Kejati Geledah Gudang Biro Kesra Banten Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes

Kompas.com - 19/04/2021, 16:57 WIB
Kejati Banten melakukan penggeledahan untuk mencari barang bukti kasus dugaan korupsi dana hibah pondok pesantren tahun 2020 senilai Rp117 miliar, Senin (19/4/2021). KOMPAS.com/RASYID RIDHOKejati Banten melakukan penggeledahan untuk mencari barang bukti kasus dugaan korupsi dana hibah pondok pesantren tahun 2020 senilai Rp117 miliar, Senin (19/4/2021).

SERANG, KOMPAS.com - Kejaksaan Tinggi Banten menggeledah gudang arsip milik Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Banten di lantai dasar Masjid Al Bantani, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang.

Penggeledahan yang dilakukan oleh penyidik pidana khusus (Pidsus) Kejati Banten itu untuk mencari barang bukti tambahan terkait dugaan korupsi dana hibah pondok pesantren dari Pemprov Banten senilai Rp 117 miliar pada 2020.

Hasil penggeledahan selama 2 jam, penyidik membawa ribuan berkas berupa proposal pengajuan hibah dan dokumen lainnya yang ada kaitannya dengan kasus yang sedang ditangani.

Baca juga: Ada 16 Titik Penyekatan Mudik di Banten, Ini Lokasinya

Koordinator Pidsus Kejati Banten Febrianda mengatakan, penggeledahan ini untuk penyelidikan lebih lanjut.

"Penggeledahan ini dilakukan agar mendapat bukti-bukti, untuk pengembangan kasus," kata Febrianda didampingi Kasipenkum Kejati Banten Ivan Siahaan kepada wartawan usai penggeledahan, Senin (19/4/2021).

Baca juga: Penganiaya Perawat Kembali Dilaporkan ke Polisi untuk Kasus Berbeda

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Febrianda menjelaskan, karena masih banyaknya dokumen yang belum dibawa, petugas  melakukan penyegalan terhadap gudang arsip milik Biro Kesra Banten.

"Dokumen yang kita amankan ada proposal dan LPJ, serta dokumen-dokumen lainnya yang terkait. Banyak sekali, belum sempat kita bawa semua, kita ambil beberapa sampel, tempatnya kita segel," ujar Febrianda.

Rencananya, penyidik akan melakukan penggeledahan di tempat lainnya untuk mencari barang bukti tambahan.

Misalnya di Kantor Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DP3KAD) Banten yang ada di komplek KP3B.

"Setelah ini kemungkinan kita akan ke DPPKAD mencari dokumen pencairannya," kata dia.

Baca juga: Panik Usai Melukai Sopir Taksi Online, Begal Ini Malah Bawa Korban ke Hotel

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Paman Saya yang Positif Covid-19 Diikat, Diseret dan Dipukuli Masyarakat seperti Binatang'

"Paman Saya yang Positif Covid-19 Diikat, Diseret dan Dipukuli Masyarakat seperti Binatang"

Regional
Menangis Ingin Buang Air Kecil, Balita Usia 3,5 Tahun Dipukuli Ayahnya hingga Tewas

Menangis Ingin Buang Air Kecil, Balita Usia 3,5 Tahun Dipukuli Ayahnya hingga Tewas

Regional
Viral, Video Pria Positif Covid-19 Diikat, Diseret dan Dipukuli Warga di Kabupaten Toba

Viral, Video Pria Positif Covid-19 Diikat, Diseret dan Dipukuli Warga di Kabupaten Toba

Regional
Dilempari, Dipukul, dan Dibanting, Tim Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 Maafkan Para Pelaku

Dilempari, Dipukul, dan Dibanting, Tim Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 Maafkan Para Pelaku

Regional
Mencari Jejak Agnes, Bocah 6 Tahun yang Hilang di Bukit Jin Dumai

Mencari Jejak Agnes, Bocah 6 Tahun yang Hilang di Bukit Jin Dumai

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 24 Juli 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 24 Juli 2021

Regional
Kuliah di Al Azhar Mesir, Mahasiswa Ini Meninggal Ditabrak Mobil, Bupati: Dia Kebanggaan Karawang...

Kuliah di Al Azhar Mesir, Mahasiswa Ini Meninggal Ditabrak Mobil, Bupati: Dia Kebanggaan Karawang...

Regional
Baliho Puan Maharani Dicoreti 'Open BO', Polda Jatim Lakukan Penyelidikan

Baliho Puan Maharani Dicoreti "Open BO", Polda Jatim Lakukan Penyelidikan

Regional
Anggota DPRD Bantah Tembok Pintu Rumah Tahfiz karena Risih Dengar Suara Ngaji, Ngaku Paham Agama

Anggota DPRD Bantah Tembok Pintu Rumah Tahfiz karena Risih Dengar Suara Ngaji, Ngaku Paham Agama

Regional
Oknum Aparat Keamanan yang Kawal Selebgram Aceh Herlin Kenza Diberi Sanksi Berat

Oknum Aparat Keamanan yang Kawal Selebgram Aceh Herlin Kenza Diberi Sanksi Berat

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 24 Juli 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 24 Juli 2021

Regional
Beredar Foto Jadwal Vaksinasi Keliling di Lampung, Warga Serbu Lokasi, Polres Sebut Hoaks

Beredar Foto Jadwal Vaksinasi Keliling di Lampung, Warga Serbu Lokasi, Polres Sebut Hoaks

Regional
Detik-detik Nelayan di NTT Tewas Saat Dorong Perahunya ke Laut

Detik-detik Nelayan di NTT Tewas Saat Dorong Perahunya ke Laut

Regional
Aksi Vandalisme Coretan 'Open BO' di Baliho Puan Maharani, Polisi Turun Tangan

Aksi Vandalisme Coretan "Open BO" di Baliho Puan Maharani, Polisi Turun Tangan

Regional
Tak Terima Korban Kecelakaan Disebut Covid-19, Keluarga Lapor ke Polda Riau

Tak Terima Korban Kecelakaan Disebut Covid-19, Keluarga Lapor ke Polda Riau

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X