Polisi: Kami Menduga Sebelum Terjadi Ledakan Ada Aktivitas Meracik Bubuk untuk Membuat Petasan

Kompas.com - 18/04/2021, 11:41 WIB
Garis polisi dipasang di rumah milik Sukijan, lokasi terjadinya ledakan bahan-bahan pembuatan petasan di Desa Karang Pakis, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. KOMPAS.COM/HANDOUTGaris polisi dipasang di rumah milik Sukijan, lokasi terjadinya ledakan bahan-bahan pembuatan petasan di Desa Karang Pakis, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

KOMPAS.com - Warga di Desa Karangpakis, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, digegerkan dengan suara ledakan dari rumah Sukijan (60), Kamis (15/4/2021) malam.

Suara ledakan itu berasal dari bahan petasan yang ada di dalam rumahnya.

Akibat kejadian itu, satu orang tewas dan satu mengalami luka serius. Korban tewas yakni, Joko Slamet (35), anak Sukijan dan Sainten (55) istri Sukijan.

Baca juga: Detik-detik Tubuh Melki Diseret Buaya hingga Menghilang, Sempat Terjadi Tarik Menarik

Polisi menduga, sebelum terjadinya ledakan, ada aktivitas di dalam rumah tersebut untuk membuat petasan.

"Kami menduga, sebelum terjadi ledakan ada aktivitas meracik bubuk untuk membuat petasan," kata Kapolsek Kabuh AKP Rudi Darmawan kepada Kompas.com, Sabtu (17/4/2021).

Baca juga: Bahan Petasan Meledak Saat Tarawih, Seorang Warga Tewas

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari hasil olah tempat kejadian perkara yang dilakukan pihaknya, petugas menemukan kaleng yang terdapat sisa belerang, abu bekas belerang, serta sebuk untuk pavel petasan.

Sementara itu Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho menyayangkan ada peristiwa tersebut.

Ia pun berharap agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.

"Kami berharap, ledakan seperti terjadi di wilayah Kabuh tidak terulang kembali," kata Agung, melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu.

Agung pun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak memproduksi, maupun menyulut petasan guna untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat selama Ramadhan.

Baca juga: Jambak dan Tendang Perawat hingga Terjatuh, Pelaku: Infus Anak Saya Dilepas dan Menangis, Saya Tidak Terima

 

(Penulis Kontributor Jombang, Moh. Syafií | Editor Robertus Belarminus)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Capaian Vaksinasi di Banjarmasin Rendah karena Distribusi dari Pusat Terlambat

Capaian Vaksinasi di Banjarmasin Rendah karena Distribusi dari Pusat Terlambat

Regional
Tegaskan Fokus Tangani Pandemi, Ganjar: Cerita Nyapres Sudah Ditentukan Partai

Tegaskan Fokus Tangani Pandemi, Ganjar: Cerita Nyapres Sudah Ditentukan Partai

Regional
Cerita Pelajar SMP Jadi Peternak Kelinci, Hasilkan Jutaan Rupiah di Sela Belajar Daring

Cerita Pelajar SMP Jadi Peternak Kelinci, Hasilkan Jutaan Rupiah di Sela Belajar Daring

Regional
Tolak Lokasi Pembangunan Waduk Lambo, Masyarakat Adat Tawarkan 2 Tempat Alternatif di Nagekeo

Tolak Lokasi Pembangunan Waduk Lambo, Masyarakat Adat Tawarkan 2 Tempat Alternatif di Nagekeo

Regional
Makassar Jadi Zona Kuning Covid-19, PPKM Turun ke Level 2

Makassar Jadi Zona Kuning Covid-19, PPKM Turun ke Level 2

Regional
Gelapkan Uang Rp 700 Juta, Karyawan Koperasi di Kebumen Ditangkap

Gelapkan Uang Rp 700 Juta, Karyawan Koperasi di Kebumen Ditangkap

Regional
Kisah Buruh Sadap Karet Emun, Belasan Tahun Tinggal di Gubuk Reyot, Akhirnya Dapat Bantuan Rumah Layak Huni

Kisah Buruh Sadap Karet Emun, Belasan Tahun Tinggal di Gubuk Reyot, Akhirnya Dapat Bantuan Rumah Layak Huni

Regional
Cerita Mereka yang Kuliah di Usia 16 Tahun, Ikut Kelas Akselerasi hingga Masuk SD di Umur 5 Tahun

Cerita Mereka yang Kuliah di Usia 16 Tahun, Ikut Kelas Akselerasi hingga Masuk SD di Umur 5 Tahun

Regional
Hendak Melahirkan, Rosidatul Ditandu Lewat Jalur Curam gara-gara Jembatan Dibongkar, Ini Kisahnya

Hendak Melahirkan, Rosidatul Ditandu Lewat Jalur Curam gara-gara Jembatan Dibongkar, Ini Kisahnya

Regional
Ibu di Jepara Tewas Dianiaya Anaknya, Pelaku Sakit Hati Usai Ditegur Jangan Malas-malasan

Ibu di Jepara Tewas Dianiaya Anaknya, Pelaku Sakit Hati Usai Ditegur Jangan Malas-malasan

Regional
Profil Wahidin Halim

Profil Wahidin Halim

Regional
[POPULER NUSANTARA] Paiman Terima Rp 6 M dari Ganti Untung Proyek Tol | Teller Bank Curi Uang Nasabah hingga Rp 1,2 Miliar

[POPULER NUSANTARA] Paiman Terima Rp 6 M dari Ganti Untung Proyek Tol | Teller Bank Curi Uang Nasabah hingga Rp 1,2 Miliar

Regional
Capaian Vaksinasi Belum 50 Persen Jadi sebab Kota Banjarmasin Masih PPKM Level 4

Capaian Vaksinasi Belum 50 Persen Jadi sebab Kota Banjarmasin Masih PPKM Level 4

Regional
Berlaku Mulai 25 September, Ini Daftar Titik Ganjil Genap di Kawasan Sanur dan Kuta

Berlaku Mulai 25 September, Ini Daftar Titik Ganjil Genap di Kawasan Sanur dan Kuta

Regional
Teka-teki Sumber Mata Air Sendang Kuncen yang Ditelusuri BPCB Jatim, Disebut sebagai Tempat Prabu Brawijaya Membuat Keris

Teka-teki Sumber Mata Air Sendang Kuncen yang Ditelusuri BPCB Jatim, Disebut sebagai Tempat Prabu Brawijaya Membuat Keris

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.