Terungkap, Otak Pembunuhan Pengusaha Wajan di Bantul Istrinya Sendiri, Motifnya Cinta Segitiga

Kompas.com - 20/04/2021, 16:19 WIB
NK Pelaku Pembunuhan Sepupunya sendiri B warga Bantul di Mapolres Bantul Rabu (31/3/2021) KOMPAS.COM/MARKUS YUWONONK Pelaku Pembunuhan Sepupunya sendiri B warga Bantul di Mapolres Bantul Rabu (31/3/2021)

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Kepolisian Resor Bantul, DI Yogyakarta, mengungkap fakta terbaru kasus pembunuhan pengusaha wajan di Kapanewon Banguntapan.

Pembunuh Budiyantoro (38) selain Nur Kholis yang merupakan keponakan, ternyata dibantu oleh istri korban KI (30).

"Dari hasil pengembangan, istri korban yang berinisial KI (30), warga Banguntapan Bantul juga ditetapkan sebagai tersangka yang merupakan otak dari peristiwa pembunuhan tersebut," kata Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Ngadi saat dihubungi wartawan melalui telepon Selasa (20/4/2021).

Baca juga: Pemuda Ini Jerat Leher Sepupunya dengan Kawat hingga Tewas, Sebelumnya Sering Chat dengan Istri Korban

Dijelaskan, peran istri korban terungkap, setelah didalami oleh penyidik bahwa pelaku pembunuhan tersebut dilakukan lebih dari satu orang pelaku. Pembunuhan ternyata melibatkan orang lain atau ada penambahan tersangka baru.

Fakta baru yang lain terungkap, tersangka mengaku jika pembunuhan dilakukan di dalam rumah korban, bukan yang selama ini diakui tersangka Nur, yakni pembunuhan dilakukan dalam mobil.

Ngadi mengatakan, sebelum peristiwa itu, Nur sempat berkomunikasi dengan istri korban melalui aplikasi percapakan untuk merencanakan pembunuhan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

KI memberikan kode ke Nur jika Budiyantoro siap dieksekusi pada malam hari 30 Maret 2021 lalu.

Korban dijerat Nur dengan kawat dan istri korban membantu dengan membungkam mulut korban hingga tewas.

Budiyantoro yang sudah tidak berdaya lalu dibungkus dengan kain seprai. Setelah itu mayat diletakkan di garasi mobil hingga pukul 23.00 WIB.

"Setelah pukul 23.00 WIB, istri korban memberikan fasilitas berupa mobil kepada pelaku N untuk membuang mayat korban. Istri korban ikut mengangkat korban ke dalam mobil Toyota Innova warna hitam," kata Ngadi.

Baca juga: Oknum Anggota TNI Bunuh Pacar, Terungkap Setelah Jasad Korban Ditemukan Tinggal Tulang

Pelaku berupaya menghilangkan jejak dengan jalan membuang mayat korban di Kapanewon Sedayu. Barang bukti dibuang pelaku di tempat yang berbeda.

"Untuk motifnya ternyata adalah hubungan cinta segitiga," kata Ngadi.

Kedua tersangka Nur dan KI dijerat pasal 340 KUHP tentang pembunuhan hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Diberitakan sebelumnya, seorang karyawan pabrik wajan nekat menjerat majikannya dengan kawat hingga tewas. Pelaku bernama Nur Kholis (22) asal Samarinda, Kalimantan Timur telah ditangkap Polres Bantul pada Rabu (31/3/2021) lalu.

Saat itu, pelaku diamankan petugas Polres Kulon Progo karena mengendarai mobil tidak menggunakan pelat nomor.

Setelah didalami, ternyata Nur melakukan pembunuhan terhadap Budiyantoro yang tak lain sepupu dan majikannya. 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Alasan Banyak Kapal Asing Bebas Mondar-mandir di Laut Natuna Utara

Ini Alasan Banyak Kapal Asing Bebas Mondar-mandir di Laut Natuna Utara

Regional
Bebas dari Penjara, WN Rusia yang Terlibat Kasus Narkotika di Bali Dideportasi

Bebas dari Penjara, WN Rusia yang Terlibat Kasus Narkotika di Bali Dideportasi

Regional
Tipu Petani soal Penjualan BBM, Briptu JS Diburu Propam Polres Rote Ndao

Tipu Petani soal Penjualan BBM, Briptu JS Diburu Propam Polres Rote Ndao

Regional
Senyum Pedagang Suvenir Menyambut Kedatangan Pengunjung Makam Bung Karno

Senyum Pedagang Suvenir Menyambut Kedatangan Pengunjung Makam Bung Karno

Regional
Cuaca Buruk, Lima Daerah di Polewali Mandar Rawan Banjir dan Longsor, Masyarakat Diminta Waspada

Cuaca Buruk, Lima Daerah di Polewali Mandar Rawan Banjir dan Longsor, Masyarakat Diminta Waspada

Regional
Ini Cerita TNI Gadungan Berani Bentak Anggota Kodim Saat Ditangkap

Ini Cerita TNI Gadungan Berani Bentak Anggota Kodim Saat Ditangkap

Regional
Diterjang Puting Beliung, 36 Rumah di Banyuwangi Rusak

Diterjang Puting Beliung, 36 Rumah di Banyuwangi Rusak

Regional
Mobil Berisi Satu Keluarga yang Hendak Melayat Tenggelam di Sungai, 3 Orang Hilang

Mobil Berisi Satu Keluarga yang Hendak Melayat Tenggelam di Sungai, 3 Orang Hilang

Regional
Pengemudi Tak Konfirmasi Pelanggaran ETLE, Sebanyak 6.925 STNK Terancam Diblokir

Pengemudi Tak Konfirmasi Pelanggaran ETLE, Sebanyak 6.925 STNK Terancam Diblokir

Regional
Oknum Polisi Menghilang Usai Tipu Petani, Begini Penjelasan Polres Rote Ndao

Oknum Polisi Menghilang Usai Tipu Petani, Begini Penjelasan Polres Rote Ndao

Regional
Hari ini Kendaraan yang Naik ke Puncak Bogor Dihentikan Sementara, One Way Berlaku ke Arah Jakarta

Hari ini Kendaraan yang Naik ke Puncak Bogor Dihentikan Sementara, One Way Berlaku ke Arah Jakarta

Regional
Peziarah Banjiri Makam Bung Karno di Hari Pertama Uji Coba Pembukaan

Peziarah Banjiri Makam Bung Karno di Hari Pertama Uji Coba Pembukaan

Regional
Kronologi Tabrakan Beruntun yang Libatkan 9 Kendaraan di Agam, 8 Orang Luka-luka

Kronologi Tabrakan Beruntun yang Libatkan 9 Kendaraan di Agam, 8 Orang Luka-luka

Regional
Mengenal Gendang Beleq, Musik Tradisional Lombok, Dulu Dipakai untuk Menyambut Pasukan Perang

Mengenal Gendang Beleq, Musik Tradisional Lombok, Dulu Dipakai untuk Menyambut Pasukan Perang

Regional
Truk yang Tabrak 8 Kendaraan di Jalan Raya Padang-Bukittinggi Diduga ODOL

Truk yang Tabrak 8 Kendaraan di Jalan Raya Padang-Bukittinggi Diduga ODOL

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.