Ditanya Soal Peluang dan Survei di Pilkada DKI, Risma: Saya Mikir Bencana Dulu

Kompas.com - 18/04/2021, 11:33 WIB
Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini mengunjungi korban banjir di Kabupaten Bima, NTB, Senin (5/4/2021). Dalam kunjungan itu, Risma juga menyalurkan bantuan logistik untuk warga terdampak KOMPAS.COM/SYARIFUDINMenteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini mengunjungi korban banjir di Kabupaten Bima, NTB, Senin (5/4/2021). Dalam kunjungan itu, Risma juga menyalurkan bantuan logistik untuk warga terdampak

KOMPAS.com - Menteri Sosial Tri Rismaharini disebut-sebut berpeluang besar unggul di Pilkada DKI berdasarkan hasil survei.

Saat berkunjung ke Surabaya, Risma ditanya mengenai peluang dirinya maju ke Pilgub DKI 2022.

Namun dia enggan menanggapi hasil survei tersebut.

Baca juga: Risma: Kok Mikir Aneh-aneh Beberapa Tahun ke Depan, Belum Tentu Juga Saya Masih Hidup


Fokus tangani bencana

Menteri Sosial Tri Rismaharini (kiri) berbincang dengan Bupati Lumajang Thoriqul Haq (kedua kanan) ketika meninjau lokasi terdampak gempa di Desa Kali Uling, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (11/4/2021). Dalam kunjungannya, Mensos Tri Rismaharini memberikan bantuan kepada warga yang terdampak gempa dan meminta pemerintah setempat segera mencari lokasi yang aman untuk dibangun posko pengungsian. ANTARA FOTO/Zabur Karuru/rwa.ANTARA FOTO/Zabur Karuru Menteri Sosial Tri Rismaharini (kiri) berbincang dengan Bupati Lumajang Thoriqul Haq (kedua kanan) ketika meninjau lokasi terdampak gempa di Desa Kali Uling, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (11/4/2021). Dalam kunjungannya, Mensos Tri Rismaharini memberikan bantuan kepada warga yang terdampak gempa dan meminta pemerintah setempat segera mencari lokasi yang aman untuk dibangun posko pengungsian. ANTARA FOTO/Zabur Karuru/rwa.
Risma mengaku ingin fokus menangani bencana ketimbang memikirkan hasil survei.

Menurutnya Pilkada DKI masih jauh dan tidak ada yang mengetahui apa yang akan terjadi.

"Saya mikir itu (bencana) dulu, enggak mikir yang lain-lain," kata dia di Surabaya, Sabtu (17/4/2021).

"Kok mikir yang aneh-aneh yang beberapa tahun ke depan. Belum tentu juga saya masih hidup," lanjut dia.

Baca juga: Perjalanan Sayuti Bangun Tembok 2,5 Meter di Jalan Perumahan hingga Akhirnya Dirobohkan TNI-Polri dan Warga

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gagal Mudik, 10 Orang dari Jakarta Tepergok Sembunyi Pakai Terpal di Bak Truk, Ini Ceritanya

Gagal Mudik, 10 Orang dari Jakarta Tepergok Sembunyi Pakai Terpal di Bak Truk, Ini Ceritanya

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 6 Mei 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 6 Mei 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 6 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 6 Mei 2021

Regional
2 Warga Ditangkap Bawa Senjata Api Rakitan, Terancam 20 Tahun Penjara

2 Warga Ditangkap Bawa Senjata Api Rakitan, Terancam 20 Tahun Penjara

Regional
Menyamar Jadi Pembeli, Polisi Bongkar Penjualan Rapid Tes Antigen Ilegal di Semarang, Omzet Rp 2,8 Miliar Selama 5 Bulan

Menyamar Jadi Pembeli, Polisi Bongkar Penjualan Rapid Tes Antigen Ilegal di Semarang, Omzet Rp 2,8 Miliar Selama 5 Bulan

Regional
Pusat Perbelanjaan di Malang Mulai Ramai Jelang Lebaran, Pengunjung Tertib Pakai Masker

Pusat Perbelanjaan di Malang Mulai Ramai Jelang Lebaran, Pengunjung Tertib Pakai Masker

Regional
Sejumlah Pemudik dari Jakarta Sudah Diminta Putar Balik di Kulon Progo

Sejumlah Pemudik dari Jakarta Sudah Diminta Putar Balik di Kulon Progo

Regional
Pencairan THR untuk ASN dan Tenaga Harian Lepas di Salatiga Capai Rp 17 Miliar

Pencairan THR untuk ASN dan Tenaga Harian Lepas di Salatiga Capai Rp 17 Miliar

Regional
Saat Presiden Jokowi Berdialog dengan Para Nelayan di Lamongan, Ini Keluh Kesah Mereka

Saat Presiden Jokowi Berdialog dengan Para Nelayan di Lamongan, Ini Keluh Kesah Mereka

Regional
10 Pemudik dari Jakarta Dipulangkan Usai Tepergok Sembunyi di Bak Truk, Sopir Ditilang, Truk Ditahan

10 Pemudik dari Jakarta Dipulangkan Usai Tepergok Sembunyi di Bak Truk, Sopir Ditilang, Truk Ditahan

Regional
Pemkot Magelang PHK Puluhan Tenaga Harian Lepas, Wali Kota: Sudah Sesuai Evaluasi

Pemkot Magelang PHK Puluhan Tenaga Harian Lepas, Wali Kota: Sudah Sesuai Evaluasi

Regional
Warga Pematangsiantar Boleh Mudik Lokal ke Simalungun dan Sebaliknya, Meski Bukan Aglomerasi

Warga Pematangsiantar Boleh Mudik Lokal ke Simalungun dan Sebaliknya, Meski Bukan Aglomerasi

Regional
Simpan 208 Bungkus Bubuk dan 1.187 Selongsong Mercon, Warga Bondowoso Ditangkap Polisi

Simpan 208 Bungkus Bubuk dan 1.187 Selongsong Mercon, Warga Bondowoso Ditangkap Polisi

Regional
Petugas Curiga Tumpukan Kain Bergerak, Ternyata Pemudik dan Motornya Bersembunyi

Petugas Curiga Tumpukan Kain Bergerak, Ternyata Pemudik dan Motornya Bersembunyi

Regional
Sambut Wold Superbike, Menteri Sandiaga Uno Akan Prioritaskan Vaksinasi Covid-19 di NTB

Sambut Wold Superbike, Menteri Sandiaga Uno Akan Prioritaskan Vaksinasi Covid-19 di NTB

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X