ASN Jateng Nekat Mudik Lebaran Bakal Diberi Sanksi Potong Tunjangan

Kompas.com - 19/04/2021, 17:06 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

SEMARANG, KOMPAS.com - Aparatur sipil negara (ASN) di Jawa Tengah yang nekat mudik atau bepergian selama libur Lebaran tahun ini bakal terancam pemotongan penghasilan tunjangan.

Bahkan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan sanksi tegas kepada ASN berupa penurunan pangkat ataupun pencopotan jabatan.

Peraturan itu diberlakukan supaya ASN bisa memberikan contoh kepada masyarakat sehingga penyebaran Covid-19 di Jawa Tengah dapat diminimalisir.

Baca juga: Merespons Pernyataan Ganjar, Satgas Tegaskan Larangan Mudik Berlaku 6-17 Mei

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan apabila ada ASN yang masih nekat mudik atau bepergian ke luar kota akan dikenakan sanksi.

"Sanksinya sudah kita urutkan sanksi berat, sedang dan ringan. Bisa sampai penurunan pangkat. Itu sangat bisa (pemotongan tunjangan) wong aturannya sudah ada. Tinggal melaksanakan," jelas Ganjar di kantornya, Senin (19/4/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kendati demikian, ASN yang hendak bepergian karena ada urusan mendesak akan diperbolehkan asalkan sudah mendapatkan izin dari atasan.

"Pokoknya kita udah perintahkan kalau mereka mau bepergian harus izin dan izinnya kepala dinas. Kalau nekat mudik kita kenai sanksi," ujarnya.

Baca juga: Ganjar Minta Kepala Daerah di Jateng Satu Suara soal Larangan Mudik

Sebagai informasi, pemerintah memberlakukan larangan mudik lebaran pada 2021.

Seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan keluarga bahkan dilarang bepergian ke luar daerah mulai 6-17 Mei 2021.

Ketentuan perihal larangan mudik bagi ASN tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) No. 8/2021 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Daerah dan/atau Mudik dan/atau Cuti Bagi Pegawai ASN dalam Masa Pandemi Covid-19.

SE No. 8/2021 tersebut ditandatangani oleh MenPANRB pada 7 April 2021. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi di Kabupaten Tangerang Masih Diminta Bawa Fotokopi KTP, Ini Alasannya

Vaksinasi di Kabupaten Tangerang Masih Diminta Bawa Fotokopi KTP, Ini Alasannya

Regional
Wali Kota Kediri: Isoman di Rumah Tak Selalu Aman, di RS Diawasi Nakes

Wali Kota Kediri: Isoman di Rumah Tak Selalu Aman, di RS Diawasi Nakes

Regional
Mari Bantu Perjuangan Wisnu Penuhi Kebutuhan Warga Isoman

Mari Bantu Perjuangan Wisnu Penuhi Kebutuhan Warga Isoman

Regional
Patung Tani dan Pancasila di Polewali Dihancurkan Orang Tak Dikenal

Patung Tani dan Pancasila di Polewali Dihancurkan Orang Tak Dikenal

Regional
Cerita di Balik Pasien Covid-19 Diikat, Diseret, dan Dipukuli, Berawal Peluk Warga Setelah Tahu Positif Corona

Cerita di Balik Pasien Covid-19 Diikat, Diseret, dan Dipukuli, Berawal Peluk Warga Setelah Tahu Positif Corona

Regional
Cerita Pelatih soal Perjuangan Windy Cantika, Pernah Dilarang Pacaran

Cerita Pelatih soal Perjuangan Windy Cantika, Pernah Dilarang Pacaran

Regional
Gubernur Gorontalo Ancam Kepala Daerah yang Belum Bayar Insentif Nakes

Gubernur Gorontalo Ancam Kepala Daerah yang Belum Bayar Insentif Nakes

Regional
Pasien Covid-19 Diikat, Diseret, hingga Dipukuli dengan Kayu oleh Warga, Ini Kata Polisi

Pasien Covid-19 Diikat, Diseret, hingga Dipukuli dengan Kayu oleh Warga, Ini Kata Polisi

Regional
Windy Cantika Besar di Keluarga Atlet, Begini Cerita Orangtuanya

Windy Cantika Besar di Keluarga Atlet, Begini Cerita Orangtuanya

Regional
Antisipasi Padatnya Antrean Vaksinasi, Pemkot Kediri Gunakan E-Tiket

Antisipasi Padatnya Antrean Vaksinasi, Pemkot Kediri Gunakan E-Tiket

Regional
Baru 2 Daerah yang Salurkan BLT, Gubernur Sumut: Segerakan, Masyarakat Sangat Membutuhkan

Baru 2 Daerah yang Salurkan BLT, Gubernur Sumut: Segerakan, Masyarakat Sangat Membutuhkan

Regional
Pekanbaru Terapkan PPKM Level IV, Ini Aturan Lengkapnya

Pekanbaru Terapkan PPKM Level IV, Ini Aturan Lengkapnya

Regional
Cerita Bob Gratiskan Hotel Miliknya Jadi Tempat Isoman: Anak Istri Pernah Terpapar dalam Kondisi antara Hidup dan Mati

Cerita Bob Gratiskan Hotel Miliknya Jadi Tempat Isoman: Anak Istri Pernah Terpapar dalam Kondisi antara Hidup dan Mati

Regional
Hervy dan Dwita Wakili Riau, Terpilih sebagai Paskibraka Nasional, Ini Profilnya

Hervy dan Dwita Wakili Riau, Terpilih sebagai Paskibraka Nasional, Ini Profilnya

Regional
[POPULER NUSANTARA] Oknum Polisi Dihajar Massa hingga Tak Sadarkan Diri | Pasien Covid-19 Dianiaya Warga

[POPULER NUSANTARA] Oknum Polisi Dihajar Massa hingga Tak Sadarkan Diri | Pasien Covid-19 Dianiaya Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X