kalah berpengaruh dalam merubah cara pandang konservatif juga termasuk melalui dakwah-dakwah moderasi dari para tuan guru-tuan guru di Lombok, NTB.

Pria kelahiran Bima tersebut menyampaikan pandangan, keberagaman itu bukan sekedar suatu kelompok dapat hidup aman sendiri-sendiri, tapi keberagaman merupakan di mana kelompok-kelompok tersebut dapat saling hidup berdampingan.

Kisah kehidupan beberapa keluarga jemaah Ahmadiyah ini merupakan cerminan kecil bahwa masih adanya praktik diskriminasi di atas bumi pertiwi Indonesia terhadap kaum minoritas.

Dari catatan pengurus Jemaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) NTB, terdapat sekitar 3.000-an warga Ahmadiyah yang tersebar di seluruh Kabupaten Kota di NTB, yang memiliki pengalaman atau kisah yang berbeda-beda.

***

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tulisan ini merupakan bagian dari program Workshop dan Story Grant Pers Mainstream yang digelar Serikat Jurnalis untuk Keberagaman (SEJUK) bekerja sama dengan Norwegian Embassy untuk Indonesia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita di Balik Suksesnya Harsono Berjualan Cilok hingga Bisa Beli 13 Rumah dan 3 Apartemen

Cerita di Balik Suksesnya Harsono Berjualan Cilok hingga Bisa Beli 13 Rumah dan 3 Apartemen

Regional
Gara-gara Uang Obat Cacing, Cucu Aniaya Nenek, Ini Cerita Lengkapnya

Gara-gara Uang Obat Cacing, Cucu Aniaya Nenek, Ini Cerita Lengkapnya

Regional
Ini Jadwal, Lokasi, dan Syarat Pendaftaran Vaksin Covid-19 Gratis di Bandung

Ini Jadwal, Lokasi, dan Syarat Pendaftaran Vaksin Covid-19 Gratis di Bandung

Regional
Mantan Wakil Gubernur Papua Alex Hesegem Meninggal

Mantan Wakil Gubernur Papua Alex Hesegem Meninggal

Regional
Vaksinasi di Bali Bisa untuk Masyarakat Umum, Ini Jadwal dan Syaratnya

Vaksinasi di Bali Bisa untuk Masyarakat Umum, Ini Jadwal dan Syaratnya

Regional
Syarat dan Cara Daftar Vaksinasi Covid-19 Gratis untuk Usia 18 Tahun ke Atas di Kalbar

Syarat dan Cara Daftar Vaksinasi Covid-19 Gratis untuk Usia 18 Tahun ke Atas di Kalbar

Regional
Lonjakan 201 Kasus Positif Covid-19 di Kulon Progo, Gara-gara Jenguk Tetangga Sakit hingga Hajatan Pernikahan

Lonjakan 201 Kasus Positif Covid-19 di Kulon Progo, Gara-gara Jenguk Tetangga Sakit hingga Hajatan Pernikahan

Regional
Suami Tikam Istri hingga Tewas, Pelaku Terancam 20 Tahun Penjara

Suami Tikam Istri hingga Tewas, Pelaku Terancam 20 Tahun Penjara

Regional
16 Warga Sebuah Kelurahan Positif Covid-19 Usai Wisata ke Pangandaran, Akses Jalan Ditutup

16 Warga Sebuah Kelurahan Positif Covid-19 Usai Wisata ke Pangandaran, Akses Jalan Ditutup

Regional
Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Neneknya hingga Terluka Setelah Diberi Uang Rp 25.000

Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Neneknya hingga Terluka Setelah Diberi Uang Rp 25.000

Regional
Pusat Perbelanjaan di Pangkalpinang Gelar Vaksinasi Massal Selama 40 Hari, Ini Ketentuannya...

Pusat Perbelanjaan di Pangkalpinang Gelar Vaksinasi Massal Selama 40 Hari, Ini Ketentuannya...

Regional
Pembunuhan Pemred di Sumut, AJI Medan Sebut Korban Dikenal Kritis Kawal Kasus Kriminal

Pembunuhan Pemred di Sumut, AJI Medan Sebut Korban Dikenal Kritis Kawal Kasus Kriminal

Regional
Penjaga Pintu Air Hilang Diterkam Buaya, Saksi Temukan Bekas Cakaran di Tanah

Penjaga Pintu Air Hilang Diterkam Buaya, Saksi Temukan Bekas Cakaran di Tanah

Regional
Penjaga Pintu Air Hilang Diseret Buaya di Belitung Timur, Ini Faktanya

Penjaga Pintu Air Hilang Diseret Buaya di Belitung Timur, Ini Faktanya

Regional
Cekcok Masalah Rumah Tangga, Suami Tikam Istri dengan Keris hingga Tewas

Cekcok Masalah Rumah Tangga, Suami Tikam Istri dengan Keris hingga Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X