Masjid Klenteng, Akulturasi Budaya Lambang Toleransi Salatiga

Kompas.com - 20/04/2021, 12:02 WIB
Seorang pekerja membersihkan Masjid Klenteng sebelum digunakan untuk beribadah. KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANASeorang pekerja membersihkan Masjid Klenteng sebelum digunakan untuk beribadah.

SALATIGA, KOMPAS.com - Bangunan seluas sekitar 300 meter persegi itu didominasi warna merah.

Ornamen dan aksesoris di bangunan tampak seperti kelenteng tempat ibadah warga Tionghoa.

Namun, sebuah papan nama bertuliskan Masjid Klenteng (Masteng) menjadi penanda bangunan itu digunakan untuk beribadah umat Islam.

Baca juga: Warga Tionghoa Berikan Paket Ramadhan untuk 2.140 Kaum Dhuafa di Aceh

Cholid Mawardi, pengelola Masjid Klenteng yang berada di Jalan Abiyoso No.14 Kelurahan Dukuh Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga, mengatakan, Masteng  dibangun pada 2005 oleh Yusuf Hidayatullah selepas pulang dari Tanah Suci.

"Beliau adalah seorang Tionghoa yang menjadi mualaf. Mulanya bangunan ini bernama Wisma Majelis Taklim Hidayatullah, tapi warga menyebut Masteng agar mudah," ujarnya saat ditemui, Selasa (20/4/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selepas Yusuf Hidayatullah meninggal dunia, tanah seluas 1.700 meter persegi, yang ada bangunan Masjid Klenteng, dibeli kakak Cholid, Agus Ahmad pada akhir tahun 2020.

"Kami berkomitmen tetap menjaga kondisi dan bentuk asli Masjid Klenteng ini. Selain memang bentuknya unik, masjid ini merupakan akulturasi budaya yang sesuai dengan Kota Salatiga, yakni toleransi," terangnya.

Baca juga: Grebeg Ramadhan, Pemberdayaan Ekonomi Berbalut Toleransi di Salatiga

Tak hanya membeli dan melestarikan, lanjut Cholid, sisa tanah juga dikembangkan untuk pemberdayaan serta pendidikan.

Saat ini di samping Masjid Kelenteng sedang dilaksanakan pembangunan gedung yang diproyeksikan untuk pondok pesantren berbasis teknologi informasi.

Cholid mengungkapkan, setelah alih tangan, Masjid Klenteng diwakafkan untuk masyarakat.

"Kegiatan keagamaan silakan dilaksanakan di sini. Apalagi di bulan Ramadhan ini juga banyak kegiatan, tarawih, buka bersama, mengaji dan baca Al Quran," terangnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Haru, Bocah 13 Tahun Pakai APD Kumandangkan Azan di Pusara Sang Ibu, Ayah Juga Meninggal karena Covid-19

Haru, Bocah 13 Tahun Pakai APD Kumandangkan Azan di Pusara Sang Ibu, Ayah Juga Meninggal karena Covid-19

Regional
Pesilat Tewas Saat Latihan, 4 Pelatih Jadi Tersangka, 2 Orang Masih di Bawah Umur

Pesilat Tewas Saat Latihan, 4 Pelatih Jadi Tersangka, 2 Orang Masih di Bawah Umur

Regional
Cerita SS, dari Malaysia Menyelinap di Rusunawa di Nunukan untuk Temui Sang Istri yang Dideportasi

Cerita SS, dari Malaysia Menyelinap di Rusunawa di Nunukan untuk Temui Sang Istri yang Dideportasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Warkop Korban Penganiayaan Satpol PP Ditutup | Anggota DPRD Menembok Pintu Rumah Tahfiz

[POPULER NUSANTARA] Warkop Korban Penganiayaan Satpol PP Ditutup | Anggota DPRD Menembok Pintu Rumah Tahfiz

Regional
Pegawai Honorer Dilecehkan Oknum PNS, Lapor Polisi Walau BPN Tasikmalaya Minta Diselesaikan secara Kekeluargaan

Pegawai Honorer Dilecehkan Oknum PNS, Lapor Polisi Walau BPN Tasikmalaya Minta Diselesaikan secara Kekeluargaan

Regional
Tiap Kelurahan di DI Yogyakarta Dapat Akan Dana Penanggulangan Covid-19 Rp 50 Juta dari Danais

Tiap Kelurahan di DI Yogyakarta Dapat Akan Dana Penanggulangan Covid-19 Rp 50 Juta dari Danais

Regional
Tambah 566, Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19

Tambah 566, Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19

Regional
Gelombang Pantai Selatan Jawa Tinggi, Nelayan di Gunungkidul Pilih Tak Melaut

Gelombang Pantai Selatan Jawa Tinggi, Nelayan di Gunungkidul Pilih Tak Melaut

Regional
Bupati Lindra Temukan Sejumlah Kejanggalan dalam Penyaluran Bansos di Tuban

Bupati Lindra Temukan Sejumlah Kejanggalan dalam Penyaluran Bansos di Tuban

Regional
Pasutri Korban Penganiayaan Satpol PP Bantah Serobot Makam Pahlawan

Pasutri Korban Penganiayaan Satpol PP Bantah Serobot Makam Pahlawan

Regional
Pemuda Ini Ditangkap karena Hina Profesi Wartawan, Polisi: Pelaku Mengakui dan Minta Maaf

Pemuda Ini Ditangkap karena Hina Profesi Wartawan, Polisi: Pelaku Mengakui dan Minta Maaf

Regional
BOR Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Semarang Turun, tapi ICU Masih Penuh

BOR Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Semarang Turun, tapi ICU Masih Penuh

Regional
Polda Jatim Pantau Aktivitas Calo Plasma Konvalesen di Media Sosial

Polda Jatim Pantau Aktivitas Calo Plasma Konvalesen di Media Sosial

Regional
Terlibat Jual Beli Surat PCR Palsu, Oknum PNS Ditangkap, Sudah Beraksi 5 Kali

Terlibat Jual Beli Surat PCR Palsu, Oknum PNS Ditangkap, Sudah Beraksi 5 Kali

Regional
Banyak Warga Termakan Hoaks, Keterisian Tempat Isolasi Pasien Covid-19 di Wonogiri Minim

Banyak Warga Termakan Hoaks, Keterisian Tempat Isolasi Pasien Covid-19 di Wonogiri Minim

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X