Jadi Korban Banjir Adonara, Bripka Sukma Pinjam Pakaian Dinas Rekannya Agar Bisa Bertugas, Ini Kisahnya

Kompas.com - 17/04/2021, 15:05 WIB
Suasana Koramil 1624-02 Adonara yang rusak akibat banjir bandang di Flores Timur, NTT, Senin (5/4/2021). Berdasarkan data BNPB hingga senin siang, korban meninggal dunia akibat banjir bandang di Flores Timur mencapai 68 jiwa. ANTARA FOTO/Anca Boleng/wpa/wsj. ANTARA FOTO/Anca BolengSuasana Koramil 1624-02 Adonara yang rusak akibat banjir bandang di Flores Timur, NTT, Senin (5/4/2021). Berdasarkan data BNPB hingga senin siang, korban meninggal dunia akibat banjir bandang di Flores Timur mencapai 68 jiwa. ANTARA FOTO/Anca Boleng/wpa/wsj.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Ada cerita yang terselip dari banjir bandang yang menyapu Pulau Adonara, Flores Timur pada Minggu (4/4/2021) dini hari.

Adalah Bripka Sukma korban bajir bandang yang juga anggota Polsek Adonara Timur.

Walaupun menjadi korban banjir, ia tetap bertugas dan masuk kantor walaupun mengenakan pakaian seadanya.

Tak hanya kehilangan barang dan baju, Baripka Sukma juga kehilangan tempat tinggalnya serta semua yang ia miliki.

Baca juga: Duka Maria, Kehilangan 11 Anggota Keluarga Saat Banjir di Adonara, Tak Bisa Rayakan Paskah Bersama Suami

Bahkan ia meminjam baju dinas milik rekannya yang bernama Bripka Taher agar bisa bertugas.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakapolres Flotim, Kompol Yance Seran seperti dikutip dari pos-kupang.com.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Polisi Sukma ini memang anggota Polsek Adonara Timur yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas. Ia juga berhasil melaksanakan tugas sebagai polisi di desa binaanya."

"Ketika banjir rumahnya dibawa banjir sehingga semua pakaianya hilang. Tetapi polisi Sukma ini tetap tegar pasca banjir ia tetap masuk kantor mengenakan pakai seadanya. Bahkan ia ketika bertugas sekarang memakai baju dinas rekannya yang bernama Bripka Taher."

Baca juga: Cerita Haru Bocah 2 Tahun Selamat Usai Terseret Banjir di Adonara, Ayah: Ini Mukjizat

"Papan nama di baju yang ia pakai masih jelas tulis baju itu milik Polisi Taher. Ketika ada kerja ia tetap ikut kerja bersama anggota lainnya,” Wakapolres Yance.

Pada Jumat (9/4/2021), Bripka Sukma kembali ke lokasi rumahya yang ditutupi lumpur. Ia lalu membersihkan lumpur dan batu di bekas tempat tinggalnya.

Betapa terkejutnya saat ia menemukan baju dan celana dinas Polri miliknya.

Satu hari sebelumnya, Kamis (8/4/2021), Bripka Sukma juga menemukan barang penting miliknya yang terkubur lumpur di bekas rumahnya yang hancur.

Baca juga: Bocah 2 Tahun 5 Jam Hilang Saat Banjir di Adonara, Selamat dan Ditemukan Duduk di Onggokan Kayu

Informasi Bripka Sukma menemukan baju dinasnya, menurut Yance sungguh menggagetkan karena korban sendiri sudah pasrah jika semua yang ia milikki telah hilang karena banjir.

“Ia benar, saya dapat laporan kalau anggota Polsek Adonara Timur yang sedang melakukan pembersihan lokasi rumahnya menemukan pakaian dinasnya."

"Memang dua hari terakhir ini anggota sedang melakukan pembersihan di lokasi banjir di sekitar Polsek Adonara Timur yang terkena dampak,” kata Wakapolres Yance.

Ia mengaku bangga dan mengapresiasi keputusan Bripka Sukma tetap bertugas walaupun menjadi korban banjir bandang.

Baca juga: Jasad Kesepuluh Korban Banjir Bandang Adonara Ditemukan, Warga Takbir, Evakuasi Butuh 2 Jam

50 KK korban bencana siap direlokasi

Sejumlah rumah dan kendaraan rusak akibat banjir bandang di Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur, Flores Timur, NTT, Minggu (4/4/2021). Berdasarkan data BPBD Kabupaten Flores Timur sebanyak 23 warga meninggal dunia akibat banjir bandang yang dipicu hujan dengan intensitas tinggi pada minggu dini hari. ANTARA FOTO/HO/Dok BPBD Flores Timur/wpa/foc.ANTARA FOTO/HUMAS BNPB Sejumlah rumah dan kendaraan rusak akibat banjir bandang di Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur, Flores Timur, NTT, Minggu (4/4/2021). Berdasarkan data BPBD Kabupaten Flores Timur sebanyak 23 warga meninggal dunia akibat banjir bandang yang dipicu hujan dengan intensitas tinggi pada minggu dini hari. ANTARA FOTO/HO/Dok BPBD Flores Timur/wpa/foc.
Semetara itu pasca-banjir bandang, sebanyak 50 kepala keluarga korban bencana di Desa Nelelamadike, Kecamatan Ile Boleng, Pulau Adonara siap direlokasi.

Desa Nelelamadike adalah salah satu desa dengan korban terbanyak dalam badai Siklon Tropis Seroja pada Minggu (4/4/2021) lalu.

Di desa itu ada 55 orang meninggal dunia dan 1 belum ditemukan.

Baca juga: Pulau Baru Muncul di NTT usai Badai Seroja, LIPI Diminta Turun Tangan

Selain korban jiwa, sebanyak 34 orang luka-luka dan 318 rumah warga dilaporkan rusak dengan perincian, 10 rusak berat, 9 rusak ringan dan 31 tertimbun longsor.

"Total ada 645 jiwa yang mengungsi," ujar Kepala Desa Pius Padeng Melai kepada wartawan, Kamis (15/4/2021).

"Ada 50 KK yang akan direlokasi. Lokasinya masih dalam desa ini juga, tapi lebih aman dari jalur banjir," tambahnya.

Baca juga: Mengenal Pulau Paskah yang Muncul Pasca-badai Seroja di Rote Ndao

Sementara salah satu pasangan suami istri yang juga korban terdampak, Goris Una dan istrinya, Bibiana Woli mengaku siap direlokasi oleh pemerintah.

"Pemerintah pastinya sudah melakukan kajian dan kami siap direlokasi," katanya.

Ia berharap rencana relokasi warga bisa dipercepat agar warga bisa kembali beraktivitas seperti biasa.

Artikel ini telah tayang di pos-kupang.com dengan judul Kisah Polisi Yang Jadi Korban Banjir di Adonara, Pinjaman Pakaian Dinas Rekannya Agar Bertugas

Artikel ini telah tayang di pos-kupang.com dengan judul 50 KK Korban Bencana di Desa Nelelamadika Adonara Siap Direlokasi



Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Awas, Orang Terdekat Bisa Jadi Pelaku Kekerasan Seksual Anak

Awas, Orang Terdekat Bisa Jadi Pelaku Kekerasan Seksual Anak

Regional
Sedang 'Touring' Menuju Bali, Moge Pengendara Ini Terbakar di Jalur Wisata Bromo

Sedang "Touring" Menuju Bali, Moge Pengendara Ini Terbakar di Jalur Wisata Bromo

Regional
BMKG: Gelombang Ekstrem Setinggi 6 Meter Ancam Perairan Sukabumi hingga Yogyakarta

BMKG: Gelombang Ekstrem Setinggi 6 Meter Ancam Perairan Sukabumi hingga Yogyakarta

Regional
Kantornya Dilempar Molotov, LBH Yogyakarta: Kami Tak Takut

Kantornya Dilempar Molotov, LBH Yogyakarta: Kami Tak Takut

Regional
Teringat Adegan Film Luar Negeri Saat Kunjungi Desa Nglobo di Blora, Mendes PDTT: Itu Texas-nya Indonesia

Teringat Adegan Film Luar Negeri Saat Kunjungi Desa Nglobo di Blora, Mendes PDTT: Itu Texas-nya Indonesia

Regional
Suroto Minta Maaf, Jokowi Berterimakasih

Suroto Minta Maaf, Jokowi Berterimakasih

Regional
Sering Merecoki Pedagang Saat PPKM, Wali Kota Salatiga: Saya Minta Maaf 'Ngoprak-oprak' Menyuruh Pulang

Sering Merecoki Pedagang Saat PPKM, Wali Kota Salatiga: Saya Minta Maaf 'Ngoprak-oprak' Menyuruh Pulang

Regional
Detik-detik TNI Gadungan Ditangkap, Bentak Tentara, Brevet Salah Tempat dan Bingung soal NRP Prajurit

Detik-detik TNI Gadungan Ditangkap, Bentak Tentara, Brevet Salah Tempat dan Bingung soal NRP Prajurit

Regional
Kronologi Diamankannya Tentara Gadungan oleh Anggota TNI, Berawal dari Curiga

Kronologi Diamankannya Tentara Gadungan oleh Anggota TNI, Berawal dari Curiga

Regional
Digeruduk Emak-emak Usai Bertemu Jokowi di Istana, Suroto: Sabar, Janji Presiden Akan Datang Minggu Ini

Digeruduk Emak-emak Usai Bertemu Jokowi di Istana, Suroto: Sabar, Janji Presiden Akan Datang Minggu Ini

Regional
Polisi Temukan Pecahan Botol, Diduga dari Molotov yang Dilempar ke Kantor LBH Yogyakarta

Polisi Temukan Pecahan Botol, Diduga dari Molotov yang Dilempar ke Kantor LBH Yogyakarta

Regional
Ini Sosok Ali Kalora Pemimpin Kelompok Teroris Poso yang Tewas dalam Kontak Senjata, Kerap Menyamar Jadi Warga Lokal

Ini Sosok Ali Kalora Pemimpin Kelompok Teroris Poso yang Tewas dalam Kontak Senjata, Kerap Menyamar Jadi Warga Lokal

Regional
Honor 8 Bulan Tak Kunjung Dibayar, Petugas Vaksinator di Pulau Buru Mogok Kerja

Honor 8 Bulan Tak Kunjung Dibayar, Petugas Vaksinator di Pulau Buru Mogok Kerja

Regional
Emak-emak Geruduk Rumah Suroto, Tanya Mengapa Harga Jagung Malah Naik Usai Diundang Jokowi ke Istana

Emak-emak Geruduk Rumah Suroto, Tanya Mengapa Harga Jagung Malah Naik Usai Diundang Jokowi ke Istana

Regional
Sekolah di Kupang Dirusak Orang Tak Dikenal, Polisi: Pelaku Memakai Topeng

Sekolah di Kupang Dirusak Orang Tak Dikenal, Polisi: Pelaku Memakai Topeng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.