Ini KKB Pelaku Pembakaran di Kampung Dambet Papua

Kompas.com - 18/04/2021, 10:50 WIB
Kondisi 3 rumah guru di Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, yang telah hangus terbakar. Diduga pelaku pembakaran adalah KKB baru yang berasal dsri kampung setempat, Papua, Sabtu (17/4/2021) Dok Humas Satgas NemangkawiKondisi 3 rumah guru di Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, yang telah hangus terbakar. Diduga pelaku pembakaran adalah KKB baru yang berasal dsri kampung setempat, Papua, Sabtu (17/4/2021)

JAYAPURA, KOMPAS.com - Personel Setgas Nemangkawi yang tengah berada di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus pembakaran di Kampung Dambet.

Kasus pembakaran gedung sekolah dasar, rumah kepala suku dan tiga rumah dinas guru, dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) baru yang berasal dari kawasan setempat.

"Diduga dilakukan oleh kelompok Beoga Arodikala yang ikut Lagakek Telenggen," ujar Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi, Kombes M Iqbal Alqudusi, melalui keterangan tertulis, Minggu (18/4/2021).

Usai kejadian pada Sabtu (17/4/2021) pagi, dipastikan tidak sempat terjadi kontak senjata antara KKB dengan aparat keamanan yang datang ke lokasi kejadian.

Namun, dari olah TKP, ditemukan satu selongsong peluru.

Baca juga: Cerita Petani Tebu Beralih Menanam Porang, dari Omzet Rp 9 Juta Kini Rp 100 Juta

“Tim satgas penegakan hukum telah melaksanakan Olah TKP, meminta keterangan saksi dan barang bukti. Dari hasil olah TKP Barang bukti yaitu Honai yang terbakar, rumah guru yang terbakar, pintu sekolah yang terbakar dan ditemukan satu selongsong peluru," kata Iqbal.

Selain itu, Iqbal memastikan, gedung SD Dambek yang coba dibakar KKB tidak mengalami kerusakan terlalu berat karena warga setempat cepat memadamkan api.

"Gedung SD Dambet tidak sempat ludes karena warga sempat menghalau dan memadamkan apinya sehingga hanya pintu yang terbakar," kata dia.

Kamis (8/4/2021) pukul 09.30, KKB melakukan aksi penembakan di sebuah kios di Kampung Julugoma.

Akibatnya, Oktovianus Rayo, guru SD Impres Beoga tewas karena ditembak.

Tidak hanya di situ, pada sore harinya KKB membakar tiga ruang SMAN 1 Beoga.

Kemudian pada Jumat (9/4/2021) sore, kelompok tersebut melakukan penembakan kepada Yonatan Randen, guru SMPN 1 Beoga di bagian dada.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Adik Kakak Disabilitas Tewas Tertabrak Kereta, Sepeda Ontel Terseret Saat Lintasi Perlintasan Tanpa Pintu

Kronologi Adik Kakak Disabilitas Tewas Tertabrak Kereta, Sepeda Ontel Terseret Saat Lintasi Perlintasan Tanpa Pintu

Regional
Mobil VW Berpelat B Terobos dan Tabrak Anggota di Pos Penyekatan Mudik, Polisi: Dikira Mau Razia

Mobil VW Berpelat B Terobos dan Tabrak Anggota di Pos Penyekatan Mudik, Polisi: Dikira Mau Razia

Regional
Kisah Pilu Kakak Beradik Tertabrak Kereta Api, Sebelumnya Sempat Antar Makanan untuk Kakek

Kisah Pilu Kakak Beradik Tertabrak Kereta Api, Sebelumnya Sempat Antar Makanan untuk Kakek

Regional
Satgas Nemangkawi Tangkap Victor Yeimo, Buron Kerusuhan di Papua

Satgas Nemangkawi Tangkap Victor Yeimo, Buron Kerusuhan di Papua

Regional
2 Polisi Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Jurnalis Tempo di Surabaya

2 Polisi Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Jurnalis Tempo di Surabaya

Regional
Mobil Plat B Terobos dan Tabrak Polisi di Pos Penyekatan Mudik, Ini Faktanya

Mobil Plat B Terobos dan Tabrak Polisi di Pos Penyekatan Mudik, Ini Faktanya

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 9 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 9 Mei 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 9 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 9 Mei 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 9 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 9 Mei 2021

Regional
Iptu Sahal Meninggal karena Covid-19, Ini Kata Kapolres Blitar

Iptu Sahal Meninggal karena Covid-19, Ini Kata Kapolres Blitar

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 9 Mei 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 9 Mei 2021

Regional
Seorang Kernet Tewas Terlindas Truk, Sopir Dinilai Lalai dan Terancam 6 Tahun Penjara

Seorang Kernet Tewas Terlindas Truk, Sopir Dinilai Lalai dan Terancam 6 Tahun Penjara

Regional
Mobil VW yang Menerobos Penjagaan dan Menabrak Polisi Berpelat B

Mobil VW yang Menerobos Penjagaan dan Menabrak Polisi Berpelat B

Regional
Tambah 9 Kasus Baru, Total 29 Orang Positif Covid-19 dari Klaster Masjid di Bantul

Tambah 9 Kasus Baru, Total 29 Orang Positif Covid-19 dari Klaster Masjid di Bantul

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 9 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 9 Mei 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X