Kesaksian Warga soal Fenomena Danau Baru di Kupang: Rasakan Getaran di Lokasi Mata Air

Kompas.com - 20/04/2021, 04:26 WIB
Ambrosius Anone, warga Sikumana, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur Minggu (18/4/2021) menunjuk bentangan danau yang baru terbentuk setelah terjadi bencana alam badai siklon tropis Seroja. (ANTARA/BENNY JAHANG)Ambrosius Anone, warga Sikumana, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur Minggu (18/4/2021) menunjuk bentangan danau yang baru terbentuk setelah terjadi bencana alam badai siklon tropis Seroja.

KOMPAS.com - Munculnya danau baru dengan panjang lebih kurang 200 meter pasca-badai Siklon Seroja di Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa Kota Kupang, membuat takjub sekaligus khawatir sejumlah warga setempat.

Menurut, Mikhael Lakapu, warga RT 014, danau tersebut memiliki tujuh mata air yang terletak di tebing.

Setekah diterjang badai, mata air tersebut mengeluarkan air yang lebih banyak dan mengalir ke lahan yang awalnya kebun sayur.

"Awalnya itu ada getaran di dekat mata air, habis itu langsung keluar air besar, akhirnya sampai meluap di kebun sayur itu," tutur Mikhael, dilansir dari Pos Kupang.

Baca juga: Cerita Istri Pria yang Aniaya Perawat di RS Siloam: Jujur, Sejak Awal Sikap Suster Tidak Enak

Sementara itu, hal senada juga diungkapkan oleh Bendelina Taolin, Minggu (18/4/2021).

"Ini dulu kebun sayur, tanah rata, jadi orang biasa timba air siram sayur. Setelah hujan angin besar itu, mata air pecah ada lari datang ni, rendam semua," ujarnya.

Puluhan rumah terendam

Danau muncul di wilayah RT 14, Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), usai Badai SerojaKOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BERE Danau muncul di wilayah RT 14, Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), usai Badai Seroja

Menurut Mikhael, danau baru telah merendam 20 rumah warga. Warga juga khawatir jika danau tersebut akan tiba-tiba meluap.

Menurutnya, danau itu telah menenggelamkan lima sumur milik warga, termasuk beberapa kandang ternak sapi dan babi.

Warga yang khawatir pun akhirnya memilih mengungsi.

"Sekitar 20 orang di sebelah situ, ada yang sudah mengungsi ke tetangga punya rumah," jelas Mikhael.

Baca juga: Istri Terinfeksi Covid-19, Ridwan Kamil: I Love You, Get Well Soon

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bahan Petasan yang Meledak di Kebumen Diduga Dibeli secara Online dari Pati

Bahan Petasan yang Meledak di Kebumen Diduga Dibeli secara Online dari Pati

Regional
Korban Kecelakaan Terseret Mobil hingga 8 Kilometer, Sopir Diduga Kabur Usai Dihentikan Warga

Korban Kecelakaan Terseret Mobil hingga 8 Kilometer, Sopir Diduga Kabur Usai Dihentikan Warga

Regional
Penjelasan BMKG soal Pemutakhiran Data Gempa di Nias Jadi Bermagnitudo 6,7

Penjelasan BMKG soal Pemutakhiran Data Gempa di Nias Jadi Bermagnitudo 6,7

Regional
Cerita Pekerja Migran Asal Blitar, Rayakan Lebaran di Rumah Isolasi Covid-19

Cerita Pekerja Migran Asal Blitar, Rayakan Lebaran di Rumah Isolasi Covid-19

Regional
Kronologi Seorang Warga Tewas Mengenaskan Terseret Mobil Milik Perusahaan Taksi Sejauh 8 Km

Kronologi Seorang Warga Tewas Mengenaskan Terseret Mobil Milik Perusahaan Taksi Sejauh 8 Km

Regional
Mudik Pakai Perahu, Dua Warga Tewas Tenggelam, Satu dalam Pencarian

Mudik Pakai Perahu, Dua Warga Tewas Tenggelam, Satu dalam Pencarian

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 14 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 14 Mei 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 14 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 14 Mei 2021

Regional
Pedagang Menjerit, Hanya 40 Peziarah Kunjungi Makam Bung Karno di Lebaran Hari Kedua

Pedagang Menjerit, Hanya 40 Peziarah Kunjungi Makam Bung Karno di Lebaran Hari Kedua

Regional
Bangunan Proyek Panas Bumi di Mandailing Natal Terbakar

Bangunan Proyek Panas Bumi di Mandailing Natal Terbakar

Regional
Ada 15 Kali Gempa Susulan Pascagempa di Nias Barat, Tidak Berpotensi Tsunami

Ada 15 Kali Gempa Susulan Pascagempa di Nias Barat, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Terungkap, Mobil yang Seret Warga hingga 8 Km Ternyata Milik Perusahaan Taksi di Jakarta

Terungkap, Mobil yang Seret Warga hingga 8 Km Ternyata Milik Perusahaan Taksi di Jakarta

Regional
Fakta Baru Ledakan Petasan di Kebumen, Diduga Peracik Merokok, Korban Bertambah

Fakta Baru Ledakan Petasan di Kebumen, Diduga Peracik Merokok, Korban Bertambah

Regional
Dedi Mulyadi: Mana yang Lebih Timbulkan Risiko Covid-19, Tempat Wisata atau Ziarah Kubur?

Dedi Mulyadi: Mana yang Lebih Timbulkan Risiko Covid-19, Tempat Wisata atau Ziarah Kubur?

Regional
Pengendara Motor Berbonceng 4 Tabrak Rumah, 3 Tewas Termasuk Bocah 4 dan 7 Tahun

Pengendara Motor Berbonceng 4 Tabrak Rumah, 3 Tewas Termasuk Bocah 4 dan 7 Tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X