Pengendara Motor yang Masturbasi di Tepi Jalan Tidak Ditahan, Ini Alasan Polisi

Kompas.com - 20/04/2021, 06:41 WIB

GUNUNGSITOLI, KOMPAS.com – Sebuah video yang memperlihatkan seorang pengendara motor sedang masturbasi di tepi jalan di Gunungsitoli, Nias, Sumatera Utara, viral di media sosial.

Penyidik Kepolisian Resor Nias kemudian menangkap YEH (35), pria yang melakukan masturbasi dalam video tersebut.

Namun, polisi tidak melakukan penahanan terhadap YEH.

Baca juga: Viral, Video Pengendara Motor Masturbasi di Tepi Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Selama menjalani proses hukum, YEH di bawah pengawasan polisi dan keluarg.

Sebab, menurut informasi dari keluarga, pelaku pernah mengalami kecelakan di bagian kepala dan sering sakit.

Pelaku juga diduga mengalami gangguan kejiwaan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Nias AKP Rudianto Silalahi mengatakan, pihaknya masih melanjutkan proses hukum terhadap YEH.

Menurut dia, penyidik akan melakukan pendalaman, salah satunya dengan meminta bantuan psikiater untuk memeriksa kejiwaan YEH yang telah membuat resah warga Kota Gunungsitoli tersebut.

"Kita rencanakan akan lakukan pemeriksaan konseling maupun psikiaternya," kata Rudianto di Mapolres Nias, Senin (19/4/2021).

Baca juga: Penganiaya Perawat Kembali Dilaporkan ke Polisi untuk Kasus Berbeda

 

Berdasarkan pemeriksaan sementara, YEH (35) nekat melakukan masturbasi di tempat umum lantaran muncul hasrat seksual saat sedang berkendara menuju rumahnya.

Pelaku awalnya meminum tuak kampung di tepi pantai.

Kemudian dalam perjalanan pulang, pelaku melihat ada 3 orang perempuan.

YEH yang berada di atas motor kemudian langsung mengeluarkan alat kelaminnya dan melakukan masturbasi.

Baca juga: Panik Usai Melukai Sopir Taksi Online, Begal Ini Malah Bawa Korban ke Hotel

Polisi sudah mengumpulkan sejumlah keterangan saksi dan mendapatkan barang bukti berupa rekaman video.

Polisi menilai, YEH melanggar Pasal 36 jo Pasal 10 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

“Dia mempertontonkan diri atau orang lain dalam pertunjukkan atau di muka umum bermuatan pornografi, sehingga dapat dikenakan pasal tersebut dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 15 tahun," ujar Rudianto.

Menurut Rudianto, YEH akan terus diperiksa meski tidak mendekam di Rutan Mapolres Nias.

"Dia tidak ditahan selama menjalani penyidikan dan proses hukum yang berlaku tetap berjalan sesuai pasal yang disangkakan," ujar Rudianto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Karut Marut Pengelolaan Sampah di Kabupaten Bandung, DLH Sebut karena Kurangnya Armada Angkut

Karut Marut Pengelolaan Sampah di Kabupaten Bandung, DLH Sebut karena Kurangnya Armada Angkut

Regional
Ugal-ugalan di Jalan Sempit, Truk Serempet Belasan Pengendara Motor di Lampung

Ugal-ugalan di Jalan Sempit, Truk Serempet Belasan Pengendara Motor di Lampung

Regional
Kontak Tembak Terjadi di Intan Jaya, KKB Bakar Fasilitas Umum dan Rumah Warga

Kontak Tembak Terjadi di Intan Jaya, KKB Bakar Fasilitas Umum dan Rumah Warga

Regional
Divonis 6 bulan, Habib Bahar Teriak Merdeka: Masih Ada Keadilan di Indonesia

Divonis 6 bulan, Habib Bahar Teriak Merdeka: Masih Ada Keadilan di Indonesia

Regional
Kisah Cinta Saudagar Arab dan Gadis Tionghoa dari Baju Paksian yang Dipakai Jokowi

Kisah Cinta Saudagar Arab dan Gadis Tionghoa dari Baju Paksian yang Dipakai Jokowi

Regional
Gubernur Riau Tanggapi Mobil Mewah Ikut Antre Beli Solar Subsidi

Gubernur Riau Tanggapi Mobil Mewah Ikut Antre Beli Solar Subsidi

Regional
Pria Lulusan SD di Banjarnegara Produksi Catur Raksasa Hampir Setinggi Orang Dewasa, Dijual hingga Luar Negeri

Pria Lulusan SD di Banjarnegara Produksi Catur Raksasa Hampir Setinggi Orang Dewasa, Dijual hingga Luar Negeri

Regional
Sederet Fakta Penggeledahan Rumah Ferdy Sambo di Magelang, Dijaga Ketat dan Berlangsung 3,5 Jam

Sederet Fakta Penggeledahan Rumah Ferdy Sambo di Magelang, Dijaga Ketat dan Berlangsung 3,5 Jam

Regional
Kronologi 5 Pelaut Indonesia Tiba di Kapal Berbendera Timor Leste, Tak Digaji, dan 3 Bulan Terjebak di Somaliland

Kronologi 5 Pelaut Indonesia Tiba di Kapal Berbendera Timor Leste, Tak Digaji, dan 3 Bulan Terjebak di Somaliland

Regional
Ternyata, Gorontalo Mendeklarasikan Kemerdekaan Lebih Dulu dari Proklamasi 17 Agustus 1945

Ternyata, Gorontalo Mendeklarasikan Kemerdekaan Lebih Dulu dari Proklamasi 17 Agustus 1945

Regional
Simpan Sabu Dalam Bra, Wanita Asal Kupang Ditangkap

Simpan Sabu Dalam Bra, Wanita Asal Kupang Ditangkap

Regional
Cerita Adi Ismanto Selamatkan Anggrek Langka, Diancam Dibunuh hingga Ditawari Uang Ratusan Juta Rupiah

Cerita Adi Ismanto Selamatkan Anggrek Langka, Diancam Dibunuh hingga Ditawari Uang Ratusan Juta Rupiah

Regional
Kisah Heroik Sandi, Siswa Kelas VI yang Naiki Gantangan Burung untuk Kibarkan Bendera Macet Saat Dikerek

Kisah Heroik Sandi, Siswa Kelas VI yang Naiki Gantangan Burung untuk Kibarkan Bendera Macet Saat Dikerek

Regional
Pria di Riau Timbun Solar Subsidi dengan Cara Modifikasi Tangki Mobil

Pria di Riau Timbun Solar Subsidi dengan Cara Modifikasi Tangki Mobil

Regional
Self Photo Studio, Konsep Foto Unik ala Korea yang Digandrungi Kalangan Muda Semarang

Self Photo Studio, Konsep Foto Unik ala Korea yang Digandrungi Kalangan Muda Semarang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.