Puluhan Klaster Penularan Covid-19 dari Keluarga Muncul di Balikpapan

Kompas.com - 16/04/2021, 20:26 WIB
Ilustrasi covid -19 KOMPAS.comIlustrasi covid -19

KOMPAS.com-Penularan Covid-19 dari klaster keluarga mencuat di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Dalam pekan ini saja, ditemukan 37 klaster keluarga.

"Kasus klaster keluarga di Balikpapan masih mendominasi dibanding klaster perusahaan. Terutama ditemukan kasus dari tamu," kata Kepala Dinas Kesehatan Balikpapan Andi Sri Juliarty, Jumat (16/4/2021).

Dengan kembali munculnya penularan virus corona di antaranya anggota keluarga, masyarakat diimbau lebih selektif saat menerima tamu, terlebih jika sampai menginap.

Baca juga: PPKM di Balikpapan Diperpanjang, Ada Kelonggaran agar Warga Bisa Shalat Tarawih

Orang yang meningap diharapkan sudah menjalani pemeriksaan, sekurangnya rapid test antigen.

"Kalau tamu yang menginap, saran kami adalah diketahui apakah sudah rapid antigen atau belum," kata Andi Sri Juliarty.

Selain itu, warga Balikpapan diingatkan tidak berada dalam satu ruangan dengan tamu lebih dari dua jam.

Sementara itu, bagi warga yang tidak mampu melakukan pemeriksaan antigen di klinik ataupun rumah sakit swasta, warga tersebut bisa datang ke puskesmas di wilayah setempat.

Akan disediakan gratis khusus keperluan tracing.

Baca juga: Sudah 3 Tahun, Tragedi Tumpahan Minyak di Teluk Balikpapan Tunggu Putusan Banding

“Untuk kebutuhan pemeriksaan rapid antigen jika memang dibutuhkan dan tidak mampu bisa dilakukan di puskesmas wilayah tempat tinggal,” tandasnya.

 

Artikel ini telah tayang di tribunkaltim.co dengan judul Waspada Tamu Menginap, Klaster Keluarga Dominasi Penularan Corona di Balikpapan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Ustaz Marnis Meninggal Saat Khotbah di Mimbar, Suara Melambat Berdoa dan Ucapkan Syahadat

Kronologi Ustaz Marnis Meninggal Saat Khotbah di Mimbar, Suara Melambat Berdoa dan Ucapkan Syahadat

Regional
'Barong Ider Bumi' di Banyuwangi, Tradisi Usir Pagebluk Pada Hari Kedua Lebaran

"Barong Ider Bumi" di Banyuwangi, Tradisi Usir Pagebluk Pada Hari Kedua Lebaran

Regional
Ramai Gambar Pria Tewas di Atas Ruko, Polisi Duga Kesetrum Saat Akan Curi Kompresor AC

Ramai Gambar Pria Tewas di Atas Ruko, Polisi Duga Kesetrum Saat Akan Curi Kompresor AC

Regional
Semanggi Suroboyo, Sisi Lain Kota Surabaya yang Terlupakan

Semanggi Suroboyo, Sisi Lain Kota Surabaya yang Terlupakan

Regional
Kalimat Jenaka pada Mercon Besar Sitaan Bikin Polisi Geli, Begini Bunyinya...

Kalimat Jenaka pada Mercon Besar Sitaan Bikin Polisi Geli, Begini Bunyinya...

Regional
Khatib Shalat Id Meninggal di Atas Mimbar, Khotbah Terakhirnya tentang Akhir Hayat

Khatib Shalat Id Meninggal di Atas Mimbar, Khotbah Terakhirnya tentang Akhir Hayat

Regional
Libur Lebaran, Warga Luar Karawang yang Berwisata Bakal Diputar Balik

Libur Lebaran, Warga Luar Karawang yang Berwisata Bakal Diputar Balik

Regional
Ledakan Petasan di Kebumen, Polisi Lakukan Olah TKP, Ini Benda-benda yang Ditemukan

Ledakan Petasan di Kebumen, Polisi Lakukan Olah TKP, Ini Benda-benda yang Ditemukan

Regional
2 Perempuan dan 2 Bayi Terluka gara-gara Bangunan PLTP Mandailing Natal Terbakar

2 Perempuan dan 2 Bayi Terluka gara-gara Bangunan PLTP Mandailing Natal Terbakar

Regional
Hari ke-2 Lebaran, Ratusan Orang Kontak Erat Klaster Sangon Di-swab Massal

Hari ke-2 Lebaran, Ratusan Orang Kontak Erat Klaster Sangon Di-swab Massal

Regional
Tak Ingin Muncul Klaster Baru, Khofifah Sebut TKI yang Pulang ke Jatim Wajib Jalani 3 Lapis Karantina

Tak Ingin Muncul Klaster Baru, Khofifah Sebut TKI yang Pulang ke Jatim Wajib Jalani 3 Lapis Karantina

Regional
Musa Ingens, Pohon Pisang Tebesar di Dunia Ada di Papua, Tinggi Batang Capai 30 Meter

Musa Ingens, Pohon Pisang Tebesar di Dunia Ada di Papua, Tinggi Batang Capai 30 Meter

Regional
Beredar Pesan Berantai Sebut Kasus Covid-19 di Jatim Meledak, Khofifah: Hoaks!

Beredar Pesan Berantai Sebut Kasus Covid-19 di Jatim Meledak, Khofifah: Hoaks!

Regional
5 Fakta Ledakan Petasan di Kebumen, 4 Orang Tewas, Peracik Merokok hingga Temuan 400 Selongsong Petasan

5 Fakta Ledakan Petasan di Kebumen, 4 Orang Tewas, Peracik Merokok hingga Temuan 400 Selongsong Petasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Penyebab Ledakan Petasan di Kebumen | Korban Kecelakaan Terseret 8 Kilometer

[POPULER NUSANTARA] Penyebab Ledakan Petasan di Kebumen | Korban Kecelakaan Terseret 8 Kilometer

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X