Wanita dengan Mulut Disumpal Kain Dibunuh, Motif Pelaku Dendam Dicaci Korban

Kompas.com - 19/04/2021, 14:06 WIB

BULELENG, KOMPAS.com - Polisi akhirnya menangkap terduga pelaku pembunuhan wanita berinisial KM (66).

Korban ditemukan tewas di rumahnya dengan kondisi mulut disumpal kain, di Jalan Pulau Natuna, Kelurahan Penarukan, Buleleng, Bali, Senin (29/3/2021).

"Korban seorang perawan tua yang tinggal sendirian di TKP sambil berjualan makanan dan minuman ringan," kata Kapolsek Singaraja Kompol Dewa Ketut Darma Aryawan, dalam keterangan tertulis, Senin (19/4/2021).

Setelah dua pekan pengejaran, akhirnya polisi menangkap tersangka pembunuhan ini, pada Minggu (18/4/2021).

Baca juga: Nenek 66 Tahun Tewas dengan Mulut Disumpal Kain, Ponsel Korban Hilang

Penangkapan pelaku ini setelah polisi mengantongi ciri-cirinya dari rekaman CCTV di sekitar lokasi.

Dari rekaman CCTV, terlihat seorang laki-laki masuk ke dalam rumah korban pada 28 Maret 2021 dini hari.

Setelah didalami, pria dalam rekaman itu bernama YJ (29), asal Bojonegoro, Jawa Timur.

Setelah itu, polisi mencari dan menangkapnya di rumah bedeng bangunan ruko yang, di Jalan Pulau Natuna, Penarukan, Buleleng.

Lokasi itu hanya berjarak sekitar 20 meter dari lokasi kejadian. Kepada polisi, YJ mengaku membunuh korban.

"Mengakui bahwa memang benar dirinya yang telah melakukan pembunuhan terhadap korban," kata dia.

YJ mengaku membunuh korban karena dendam. Hal tersebut karena sebelumnya korban disebut berkata kasar kepada pelaku memakai bahasa Bali.

Cacian tersebut terjadi saat pelaku berbelanja di warung korban sekitar tiga hari sebelum kejadian pembunuhan.

Saat belanja itu, terjadi salah paham hingga korban mencaci pelaku. Setelah itu, pelaku menyimpan dendam dan masuk ke rumah korban pukul 02.00 Wita.

Pelaku masuk ke dalam rumah dengan memanjat pintu belakang.

Setelah di dalam rumah, pelaku menggedor-gedor dan memaksa membuka pintu kamar korban.

Korban lalu terbangun dan membuka pintu kamarnya. Setelah pintu kamar terbuka sedikit pelaku langsung mendorong pintu kamar dan membuat korban marah.

Korban lantas keluar kamar dan berteriak minta tolong. Korban lantas ditampar dan terjadi keributan.

Baca juga: Video Viral Turis Rusia Curi 5 Helm Dalam Semalam, Mengaku Mabuk dan Depresi

Hingga akhirnya didorong hingga terjatuh di lantai kamar dan kepala bagian belakang korban terbentur lantai.

Pelaku lantas mengikat tangan korban kebelakang dan mulut korban dengan menggunakan sebuah kain. Kemudian kabur meninggalkan korban menuju rumah bedeng.

Atas perbuatannya, pelaku diduga melanggar Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 351 Ayat(3) KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmi! UMP Banten 2023 Naik Menjadi Rp 2.661.280

Resmi! UMP Banten 2023 Naik Menjadi Rp 2.661.280

Regional
Aduan Lapor Mas Wali Gibran, Gerak Cepat 24 Jam Dinas Proses Aduan Masuk

Aduan Lapor Mas Wali Gibran, Gerak Cepat 24 Jam Dinas Proses Aduan Masuk

Regional
Dua Oknum Anggota Polisi di Tarakan Dipecat, Salah Satunya Divonis 18 Tahun Penjara akibat Narkoba

Dua Oknum Anggota Polisi di Tarakan Dipecat, Salah Satunya Divonis 18 Tahun Penjara akibat Narkoba

Regional
Cerita FX Rudy Kenalkan Jokowi Blusukan untuk Serap Aspirasi Masyarakat

Cerita FX Rudy Kenalkan Jokowi Blusukan untuk Serap Aspirasi Masyarakat

Regional
Cerita Gibran Serap Aspirasi lewat Media Sosial, Lebih Suka Pakai Twitter karena Gampang

Cerita Gibran Serap Aspirasi lewat Media Sosial, Lebih Suka Pakai Twitter karena Gampang

Regional
Nelayan Temukan 3 Kursi Bertuliskan 'Polisi Udara' di Tengah Laut, Diduga Milik Helikopter Polri yang Hilang Kontak di Belitung Timur

Nelayan Temukan 3 Kursi Bertuliskan "Polisi Udara" di Tengah Laut, Diduga Milik Helikopter Polri yang Hilang Kontak di Belitung Timur

Regional
Helikopter Polri yang Hilang Kontak Angkut 4 Anggota Polisi, Ini Daftar Namanya

Helikopter Polri yang Hilang Kontak Angkut 4 Anggota Polisi, Ini Daftar Namanya

Regional
Temui Warga Alor, Kabid Propam Polda NTT Beri Nomor WA supaya Melapor jika Ada Polisi Jadi Calo Penerimaan Casis Polri

Temui Warga Alor, Kabid Propam Polda NTT Beri Nomor WA supaya Melapor jika Ada Polisi Jadi Calo Penerimaan Casis Polri

Regional
Keroyok Seorang Kakek, Pemuda di Kupang Ditangkap Polisi

Keroyok Seorang Kakek, Pemuda di Kupang Ditangkap Polisi

Regional
Kronologi Helikopter Polri Hilang Kontak di Belitung Timur, Awalnya Terbang Beriringan, Tiba-tiba Tak Ada Kabar

Kronologi Helikopter Polri Hilang Kontak di Belitung Timur, Awalnya Terbang Beriringan, Tiba-tiba Tak Ada Kabar

Regional
Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 28 November 2022: Pagi Berawan, Siang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 28 November 2022: Pagi Berawan, Siang Hujan Ringan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Acara Pernikahan Kaesang-Erina di Puro Mangkunegaran Tanpa Upacara Adat | Cerita Korban Gempa Cianjur yang Selamat dari Timbunan Longsor

[POPULER NUSANTARA] Acara Pernikahan Kaesang-Erina di Puro Mangkunegaran Tanpa Upacara Adat | Cerita Korban Gempa Cianjur yang Selamat dari Timbunan Longsor

Regional
3 Perampok yang Bacok Korbannya di Riau Ditangkap, Satu Pelaku Dilumpuhkan Polisi

3 Perampok yang Bacok Korbannya di Riau Ditangkap, Satu Pelaku Dilumpuhkan Polisi

Regional
Nelayan Temukan Sandaran Kursi Helikopter Bertuliskan Polisi Udara di Laut Belitung Timur

Nelayan Temukan Sandaran Kursi Helikopter Bertuliskan Polisi Udara di Laut Belitung Timur

Regional
Curhat ke Teman Tidak Ditanggapi, Mahasiswi di Jember Nyaris Bunuh Diri, Psikolog: Depresi, Butuh Didengarkan

Curhat ke Teman Tidak Ditanggapi, Mahasiswi di Jember Nyaris Bunuh Diri, Psikolog: Depresi, Butuh Didengarkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.