Kanji Rumbi Kuliner Ramadhan Khas Aceh, Gunakan Banyak Rempah, Dipercaya Tingkatkan Imun Tubuh

Kompas.com - 18/04/2021, 16:20 WIB
Bubur Kanji Rumbi Dok. ShutterstockBubur Kanji Rumbi
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Tahun 2021, kanji rumbi kuliner khas Aceh kembali dibagikan untuk masyarakat, setelah tahun lalu sempat dihentikan karena pandemi Covid-19.

Kanji Rumbi adalah bubur dengan aneka rempah yang biasanya disajikan saat berbuka puasa.

Selama Ramadhan, biasanya pengurus Masjid Agung akan membagikan kanji rumbu secara gratis kepada masyarakat.

Baca juga: Tahun Lalu Ditiadakan, Masjid Islamic Center Lhokseumawe Kembali Bagikan Kanji Rumbi

Warga yang datang akan membawa wadah dari rumahnya untuk menerima bubur yang memiliki cita rasa istimewa.

Sebelum pandemi, biasanya ada 3.000 porsi yang dibagikan. Namun tahun ini mereka hanya menerima 1.500 porsi untuk mengurangi kerumuman .

“Kita mendapat izin dari pemerintah untuk membagikan kanji rumbi di tengah pandemi. Porsinya kita kurangi, hanya dua dandang besar atau 1.500 porsi dari sebelum pandemi sampai 3.000 porsi per hari,” kata Koordinator Umum Islamic Center Lhokseumawe Muslim Yusuf, Minggu (18/4/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Masyarakat mulai mengantre sejak pukul 17.30 WIB hingga waktu menjelang buka puasa.

"Kami ingin masyarakat patuh protokol kesehatan juga di lokasi pembagian kanji,” pungkasnya.

Baca juga: Bubur India, Sajian Buka Puasa di Masjid Jami Pekojan Semarang yang Tak Lekang oleh Zaman

Gunakan banyak rempah

Pekerja memasak kanji rumbi di Kompleks Islamic Center, Kota Lhokseumawe, Minggu (20/5/2018)KOMPAS.com/Masriadi Pekerja memasak kanji rumbi di Kompleks Islamic Center, Kota Lhokseumawe, Minggu (20/5/2018)
Untuk memasak kanji rumbi dibutuhkan banyak rempah mulai dari ketumbar, meruca, adas manis, pekak, kayu mnais, bawang merah, biji pala, dan jahe.

Sementara bahan utamanya adalah beras, ayam, udang rebus, bawang goreng, dan garam secukupnya.

Proses pembuatannya tidak lah susah. Beras dengan kualitas bagus akan disangrai hingga kuning dan kemudian ditumbuk agak kasar.

Baca juga: Tradisi Pembagian Bubur Samin di Masjid Darussalam Solo Kembali Ditiadakan

Lalu beras yang sudah ditumbuk itu akan direbus bersama ayam hingga menjadi bubur.

Lalu bumbu yang sudah dibungkus dengan kain tipis akan dimasukkan ke dalam bubur dan ditambahkan garam.

Bubur pun siap disajikan dengan taburan ayam yang sudah dipotong-potong serta bawang goreng.

Baca juga: Resep Bubur Sagu Ambon Kuah Santan dan Sirup Gula Merah

"Untuk memasaknya butuh waktu sekitar dua jam. Setelah itu langsung bisa dibagikan," kata dia.

Muslim mengatakan dana yang diperoleh untuk memasak kanji rumbi berasal dari sumbangan jemaah.

Para pekerja akan memasak kanji rumbi di depan halaman masjid dan jika siap akan dibagikan ke warga yang datang.

Baca juga: 15 Kuliner di Cirebon, Ada Nasi Lengko dan Bubur Sop yang Menggiurkan

Tradisi memasak kanji rumbi sudah dikenal masyarakat Aceh sejak ratusan tahun yang lalu. Bahkan disebutkan kanji rumbi adalah warisan Sultan Aceh di masa lalu.

Awalnya kanji rumbu hanya untuk warga yang berbuka puasa di sekitar masjid. Namun dengan berjalannya waktu, warga yang datang membawa wadah untuk menikmati kanji rumbi di rumah.

Nyaris semua masjid dan surau menyiapkan makanan itu untuk masyarakat secara gratis.

Baca juga: Resep Bubur Bayam untuk Sahur Bergizi, Tambah Kaldu Ayam

Dengan menggunakan berbagai macam rempah, kanji rumbi diyakini mengandung banyak khasiat teritama untuk meningkatkan imun tubuh.

Cut Aulia, seorang warga, menyebutkan rasa kanji rumbi di masjid itu terkenal lezat. Rasanya bahkan mengalahkan makanan serupa yang dijual di pasar-pasar selama Ramadhan.

"Daging, buburnya dan pedasnya pas. Tidak terlalu pedas. Nikmat sekali. Lemaknya juga pas, tidak terlalu lemak," kata dia.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Masriadi | Dony Aprian)



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BOR Turun, RS di Solo Dilarang Alihkan Tempat Tidur Pasien Covid-19 untuk Pasien Umum

BOR Turun, RS di Solo Dilarang Alihkan Tempat Tidur Pasien Covid-19 untuk Pasien Umum

Regional
Kabupaten Simalungan Masih Menunggu Kedatangan Vaksin dari Pemprov Sumut

Kabupaten Simalungan Masih Menunggu Kedatangan Vaksin dari Pemprov Sumut

Regional
Dugaan Pungli Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di Semarang Sampai Rp 16 Juta, Relawan: Tega Sekali

Dugaan Pungli Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di Semarang Sampai Rp 16 Juta, Relawan: Tega Sekali

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 5 Agustus 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 5 Agustus 2021

Regional
Honor Bupati Lembata Rp 400 Juta Sebulan, Plh Bupati Thomas Menolak dan Ingatkan Pentingnya Pengabdian

Honor Bupati Lembata Rp 400 Juta Sebulan, Plh Bupati Thomas Menolak dan Ingatkan Pentingnya Pengabdian

Regional
Kapolda Sumsel Diperiksa Mabes Polri gara-gara Janji Bantuan Rp 2 Triliun Akidi Tio, Kabid Humas: 'No Comment...'

Kapolda Sumsel Diperiksa Mabes Polri gara-gara Janji Bantuan Rp 2 Triliun Akidi Tio, Kabid Humas: "No Comment..."

Regional
Tak Diperhatikan Saat Isoman di Rumah, Buruh di Brebes Tuntut Tempat Isolasi Terpusat

Tak Diperhatikan Saat Isoman di Rumah, Buruh di Brebes Tuntut Tempat Isolasi Terpusat

Regional
Mangkir Penyidikan Korupsi Rp 5,8 M, Eks Bupati Kuantan Singingi Ditahan agar Tak Lari

Mangkir Penyidikan Korupsi Rp 5,8 M, Eks Bupati Kuantan Singingi Ditahan agar Tak Lari

Regional
Tak Bawa Dokumen Legal, 9 WNA Pakistan Dicegat Saat akan Masuk Batam

Tak Bawa Dokumen Legal, 9 WNA Pakistan Dicegat Saat akan Masuk Batam

Regional
Istri yang Siram Minyak Panas ke Suami Jadi Tersangka, Terancam 10 Tahun Penjara

Istri yang Siram Minyak Panas ke Suami Jadi Tersangka, Terancam 10 Tahun Penjara

Regional
Awalnya Tak Percaya Covid-19, Bambang Akhirnya Ikut Vaksinasi Karena Tak Mau Isolasi

Awalnya Tak Percaya Covid-19, Bambang Akhirnya Ikut Vaksinasi Karena Tak Mau Isolasi

Regional
Berani Potong BST Rp 300.000, Alasan Kades: Data Kemensos Carut Marut, Bantuan Tak Tepat Sasaran

Berani Potong BST Rp 300.000, Alasan Kades: Data Kemensos Carut Marut, Bantuan Tak Tepat Sasaran

Regional
Warga Kembali Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di RSUD Masohi, Bupati: Mereka Banyak Sekali...

Warga Kembali Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di RSUD Masohi, Bupati: Mereka Banyak Sekali...

Regional
Kisah Aiptu Palewari, Jual Motor Antik Rp 4 Juta Bantu Anak Putus Sekolah

Kisah Aiptu Palewari, Jual Motor Antik Rp 4 Juta Bantu Anak Putus Sekolah

Regional
Ambil Bansos di Probolinggo Wajib Divaksin, yang Belum Kena Sanksi

Ambil Bansos di Probolinggo Wajib Divaksin, yang Belum Kena Sanksi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X