Kisah Guru Andik Santoso, 9 Kali Ganti Motor karena Rusak, Pernah Jalan Kaki 22 Km untuk Mengajar

Kompas.com - 16/04/2021, 22:02 WIB
Aipda Purnomo (kanan) saat menyerahkan bantuan sepeda motor bekas kepada Andik Santoso. Dok. Aipda PurnomoAipda Purnomo (kanan) saat menyerahkan bantuan sepeda motor bekas kepada Andik Santoso.

JOMBANG, KOMPAS.com - Andik Santoso (33), seorang guru honorer yang mengajar di SDN Jipurapah 2, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, mendapatkan hadiah sepeda motor dari sejumlah warga.

Motor yang diterima Andik merupakan kendaraan modifikasi yang bisa digunakan menjelajahi medan berat.

Hadiah sepeda motor tersebut akan digunakan Andik untuk menjalankan tugasnya mengajar di SDN Jipurapah 2, Dusun Kedung Dendeng, Desa Jipurapah, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang.

Sejak mengajar pada 2006, Andik Santoso telah berganti motor lebih dari sembilan kali karena rusak dan tidak bisa diperbaiki.

Di balik perjuangan melintasi jalan terjal, licin dan berlumpur hingga menyebabkan motornya rusak, ada peristiwa seru lainnya yang pernah dialami Andik.

Dia mengaku pernah berjalan kaki pulang pergi dari rumah ke sekolah dengan jarak tempuh sekitar 22 kilometer, demi tetap bisa mengajar murid-muridnya.

Baca juga: Kronologi Siswa SMA Tewas Ditembak KKB, Awalnya Terima Telepon Dimintai Tolong Beli Pinang

Rumah Andik berada di Desa Kedungkumpul, Kecamatan Sukorame, Kabupaten Lamongan.

Sedangkan SDN Jipurapah 2 yang memiliki 37 murid, berada di Dusun Kedung Dendeng, Desa Jipurapah, Kabupaten Jombang.

Adapun jarak antara rumah dengan sekolah tempatnya mengajar sekitar 11 kilometer. Ke sekolah dengan berjalan kaki dilakukan Andik selama empat bulan.

"Pernah jalan kaki karena waktu itu motor rusak dan tidak ada penggantinya. Jalan kaki sekitar empat bulan," kata Andik saat berbincang dengan Kompas.com melalui sambungan telepon, Jumat (16/4/2021).

Dokumentasi Andik Santoso, guru honorer yang mengajar di SDN Jipurapah 2, Dusun Kedung Dendeng, Desa Jipurapah, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.KOMPAS.COM/FB ANDIK SANTOSO Dokumentasi Andik Santoso, guru honorer yang mengajar di SDN Jipurapah 2, Dusun Kedung Dendeng, Desa Jipurapah, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Selama mengajar di SDN Jipurapah 2, Andik harus melewati medan berat untuk bisa sampai ke sekolah.

"Seingat saya ganti motor sembilan kali. Tapi kalau diingat lagi sebenarnya lebih," tutur Andik.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Video Pemuda Pungli Penjual Bakso Bakar | 'Otak Saya Bukan Pejabat, Saya Pelayan Rakyat'

[POPULER NUSANTARA] Video Pemuda Pungli Penjual Bakso Bakar | "Otak Saya Bukan Pejabat, Saya Pelayan Rakyat"

Regional
Penghuni Tertidur Saat Masak Ketupat Lebaran, Sebuah Rumah Terbakar

Penghuni Tertidur Saat Masak Ketupat Lebaran, Sebuah Rumah Terbakar

Regional
Incar Calon Penumpang Pesawat dan Travel, Komplotan Pemalsu Surat Rapid Test Ditangkap, Ini Faktanya

Incar Calon Penumpang Pesawat dan Travel, Komplotan Pemalsu Surat Rapid Test Ditangkap, Ini Faktanya

Regional
Anak Beli Vocher Game Rp 800.000, Seorang Ayah Marahi Kasir Indomaret: Ini Masih di Bawah Umur

Anak Beli Vocher Game Rp 800.000, Seorang Ayah Marahi Kasir Indomaret: Ini Masih di Bawah Umur

Regional
Pilih Mudik Lewat Sungai karena Takut Disuruh Putar Balik, Perahunya Malah Terbalik, 3 Tenggelam

Pilih Mudik Lewat Sungai karena Takut Disuruh Putar Balik, Perahunya Malah Terbalik, 3 Tenggelam

Regional
Dikira Bangkai Kucing, Warga di Magelang Gempar Temukan Jasad Bayi di Selokan

Dikira Bangkai Kucing, Warga di Magelang Gempar Temukan Jasad Bayi di Selokan

Regional
Detik-detik Ledakan Petasan yang Tewaskan 3 Orang, Tubuh Bergelimpangan, Wajah Korban Tak Bisa Dikenali

Detik-detik Ledakan Petasan yang Tewaskan 3 Orang, Tubuh Bergelimpangan, Wajah Korban Tak Bisa Dikenali

Regional
Habis Bersetubuh, Perempuan Ini Dijerat Pakai Kabel Cas, Pembunuhnya Coba Hilangkan Jejak

Habis Bersetubuh, Perempuan Ini Dijerat Pakai Kabel Cas, Pembunuhnya Coba Hilangkan Jejak

Regional
Ini Pengakuan Siswi SMK yang Buang Bayinya di Selokan, Beli Obat Aborsi Rp 2 Juta Pakai Uang Arisan

Ini Pengakuan Siswi SMK yang Buang Bayinya di Selokan, Beli Obat Aborsi Rp 2 Juta Pakai Uang Arisan

Regional
Wanita di Kamar Kos Berasap Tewas Dibunuh, Habis Bersetubuh Dijerat Kabel Cas

Wanita di Kamar Kos Berasap Tewas Dibunuh, Habis Bersetubuh Dijerat Kabel Cas

Regional
Petasan yang Dibuat Tiba-tiba Meledak, Nadhif Tewas

Petasan yang Dibuat Tiba-tiba Meledak, Nadhif Tewas

Regional
Pantau Kesiapan Shalat Idul Fitri, Eri Cahyadi: Kalau Sudah Penuh, Pintu Gerbang Ditutup

Pantau Kesiapan Shalat Idul Fitri, Eri Cahyadi: Kalau Sudah Penuh, Pintu Gerbang Ditutup

Regional
Takut Disuruh Putar Balik, 4 Pemudik Ini Lewati Sungai, Nahas Perahunya Malah Terbalik

Takut Disuruh Putar Balik, 4 Pemudik Ini Lewati Sungai, Nahas Perahunya Malah Terbalik

Regional
Rumah Peracik Petasan Meledak, 3 Orang Tewas, 5 Luka-luka

Rumah Peracik Petasan Meledak, 3 Orang Tewas, 5 Luka-luka

Regional
Pura-pura Jadi Ojol hingga Pakai Celana Pendek, Modus Pemudik Kelabui Petugas

Pura-pura Jadi Ojol hingga Pakai Celana Pendek, Modus Pemudik Kelabui Petugas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X