Fakta Penangkapan Pelaku Penganiayaan Perawat, Emosi karena Tangan Anak Berdarah hingga Diancam Penjara 2 Tahun

Kompas.com - 18/04/2021, 07:24 WIB
Tersangka JT saat dihadirkan dalam gelar perkara terkait kasus penganiayaan seorang perawat di Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang berinisial CRS,Sabtu (17/4/2021). KOMPAS.COM/AJI YK PUTRATersangka JT saat dihadirkan dalam gelar perkara terkait kasus penganiayaan seorang perawat di Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang berinisial CRS,Sabtu (17/4/2021).

 

PALEMBANG, KOMPAS.com - Kasus penganiayaan perawat Rumah Siloam Sriwijaya Palembang, Sumatera Selatan, berinisial CRS akhirnya terungkap setelah pelaku berinisial JT ditangkap oleh petugas.

JT ditangkap jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Palembang setelah setelah adanya laporan dari CSR.

Tak hanya itu, video penganiayaan korban pun menjadi viral setelah diunggah ke media sosial.

Ditangkap tanpa peralawanan

Penangkapan terhadap JT berlangsung di Kota Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, pada Jumat (16/4/2021) pukul 21.00 WIB.

Baca juga: Penganiaya Perawat di Palembang Ditangkap dan Jadi Tersangka, Ini Pengakuannya

Tersangka ketika ditangkap tak memberikan perlawan terhadap petugas sehingga ia pun langsung dibawa ke Polrestabes Palembang untuk dilakukan pemeriksaan pada pukul 24.00 WIB.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Kapolrestabes) Palembang Kombes Pol Irvan Prawira mengatakan, tersangka sudah mengetahui kedatangan petugas ketika dijemput di rumahnya.

JT pun langsung mengikuti ajakan petugas untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus yang dilakukannya tersebut.

"Mungkin karena tersangka sudah tahu terlibat apa, jadi dia langsung ikut saat dijemput," ujar Irvan.

Terancam 2 rahun penjara 

Setelah menjalani pemeriksaan, penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Palembang akhirnya menetapkan JT sebagai pelaku penganiayaan CRS.

JT dikenakan penyidik dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan atas perbuatannya tersebut.

"Tersangka diancam penjara selama 2 tahun. Hasil pemeriksaan tersangka sudah mengakui seluruh perbuatannya," kata Irvan.

Irvan mengungkapkan, pelaku JT nekat menganiaya korban CRS karena tersulut emosi mengetahui tangan anaknya keluar darah saat jarum infus dicabut.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Bahasa Jaseng di Film Yuni, Pemenang Toronto International Film Festival 2021

Mengenal Bahasa Jaseng di Film Yuni, Pemenang Toronto International Film Festival 2021

Regional
'Saya Takut Dimarahi Suami karena Motor Hilang, jadi Saya Mengaku Dibegal...'

"Saya Takut Dimarahi Suami karena Motor Hilang, jadi Saya Mengaku Dibegal..."

Regional
Hampir 2 Bulan Kota Padang Masih Berada di PPKM Level 4, Ternyata Ini Penyebabnya

Hampir 2 Bulan Kota Padang Masih Berada di PPKM Level 4, Ternyata Ini Penyebabnya

Regional
Bali Jadi Tuan Rumah G20, Erick Thohir Minta Pemda Tak Lengah Tangani Covid-19

Bali Jadi Tuan Rumah G20, Erick Thohir Minta Pemda Tak Lengah Tangani Covid-19

Regional
Pengemudi Porche di Bandung Tabrak Ojol hingga Kehilangan Kakinya, Ditetapkan Tersangka

Pengemudi Porche di Bandung Tabrak Ojol hingga Kehilangan Kakinya, Ditetapkan Tersangka

Regional
Internet Indihome Gangguan, Pelanggan di Makassar Berharap Kompensasi

Internet Indihome Gangguan, Pelanggan di Makassar Berharap Kompensasi

Regional
Terperangkap dalam Kebakaran, Bocah 5 Tahun di Toraja Utara Tewas

Terperangkap dalam Kebakaran, Bocah 5 Tahun di Toraja Utara Tewas

Regional
Polisi Tangkap Guru Olahraga yang Cabuli Muridnya di Sekolah, Korban Diancam Tidak Naik Kelas

Polisi Tangkap Guru Olahraga yang Cabuli Muridnya di Sekolah, Korban Diancam Tidak Naik Kelas

Regional
Diduga Timbun Solar Bersubsidi, Seorang Warga Ditangkap Polisi

Diduga Timbun Solar Bersubsidi, Seorang Warga Ditangkap Polisi

Regional
Perampokan Toko Emas di Bandung, Pemilik Ditemukan Tewas, Satu Pelaku Ditangkap

Perampokan Toko Emas di Bandung, Pemilik Ditemukan Tewas, Satu Pelaku Ditangkap

Regional
Ombudsman Segera Investigasi Dugaan Penganiayaan Napi di Lapas Tanjung Gusta Medan

Ombudsman Segera Investigasi Dugaan Penganiayaan Napi di Lapas Tanjung Gusta Medan

Regional
Heboh, Rombongan Wali Kota Malang Gowes ke Pantai Kondang Merak, Bupati Sanusi: Kami Tak Pernah Beri Izin

Heboh, Rombongan Wali Kota Malang Gowes ke Pantai Kondang Merak, Bupati Sanusi: Kami Tak Pernah Beri Izin

Regional
Bupati Bogor Minta Bantuan 100 Nakes dari TNI, Ini Tujuannya

Bupati Bogor Minta Bantuan 100 Nakes dari TNI, Ini Tujuannya

Regional
Selebgram di Bali Live Konten Seks di Medsos Jadi Tersangka, Terancam 12 Tahun Penjara

Selebgram di Bali Live Konten Seks di Medsos Jadi Tersangka, Terancam 12 Tahun Penjara

Regional
Motif Selebgram di Bali Live Konten Seks, Terhimpit Ekonomi akibat Covid-19

Motif Selebgram di Bali Live Konten Seks, Terhimpit Ekonomi akibat Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.