Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Aceh, Tidak Berpotensi Tsunami

Kompas.com - 17/04/2021, 09:34 WIB
Ilustrasi gempa SHUTTERSTOCK/Andrey VPIlustrasi gempa

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Gempa dengan magnitudo 5,5 mengguncang wilayah Banda Aceh, Provinsi Aceh, Sabtu (17/4/2021) 08.04 WIB.

Berdasarkan data yang diterima dari Stasiun Geofisika Aceh Besar, pusat gempa berada di laut, sekitar 39 kilometer sebelah barat daya Jantho-Aceh Besar. Gempa terjadi di kedalaman 93 kilometer.

Baca juga: Pengakuan Pria yang Aniaya Perawat di Palembang: Mohon Maaf, Saya Emosi Sesaat...

Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Gempa itu sempat dirasakan sejumlah warga yang belum beraktivitas. Mereka terkejut walau tidak panik.

Salah satu warga Emperom Banda Aceh, Edo mengaku kaget dengan guncangan gempa.

"Kebetulah saya dan anak-anak sedang berada di rumah emak, ketika merasa guncangan saya langsung berteriak memanggil anak-anak keluar rumah," kata Edo saat dihubungi, Sabtu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal senada juga diungkapkan Manejer Radio Stadion Djati FM, Herry. Menurut Herry, gempa itu terasa kencang.

Baca juga: Jadi Tersangka, Pria yang Aniaya Perawat di Palembang Terancam 2 Tahun Penjara

"Kencang sekali berasa walau sedetik, di lantai dua saya sangat terkejut," kata Herry.

Gempa ini juga dirasakan di Aceh Besar, Sabang, dan Lhokseumawe. Sampai saat ini, belum ada laporan kerusakan akibat gempa.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kontes Waria di Empat Lawang Dibubarkan, Picu Kerumunan dan Melewati Batas Waktu yang Diizinkan

Kontes Waria di Empat Lawang Dibubarkan, Picu Kerumunan dan Melewati Batas Waktu yang Diizinkan

Regional
Cerita Sales Kacang Meninggal Mendadak Saat Jualan, Negatif Covid-19, Punya Penyakit Jantung

Cerita Sales Kacang Meninggal Mendadak Saat Jualan, Negatif Covid-19, Punya Penyakit Jantung

Regional
Komplotan Curanmor Modus COD Ditangkap, Saat Beraksi Pelaku Mengaku Polisi

Komplotan Curanmor Modus COD Ditangkap, Saat Beraksi Pelaku Mengaku Polisi

Regional
Cara Mendapatkan Bantuan Isoman Senilai Rp 500.000 bagi Warga Kediri

Cara Mendapatkan Bantuan Isoman Senilai Rp 500.000 bagi Warga Kediri

Regional
Suhu Dingin Landa NTT, di Kabupaten Manggarai sampai 13 Derajat Celcius

Suhu Dingin Landa NTT, di Kabupaten Manggarai sampai 13 Derajat Celcius

Regional
Bukan Dianiaya, Pasien Covid-19 yang Diikat Ternyata Kabur dari Tempat Isolasi

Bukan Dianiaya, Pasien Covid-19 yang Diikat Ternyata Kabur dari Tempat Isolasi

Regional
Banjarmasin dan Banjarbaru Akan Terapkan PPKM Level IV

Banjarmasin dan Banjarbaru Akan Terapkan PPKM Level IV

Regional
PPKM Level IV di Kota Padang Diperpanjang

PPKM Level IV di Kota Padang Diperpanjang

Regional
3 Wakil Direktur RSUD Ini Berubah Jadi Power Rangers dan Spider-Man

3 Wakil Direktur RSUD Ini Berubah Jadi Power Rangers dan Spider-Man

Regional
Fakta Pasien Covid-19 Dianiaya Warga, Berawal Dipaksa Isoman di Hutan hingga Alami Depresi

Fakta Pasien Covid-19 Dianiaya Warga, Berawal Dipaksa Isoman di Hutan hingga Alami Depresi

Regional
Soal Baliho Puan Maharani Dicoreti “Open BO”, Polisi Pandang sebagai Penghinaan Pejabat Tinggi Negara

Soal Baliho Puan Maharani Dicoreti “Open BO”, Polisi Pandang sebagai Penghinaan Pejabat Tinggi Negara

Regional
Kronologi Perusakan Patung Tani di Polewali Mandar, Pelaku Diduga ODGJ, Mengaku Disuruh Camat

Kronologi Perusakan Patung Tani di Polewali Mandar, Pelaku Diduga ODGJ, Mengaku Disuruh Camat

Regional
Update, Sehari Bertambah 848 Kasus Covid-19 di NTT

Update, Sehari Bertambah 848 Kasus Covid-19 di NTT

Regional
Aksi Komplotan Polisi Gadungan, Pura-pura Beli COD lalu Rampas Motor Korban

Aksi Komplotan Polisi Gadungan, Pura-pura Beli COD lalu Rampas Motor Korban

Regional
Anggota DPRD Banyuwangi 'Ngeyel' Gelar Hajatan Saat PPKM, Polisi: 3 Hari Sebelumnya Sudah Diingatkan, tapi...

Anggota DPRD Banyuwangi "Ngeyel" Gelar Hajatan Saat PPKM, Polisi: 3 Hari Sebelumnya Sudah Diingatkan, tapi...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X