Kiprah Gerakan Salon Masjid Cianjur, Bikin Jemaah Nyaman Tanpa Bayaran

Kompas.com - 20/04/2021, 09:06 WIB
Seorang anggota komunitas salon masjid sedang membersihkan sarana wudu di salah satu masjid di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (18/4/2021). KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANSeorang anggota komunitas salon masjid sedang membersihkan sarana wudu di salah satu masjid di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (18/4/2021).

Awalnya, mereka membersihkan masjid di lingkungan sekitar tempat tinggal mereka masing-masing.

Untuk lebih menggaungkan keberadaannya, komunitas ini aktif di media sosial untuk berbagi informasi dan kegiatan.

“Maksud tujuan dari kegiatan ini tentunya untuk memberi kenyamanan jemaah selama mereka di masjid, dan mengajak mereka terbiasa membersihkan masjid," ungkap Arif.

Tidak dipungut biaya

Bergerak di bidang sosial keagamaan, kegiatan salon masjid ini tentu tidak berharap imbalan apalagi bayaran.

Para pemuda yang berangkat dari berbagai profesi dan kalangan ini secara sukarela membersihkan tempat ibadah umat Islam tersebut.

Mereka mengajak masyarakat dan takmir masjid untuk tidak sungkan apabila membutuhkan tenaga mereka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Gratis, takmir masjid bisa menghubungi nomor kontak telepon atau berkomunikasi langsung lewat media sosial kami,” kata Arif.

Baca juga: Ramadhan, Madrasah Moderasi Agama

Biasanya, apabila ada permintaan bersih-bersih masjid, mereka akan mengutus 1-2 orang untuk survei lokasi, melihat situasi dan menentukan berapa jumlah anggota yang akan diterjunkan hingga menentukan alat yang dibutuhkan.

Arif menyebut, membersihkan masjid tidak bisa dilakukan sembarangan. Namun, harus ada teknik khusus.

Untuk itu, para anggota komunitas telah dibekali keterampilan khusus, seperti cara membersihkan kerak lantai keramik toilet, membersihkan karpet, kaca jendela dan lainnya.

“Dalam membersihkan tidak boleh asal-asalan, tidak asal sikat. Kita juga pakai cairan khusus,” ujar dia.

Anggota komunitas ini secara sukarela menggalang dana sendiri.

“Kita juga open donasi. Donatur tak hanya menyumbang dalam bentuk uang saja. Namun, ada juga berupa alat. Ini vacuum cleaner sumbangan dari donatur,” kata Arif.

Komunitas ini terus eksis dan berkembang. Berawal dari 15 orang anggota, kini jumlahnya bertambah menjdi 50 orang, termasuk cabang komunitas di luar daerah, yakni di Bandung.

“Anggota kita dari berbagai kalangan, ada pelajar, mahasiswa, karyawan swasta, PNS, pengusaha, mantan preman juga ada,” ucap Arif.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Alasan Kades di Bantul Minta Anaknya Kembalikan BLT Rp 600.000

Ini Alasan Kades di Bantul Minta Anaknya Kembalikan BLT Rp 600.000

Regional
Warga Maluku Tengah Akan Terima Bantuan PPKM dari Pemerintah, Ada Beras hingga Uang Tunai

Warga Maluku Tengah Akan Terima Bantuan PPKM dari Pemerintah, Ada Beras hingga Uang Tunai

Regional
Cerita Warga Solo Rela Antre Demi Isi Ulang Tabung Oksigen Gratis: Sangat Membantu Sekali...

Cerita Warga Solo Rela Antre Demi Isi Ulang Tabung Oksigen Gratis: Sangat Membantu Sekali...

Regional
Istri yang Siram Suaminya dengan Minyak Panas Ditangkap Polisi

Istri yang Siram Suaminya dengan Minyak Panas Ditangkap Polisi

Regional
Video Viral Preman yang Palak Sopir Truk Dibentak-bentak, Ternyata Korban Lebih Galak

Video Viral Preman yang Palak Sopir Truk Dibentak-bentak, Ternyata Korban Lebih Galak

Regional
Kronologi Istri Siram Minyak Panas ke Suami, Kesal Disuruh Goreng Ikan

Kronologi Istri Siram Minyak Panas ke Suami, Kesal Disuruh Goreng Ikan

Regional
Pencuri Ternak Bawa Senpi Dibekuk Polisi, Berawal Warga Kerap Dengar Bunyi Letusan dari Dalam Hutan

Pencuri Ternak Bawa Senpi Dibekuk Polisi, Berawal Warga Kerap Dengar Bunyi Letusan dari Dalam Hutan

Regional
Ini Ciri-ciri Perampok Bersenjata Bermodus Penggerebekan Buronan Narkoba di Tasikmalaya

Ini Ciri-ciri Perampok Bersenjata Bermodus Penggerebekan Buronan Narkoba di Tasikmalaya

Regional
Ular Sanca hingga Kura-kura Mati Terbakar akibat Karhutla di Riau

Ular Sanca hingga Kura-kura Mati Terbakar akibat Karhutla di Riau

Regional
Sempat Memulasara Jenazah Tanpa Prokes, Dua RT Langsung Di-lockdown

Sempat Memulasara Jenazah Tanpa Prokes, Dua RT Langsung Di-lockdown

Regional
Saat Bagikan Nasi Bungkus, Wagub Sumut Temukan Warga Aceh yang Tinggal di Kolong Jembatan

Saat Bagikan Nasi Bungkus, Wagub Sumut Temukan Warga Aceh yang Tinggal di Kolong Jembatan

Regional
Cerita Rudi Fajar Pinjamkan Oximeter kepada Warga Pekanbaru yang Isolasi Mandiri

Cerita Rudi Fajar Pinjamkan Oximeter kepada Warga Pekanbaru yang Isolasi Mandiri

Regional
Lurah Ini Tak Terima Anaknya Dapat BLT, Bantuan Diserahkan ke Warga yang Membutuhkan

Lurah Ini Tak Terima Anaknya Dapat BLT, Bantuan Diserahkan ke Warga yang Membutuhkan

Regional
Seorang Pengantin Wanita Mendadak Pingsan Saat Dirias lalu Meninggal

Seorang Pengantin Wanita Mendadak Pingsan Saat Dirias lalu Meninggal

Regional
Bantul Berduka, Nakes yang Sedang Hamil 7 Bulan Meninggal karena Covid-19

Bantul Berduka, Nakes yang Sedang Hamil 7 Bulan Meninggal karena Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X