Kiprah Gerakan Salon Masjid Cianjur, Bikin Jemaah Nyaman Tanpa Bayaran

Kompas.com - 20/04/2021, 09:06 WIB
Sejumlah anggota komunitas salon masjid sedang membersihkan masjid di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (18/4/2021). KOMPAS.com/FIRMAN TAUFIQURRAHMANSejumlah anggota komunitas salon masjid sedang membersihkan masjid di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (18/4/2021).

CIANJUR, KOMPAS.com - Banyak cara bisa dilakukan untuk mendulang kebaikan di bulan penuh berkah Ramadhan.

Salah satunya seperti yang dikerjakan sekelompok anak muda di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat ini.

Sejak hari pertama Ramadhan, komunitas yang mengatasnamakan diri Kawan Ukhuwah ini menyisir sejumlah masjid untuk dibersihkan.

Baca juga: Dana Hibah Ponpes Rp 117 Miliar Dikorupsi, Gubernur Banten: Kok Tega, Itu Zalim

Kegiatan tersebut dinamakan salon masjid, kegiatan sosial yang telah berjalan dalam 3 tahun terakhir.

Pendiri Kawan Ukhuwah Arif Munawar (31) mengatakan, salon masjid adalah kegiatan bersih-bersih masjid dan lingkungan sekitarnya.

Kegiatan tersebut salah satunya dilakukan di Masjid Al Mukhlishin, Desa Bojong, Cianjur, Minggu (18/4/2021).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berbekal vacuum cleaner, sapu, lap kaca dan lantai, kemoceng, sikat serta cairan pembersih dan peralatan lainnya, puluhan anak muda sibuk membersihkan masjid.

Kegiatan diawali dengan tausiah dan shalat sunah dua rakaat secara berjamaah.

“Sebelum membersihkan masjid, diri kita juga tentu harus bersih dulu, biar ikhlas," ucap Arif saat diwawancarai Kompas.com di sela kegiatan, Minggu.

Baca juga: 4 Fakta Baru, Penganiaya Perawat Kembali Dilaporkan hingga Hasil Investigasi Keluar

Dalam kegiatan tersebut, anggota dibagi ke dalam 3 tim. Ada yang bertugas membersihkan tempat shalat dan mimbar, halaman dan lingkungan sekitar masjid, serta di area WC atau toilet dan tempat wudu.

“Maksimal butuh 2 jam untuk kegiatannya. Tapi, tergantung kondisi dan besar kecilnya masjid, terutama kondisi tempat wudu dan toiletnya," kata Arif.

Sepanjang bulan Ramadhan ini, mereka akan keliling ke sejumlah masjid untuk bersih-bersih.

Sejak komunitas ini terbentuk, mereka telah membersihkan 50 masjid di wilayah Cianjur.

Awal mula terbentuk

Arif menceritakan, aksi sosial ini berangkat dari keprihatian anggota komunitas yang melihat bahwa masih ada masjid yang kurang terawat dari segi kebersihan, terutama di bagian toilet dan tempat wudu.

Ia pun kemudian berinisiatif membentuk komunitas dan mengajak rekan-rekan sejawatnya untuk berbuat sesuatu.

“Daripada anak-anak nongkrong tidak jelas, ayolah kita bersih-bersih masjid. Awalnya dari sana. Alhamdulilah sekarang masih berjalan,“ ucap Arif.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Stok Vaksin di Kabupaten Belitung Habis, Vaksinasi Dihentikan Sementara

Stok Vaksin di Kabupaten Belitung Habis, Vaksinasi Dihentikan Sementara

Regional
Banyuwangi Belum Larang Hajatan, Bupati: Nanti Ekonomi Berpengaruh

Banyuwangi Belum Larang Hajatan, Bupati: Nanti Ekonomi Berpengaruh

Regional
Dinkes Sebut Sudah Terjadi Transmisi Lokal Covid-19 Varian Delta di Jawa Timur

Dinkes Sebut Sudah Terjadi Transmisi Lokal Covid-19 Varian Delta di Jawa Timur

Regional
Penjelasan Polisi soal Sindikat Pencurian Anjing di Jayapura, Dijual Rp 500.000 Per Ekor

Penjelasan Polisi soal Sindikat Pencurian Anjing di Jayapura, Dijual Rp 500.000 Per Ekor

Regional
Sapa Aruh Sultan HB X: Implementasi PPKM Mikro Belum Berjalan Maksimal

Sapa Aruh Sultan HB X: Implementasi PPKM Mikro Belum Berjalan Maksimal

Regional
Jual Organ Harimau, Pria di Bengkulu Ditangkap Polisi, Barang Bukti dari Kulit hingga Kepala Disimpan di Kardus

Jual Organ Harimau, Pria di Bengkulu Ditangkap Polisi, Barang Bukti dari Kulit hingga Kepala Disimpan di Kardus

Regional
Massa Rusak Pagar Pembatas Jembatan Suramadu Sisi Surabaya, Polisi: Akan Diproses Hukum

Massa Rusak Pagar Pembatas Jembatan Suramadu Sisi Surabaya, Polisi: Akan Diproses Hukum

Regional
Varian Delta Masuk Jabar, Kasus Terbanyak di Karawang, Ini Kata Ridwan Kamil

Varian Delta Masuk Jabar, Kasus Terbanyak di Karawang, Ini Kata Ridwan Kamil

Regional
Pengendara yang Melintas di Suramadu Wajib Tunjukkan SIKM dan SKS, atau Harus Pilih Ini

Pengendara yang Melintas di Suramadu Wajib Tunjukkan SIKM dan SKS, atau Harus Pilih Ini

Regional
Viral, Video 100 Pengendara Terobos Pemeriksaan Swab dan Dorong Petugas di Pos Penyekatan Suramadu, Ini Penjelasan Satgas Covid-19

Viral, Video 100 Pengendara Terobos Pemeriksaan Swab dan Dorong Petugas di Pos Penyekatan Suramadu, Ini Penjelasan Satgas Covid-19

Regional
Kasus Covid-19 Sumedang Naik, Mantan Napi Terorisme Ikut Terpapar dan Meninggal

Kasus Covid-19 Sumedang Naik, Mantan Napi Terorisme Ikut Terpapar dan Meninggal

Regional
Brimob Gadungan Ditangkap Setelah Bawa Kabur Mobil Korban, Ini Modusnya

Brimob Gadungan Ditangkap Setelah Bawa Kabur Mobil Korban, Ini Modusnya

Regional
Mati Mendadak, 1,5 Ton Ikan Nila di Waduk Gajah Mungkur Dikubur, Pemilik Rugi Puluhan Juta Rupiah

Mati Mendadak, 1,5 Ton Ikan Nila di Waduk Gajah Mungkur Dikubur, Pemilik Rugi Puluhan Juta Rupiah

Regional
8 Kabupaten dan Kota di NTT Dilanda Kekeringan Ekstrem

8 Kabupaten dan Kota di NTT Dilanda Kekeringan Ekstrem

Regional
Dibebaskan Polisi, Pemuda yang Tantang Pegang Mayat Pasien Covid Minta Maaf dan Mengaku Menyesal

Dibebaskan Polisi, Pemuda yang Tantang Pegang Mayat Pasien Covid Minta Maaf dan Mengaku Menyesal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X